TUGAS 1 TUTORIAL ONLINE ASAS-ASAS MANAJEMEN (ISIP4111)

 

TUGAS 1

Setelah mempelajari Materi Inisiasi 1, 2 dan 3, Saudara diharapkan dapat mengerjakan Tugas 1 yang ada di bawah ini. Dalam hal ini, jangan takut untuk salah, karena tak akan ada pengurangan nilai. Partisipasi Saudara dalam mengerjakan Tugas 1 memiliki bobot nilai tuton yang signifikan.

Untuk Tugas 1, jawablah sejumlah pertanyaan berikut ini:

1. Menurut Saudara, bagaimanakah sebaiknya seorang manajer menjalankan fungsinya?

2. Jelaskan secara singkat ciri-ciri yang membedakan antara seorang manajer dan non manajer!

3  Menurut pendapat Anda, kapan manajemen itu muncul?

4. Siapakah yang dikenal sebagai Bapak Manajemen ilmiah dan apa pendapatnya tentang manajemen?

5. Mengapa perencanaan disebut sebagai sebuah proses tanpa akhir?

Unggah jawaban Anda dalam bentuk Pdf dan upload dalam forum Tugas 1 ini.

Hindari plagiasi dalam menyelesaikan tugas ini. Jika mengutip pendapat orang lain mohon disebutkan sumbernya.

Selamat mengerjakan. Semoga sukses.

Salam: Tutor

           

 

PENYELESAIAN TUGAS 1 :

 

PENYELESAIAN SOAL NOMOR 1 :

1. Menurut Saudara, bagaimanakah sebaiknya seorang manajer menjalankan fungsinya?

Menurut saya, seorang manajer profesional harus bisa menjalankan fungsi-fungsi manajerialnya,  seperti; merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan dan mengontrol aktivitas kerja di kantor. Mengapa demikian? Karena pada dasarnya seorang manajer adalah orang yang bertanggungjawab penuh untuk mengelola sumber daya di perusahaan. Selain itu, seorang manajer juga harus memiliki keahlian konseptual, seperti; keahlian dalam komunikasi, keahlian efektivitas dan keahlian interpersonal.

 

PENYELESAIAN SOAL NOMOR 2 :

2. Jelaskan secara singkat ciri-ciri yang membedakan antara seorang manajer dan non manajer!

Ciri-ciri untuk membedakan seorang manajer dan non manajer secara umum adalah seorang manajer merupakan orang yang memiliki kewenangan mengontrol dan mengorganisasikan karyawan/bawahannya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Seorang manajer harus memiliki keahlian dan keterampilan dalam berbagai bidang. Dan yang terpenting adalah seorang manajer itu memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan dengan yang non manajer.

 

Kemudian untuk ciri-ciri non manajer adalah pihak dari karyawan/bawahan yang siap menjalankan tugas yang diberikan seorang manajer. Non manajer juga mempunyai kewajiban-kewajiban untuk mendukung tujuan-tujuan dan visi misi perusahaan yang telah ditentukan sesuai dengan instruksi dari manajer.

 

PENYELESAIAN SOAL NOMOR 3 :

 

3. Menurut pendapat Anda, kapan manajemen itu muncul?

 

Menurut  saya, manajemen itu muncul sudah sejak zaman Mesir Kuno. Seperti yang kita ketahui pada Zaman Mesir Kuno sudah dapat membangun pyramid dan juga spinx-nya yang besar dan megah. Lalu apa hubungan nya dengan pyramid dan spinx dengan manajemen? Coba kita bayangkan bagaimana orang pada zaman itu sudah bisa mengorganisir suatu proyek besar sehingga ada pembagian pekerjaan dari sebuah perencanaan, lalu dilaksanakan dan mendapat pengawasan bila terjadi masalah, sampai proyek pembangunan pyramid itu selesai.

 

Akan tetapi, fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen yaitu; merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Manajemen mulai dikenal sebagai ilmu baru pada tahun 1776, ketika Adam Smith mempublikasikan yang berjudul “ The Wealth of Nations “. Dalam bukunya Adam Smith mengatakan bahwa keuntungan ekonomi suatu organisasidiperoleh dari Devision of Labor (pemecahan tugas menjadi pekerjaan yang lingkupnya lebih kecil dan dapat diulang-ulang)

 

PENYELESAIAN SOAL NOMOR 4 :

 

4. Siapakah yang dikenal sebagai Bapak Manajemen ilmiah dan apa pendapatnya tentang manajemen?

 

Frederick Winslow Taylor adalah orang yang dikenal sebagai Bapak Manajemen Ilmiah. Selain dikenal sebagai bapak manajemen ilmiah, Frederick juga merupakan pemimpin intelektual dari Gerakan Efisiensi. Alasan ia dikenal sebagai bapak manaemen ilmiah adalah karena ia mengungkapkan bahwa manajemen ilmiah itu merupakan penerapan metode ilmiah pada studi, analisis dan pemecahan masalah dalam organisasi. Frederick menerapkan cara-cara ilmu pengetahuan dalam memecahkan masalah di perusahaan. Dari hasil penelitian dan analisisnya ditetapkan beberapa prinsip yang menggantikan prinsip lama yaitu prinsip coba-coba atau yang lebih dikenal dengan sebutan trial and error. Ia berpendapat bahwa pemborosan sering terjadi dalam kegiatan produksi karena para pekerja banyak membuang waktu yang tidak sedikit akibat kinerja yang tidak efisien.

 

Frederick W. Taylor juga mendasar filosofinya dalam 4 prinsip untuk mencapai efisiensi :

-      Pengembangan manajemen ilmiah sebenarnya, jadi setiap metode terbaik untuk melaksanakan setiap tugas dapat ditentukan.

-      Seleksi ilmiah para pekerja, sehingga para pekerja akan diberi tanggung jawab yang paling cocok dengan kemampuannya.

-      Pendidikan dan pengembangan karyawan secara ilmiah

-      Kerja sama yang baik antar manajemen dan tenaga manajemen

 

PENYELESAIAN SOAL NOMOR 5 :

5. Mengapa perencanaan disebut sebagai sebuah proses tanpa akhir?

 

Perencanaan berhubungan dengan masa yang akan datang. Tujuan dari perencanaan adalah untuk memikirkan jauh sebelumnya dan menggambarkan lebih dahulu sebagai dasar untuk proses penyelenggaraan mencapai tujuan yang dikejar.

 

Dikutip dari pengertian perencanaan dari KepmenPAN No. 16/Kep/M.Pan/3/2001 tentang Jabatan Fungsional Perencana dan Angka Kreditnya, siklus perencanaan tidak hanya berkutat dan berhenti pada tahapan awal semata tetapi juga hingga tahapan penjamin kualitas akhir.

 

Berdasarkan pengertian tersebut jelas sekali terlihat bahwa perencanaan merupakan suatu proses yang penting, unik, dan sangat menentukan sukses tidaknya suatu organisasi. Pepatah yang sangat terkenal dalam dunia manajemen mengatakan, “ apabila kita gagal merencanakan, maka itu berarti kita telah merencanakan kegagalan itu sendiri “.

Jadi Mengapa perencanaan disebut sebagai proses tanpa akhir ?

 

Selama perencanaan tersebut masih dalam proses, tidak ada batasan untuk dapat memperoleh keputusan akhir yang berupa rencana. Oleh karena itu, rencana bukan merupakan hasil akhir dari proses perencanaan, akan tetapi perencanaan adalah suatu rangkuman yang kompleks dari sejumlah putusan yang saling berkaitan antara perencanaan awal dengan perencanaan berikutnya.

 

 

 

 

SUMBER BERPENDAPAT :

BMP ISIP4111; ASAS-ASAS MANAJEMEN; SAM’UN JAJA RAHARJA; UNIVERSITAS TERBUKA; 2022