Bandara SMB II Palembang Kenakan Biaya Rp 40 Ribu untuk Tes GeNose

 

Uji coba tes GeNose C19 di Bandara SMB II Palembang.

Palembang - Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, mulai melayani tes GeNose C19 bagi masyarakat yang ingin menggunakan jasa transportasi udara. Biaya yang harus dibayar untuk tes ini sebesar Rp 40 ribu.

Executive General Manager Angkasa Pura II Bandara SMB II Palembang, Tommy Ariesdianto, mengatakan layanan tes GeNose C19 merupakan salah satu alternatif cara mendeteksi COVID-19.

"Layanan ini menambahan alternatif syarat yang dapat dipilih masyarakat ketika hedak bepergian menggunakan pesawat," katanya, Jumat (25/3).
Tommy bilang, selama 5 hari kedepan layanan tes GeNose ini akan diuji coba terlebih dahulu kepada petugas Bandara SMB II Palembang dengan mempersiapkan 6 alat tes.
"Pelayanan ini ditempatkan di lantai 3 sky bridge atau 1 lantai di atas tempat swab antigen," katanya.
Sementara untuk menghindari penumpukan penumpang yang ingin menggunakan layanan ini maka mereka nantinya akan diimbau agar dapat hadir minimal 1 jam sebelum jadwal keberangkatan.
"1 alat bisa mendeteksi 15-20 penumpang, biayanya Rp 40 ribu per orang," katanya.
Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI, Agoes Soebagio, mengatakan dengan biaya yang terjangkau maka diharapkan dapat kembali meningkatkan gairah masyarakat untuk bepergian menggunakan transportasi udara.
"Harga yang cenderung lebih murah dibanding pilihan lain juga ditunjang hasil yang lebih cepat dan akurasinya tinggi," katanya.
Meski begitu, kata Agoes, pihaknya masih menunggu surat edaran mengenai regulasi penggunakan GeNose C19 ini. Selain itu, keberadaan layanan ini juga bukan berarti meniadakan pilihan tes COVID-19 yang sudah ada.
"Makanya dalam uji coba belum sampai ke publik baru otoritas bandara saja," katanya.

(Berita & Gambar : Kumparan.com)

LOGICAL FALLACY PERTANDINGAN CATUR HARI INI: "ADSENSE" BIKIN ORANG JADI GAK "MAKE SENSE". Oleh : Afi Nihaya Faradisa

( Afi Nihaya Faradisa / fb )

Sejak awal, rencana diadakannya pertandingan antara Pak Dadang dengan seorang grandmaster catur, memang sangat ganjil.

Kontroversi yang menaikkan nama Pak Dadang sampai viral itu kan terkait dugaan bahwa dia pernah ngecheat saat main game catur online, ketahuannya karena dia menang lawan seorang top chess player dari Amerika (kemudian si top player pun 'protes keras').

Seminggu sebelum akun Pak Dadang diban karena dugaan cheating, tingkat akurasinya sangat mencurigakan (yang mana nyaris mustahil untuk diraih tanpa bantuan cheat, bahkan bagi player paling jago di Bumi sekalipun).

FYI, keberadaan cheater di game catur online itu sangat umum, lho.

Jadi wahai netijen, ini bukan mempermasalahkan seorang chess player dari kampung yang menang lawan top international chess player. Bisa sih bisa. Apa sih yang mustahil?

Tapi fair atau tidaknya itu, lho.

Yang disoroti dan jadi polemik adalah DUGAAN KECURANGAN. Titik. Kok jadi melebar. ๐Ÿ˜†

Menang kalahnya dia melawan Irene sang grandmaster di siaran Deddy hari ini, gak ada hubungannya dengan dugaan cheating yang bikin dia viral.

Asal Anda tahu saja... Cheating di game online itu GAK BISA DIBUKTIKAN lewat tanding ulang atau tanding baru. Kan cheatingnya sudah terjadi, sehingga, pembuktian yang akurat cuma bisa dilakukan lewat menganalisis permainan dan grafik data/statistik sebelumnya.

Sekali lagi, ingat, ini game online, bukan main catur di pos ronda!

Jadi, dengan mempertimbangkan analisis statistik permainan Pak Dadang yang telah lalu, sangat wajar jika para sesepuh percaturan di Indonesia ikut jengah dan angkat bicara.

Mempertanyakan fair play saudara sebangsa sendiri bukan berarti kita gak nasionalis dan lebih membela player luar. ๐Ÿ˜‘

Semata-mata karena siapa sih yang gak kesal lihat orang ngecheat?

Cheater itu perusak game dan sangat merugikan player lain yang mainnya fair.

Beneran lho, sebagai gamer, aku sendiri jengkel lahir batin kalau udah capek-capek berusaha mengasah skill dan push rank sampai gak tidur, tapi hancur begitu saja karena ulah cheater yang maunya langsung menduduki tier tinggi tanpa kerja keras. ๐Ÿ˜…

Selain itu, seorang cheater juga dapat merusak reputasi player-player lain dari negara asalnya.

Anehnya, kenapa justru pada membela terduga 'cheater'? Membabi buta dan bar-bar pula. ๐Ÿ˜…

Padahal gak ada yang bilang bahwa Pak Dadang gak jago, lho.

Tapi yang perlu digarisbawahi, jago doang gak menjamin bebas cheat.

Kalau Anda main game online, pasti familiar sama banyak player yang udah jago, tapi masih aja ngecheat (karena ngejar title yang sulit dengan cara instan, iseng, dll).

Kadang, saking jagonya, seorang player game online bahkan bisa ngecheat tanpa kelihatan sama sekali kalau sedang pakai cheat.

Kesimpulannya...

Seorang terduga cheater yang entah siapa kemudian sengaja dipertandingkan dengan grandmaster yang jelas-jelas sudah terbukti skillnya itu merupakan logical fallacy yang sangat keterlaluan.

Jaka sembung bawa golok. ๐Ÿ˜…

Duduk perkaranya apa, yang dilakukan apa.

Apa sih tujuannya 'diadu' gitu?

Ya tujuannya untuk dimanfaatkan sebagai ladang cuan para kapitalis sejati seperti Deddy, lah. ๐Ÿ˜

Cerdik tho 'langkah catur' si Deddy ini? ๐Ÿ˜‚


- Asa Firda Inayah

#QueensGambitFan

7 Cara agar Lulus Tes SKD CPNS 2021

 


EmEmHa - Bagi kalian yang mau mendaftar CPNS dan ingin Lulus Tes SKD ini ada 7 caranya untuk kalian bisa lulus Tes SKD.

Nah Pemerintah akan segera membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil tahun 2021. 

Mengikuti penerimaan pegawai negeri sipil tentu banyak tantangan dan proses yang harus dilewati. Salah satu proses yang harus dilewati adalah harus lulus pada tahap skd.
Apa saja yang harus dipersiapkan untuk lulus pada tahap SKD? 
Dilansir dari PortalJember menjelaskan tujuh hal yang harus disiapkan untuk lulus SKD, 
yakni : 

1. Mengukur Kemampuan SKD

Hal ini amat penting sebab akan berkaitan dengan pilihan instansi. Cara mengetesnya mudah. Carilah buku panduan CPNS yang akan menyertakan cara penghitungan nilai SKD.

Tes SKD merupakan tes awal CPNS dimana banyak peserta akan gugur di tes ini. Setelah itu simpan hasil tes SKD. Tapi tentunya jangan hanya mengambil satu kali hasil uji coba saja. Cobalah beberapa kali agar hasil yang dikerjakan mendapat nilai yang maksimal.

2. Ikut Bimbingan Belajar (Bimbel)

Selain belajar mandiri, pelamar CPNS juga bisa mengikuti kegiatan bimbingan belajar atau biasa disebut bimbel. Biasanya, menjelang pembukaan CPNS, banyak yang menyediakan jasa bimbel kepada calon pelamar CPNS.

Bimbel yang dilukakan ini bisa menjadi tolak ukur peserta untuk tahu seberapa besar kemampuan diri sendiri, kemudian baru bisa dilanjutkan untuk melihat formasi atau lowongan CPNS yang dibuka. Dari situlah peserta bisa melihat peluang yang ada.

3. Pelajari makna Pancasila dan Undang-Undang

Soal untuk TWK, peserta harus sering membaca terkait Undang-Undang, Pancasila serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dalam berbangsa dan bernegara.

4. Posisikan diri sebagai ASN saat mengerjakan soal TKP

Saat mengerjakan soal TKP, anda diharuskan untuk memposisikan diri sebagai ASN yang memiliki karakteristik yang profesional berintegritas, siap mengabdi pada negara dan mengutamakan kepentingan publik sebelum kepentingan pribadi.

5. Tenang dalam mengerjakan soal

Saat mengerjakan soal, sebaiknya tetap tenang dan janganlah panik. Jangan lupa juga untuk selalu memahami materi tes, untuk strategi pengerjaan soal, peserta tetap harus berhati-hati.

6. Jaga Kesehatan

Kesehatan sangatlah penting, kondisi kesehatan yang kurang baik akan mengurangi konsentrasi dalam mengerjakan soal.

7. Berdoa dan Optimis lulus CPNS 2021

Setelah semuanya sudah dipersiapkan dengan matang, nah kalian tinggal bertawakal dan harus optimis setelah semua tes kalian lalui.

Nah itula 7 cara supaya kalian bisa lulus CPNS, semoga informasi ini bisa membantu kalian yang nanti akan mendaftar CPNS dan akan mengikuti Tes SKD. sekian dan terimakasih.


Studi Baru, Kanabis Mampu Hentikan Infeksi SARS-CoV-2 dalam Paru-Paru

 


JAKARTA - Hasil penelitian terbaru yang diterbitkan di bioRxiv pada pekan lalu mengungkapkan bahwa senyawa tanaman ganja mampu menghambat infeksi SARS-CoV-2 yang ada di dalam paru-paru manusia.

Menurut temuan tim peneliti dari University of Chicago, cannabidiol atau kanabis (CBD), unsur senyawa dalam tanaman sativa Cannabis dan metabolit 7-OH-CBD, mampu menghentikan penyebaran SARS-CoV-2 dalam sel epitel seperti yang dilansir dari Sputnik News.

Sebagai informasi, sel epitel merupakan sel yang berasal dari permukaan tubuh manusia seperti kulit, pembuluh darah, saluran kemih maupun organ tubuh lainnya.

Para peneliti juga menemukan bahwa CBD bisa menghambat ekspresi gen virus dan mampu membalikkannya pada gen inang. CBD juga mampu memunculkan protein yang dilepaskan oleh sel sebagai respon terhadap masuknya virus.

Pasien yang menggunakan CBD, memiliki tingkat infeksi SARS-CoV-2 yang lebih rendah daripada pasien yang tidak menggunakan CBD.  

“Penelitian ini menyoroti CBD dan metabolit aktifnya, 7-OH-CBD, sebagai agen pencegahan potensial dan perawatan terapeutik untuk SARS-CoV-2 pada tahap awal infeksi,” kata salah satu peneliti, Marsha Rosner kepada News Medical.

Ini bukan pertama kalinya para ilmuwan mengusulkan bahwa CBD bisa membantu mencegah COVID-19. 

Menurut Dr. Frank Lucido, seorang dokter praktik yang bekerja menangani pasien ganja medis mengungkapkan bahwa CBD bisa berpotensi mengurangi sitokin.

“CBD terlihat menjanjikan dalam mengurangi badai sitokin, yang tampaknya menjadi aspek yang paling merusak dalam infeksi COVID-19,” ujar Lucido.

RISET OPERASI - 40 (ADBI4530)

 


DAFTAR ISI

TINJAUAN MATA KULIAH

MODUL 1 : PENGENALAN RISET OPERASI
MODUL 2 : PEMETAAN KOGNISI
MODUL 3 : ANALISIS PROBABILITAS
MODUL 4 : ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN
MODUL 5 : PROGRAM LINEAR
MODUL 6 : PERSEDIAAN
MODUL 7 : TEORI ANTRIAN
MODUL 8 : ANALISIS JARINGAN
MODUL 9 : TEORI PERMAINAN

KEPABEANAN DAN CUKAI - 39 (ADBI4235)

 


DAFTAR ISI

TINJAUAN MATA KULIAH

MODUL 1 : KONSEP DASAR KEPABEANAN
MODUL 2 : KEPABEANAN IMPOR
MODUL 3 : KEPABEANAN EKSPOR
MODUL 4 : FASILITAS KEPABEANAN
MODUL 5 : DASAR-DASAR CUKAI
MODUL 6 : TEKNIS KEGIATAN CUKAI


ADMINISTRASI BIAYA - 38 (ADBI4435)


DAFTAR ISI

TINJAUAN MATA KULIAH

MODUL 1 : MANAJEMEN DAN SISTEM INFORMASI BIAYA
MODUL 2 : KONSEP BIAYA DAN PENGGUNAAN DATA BIAYA
MODUL 3 : PENGUMPULAN BIAYA PRODUKSI BERDASARKAN PESANAN DAN PROSES
MODUL 4 : KALKULASI BIAYA PROSES (KALKULASI BIAYA RATA-RATA DAN FIFO)
MODUL 5 : HARGA POKOK PRODUK SAMPINGAN DAN PRODUK BERSAMA
MODUL 6 : BIAYA OVERHEAD PABRIK
MODUL 7 : BIAYA BAHAN BAKU DAN BIAYA TENAGA KERJA
MODUL 8 : SISTEM HARGA POKOK STANDAR
MODUL 9 : ANALISIS BREAK EVEN DAN ANALISIS BIAYA VOLUME - LABA SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA

 

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN - 37 (ADBI4532)

 


DAFTAR ISI

TINJAUAN MATA KULIAH

MODUL 1 : RUANG LINGKUP ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
MODUL 2 : ANALISIS AKUNTANSI
MODUL 3 : ANALISIS KEGIATAN INVESTASI
MODUL 4 : ANALISIS KEGIATAN PENDANAAN
MODUL 5 : ANALISIS KEGIATAN OPERASI
MODUL 6 : ANALISIS ARUS KAS
MODUL 7 : PERAMALAN DAN PENILAIAN 
MODUL 8 : ANALISIS KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT DAN METODE ALTMAN Z-SCORE
MODUL 9 : ANALISIS ALTERNATIF ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) & BALANCED SCORE CARD (BSC)

ADMINISTRASI PERPAJAKAN - 36 (ADBI4330)


DAFTAR ISI

TINJAUAN MATA KULIAH

MODUL 1 : PENGERTIAN PAJAK, ADMINISTRASI PAJAK, FUNGSI, DAN SYARAT PEMUNGUTAN PAJAK
MODUL 2 : RUANG LINGKUP PERPAJAKAN
MODUL 3 : PENGGOLONGAN, PENGENAAN, DAN TARIF PAJAK
MODUL 4 : GOOD CORPORATE DALAM PERPAJAKAN
MODUL 5 : PBB, BPHTB, DAN PAJAK DAERAH
MODUL 6 : PAJAK PENGHASILAN DAN PAJAK INTERNASIONAL
MODUL 7 : PPN DAN PPNBM, BEA METERAI, KEPABEANAN DAN CUKAI
MODUL 8 : PENYUSUTAN, AMORTISASI, DAN REVALUASI DALAM PERPAJAKAN
MODUL 9 : HAK DAN KEWAJIBAN WAJIB PAJAK, SANKSI BAGI WAJIB PAJAK DAN FISKUS YANG MELANGGAR

 

AKUNTANSI MANAJEMEN - 35 (EKMA4314)


DAFTAR ISI

TINJAUAN MATA KULIAH

MODUL 1 : PENGANTAR AKUNTANSI MANAJEMEN
MODUL 2 : KONSEP DASAR KOS DAN PERILAKU KOS
MODUL 3 : AKUNTANSI BERBASIS AKTIVITAS
MODUL 4 : ANALISIS KOS VOLUME LABA
MODUL 5 : PENGANGGARAN
MODUL 6 : ANGGARAN FLEKSIBEL
MODUL 7 : KOS STANDAR ALAT PENGENDALIAN MANAJERIAL
MODUL 8 : ANALISIS KOS DIFERENSIAL DAN KOS KUALITAS
MODUL 9 : PENGUKURAN KINERJA DAN LAPORAN MANAJEMEN

 

PERILAKU ORGANISASI - 15 (ADPU4431)

 


TINJAUAN MATA KULIAH
MODUL 1 : KARAKTERISTIK DAN PERILAKU MANUSIA
MODUL 2 : PENGERTIAN BUDAYA, BUDAYA ORGANISASI DAN KINERJA, TEORI DAN PROSES ORGANISASI
MODUL 3 : GAYA KEPEMIMPINAN 
MODUL 4 : KEKUASAAN DAN WEWENANG
MODUL 5 : HUBUNGAN ANTARMANUSIA
MODUL 6 : KOMUNIKASI DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
MODUL 7 : MOTIVASI DAN PROSESNYA
MODUL 8 : DINAMIKA KELOMPOK
MODUL 9 : METODE EVALUASI KINERJA


TINJAUAN MATA KULIAH

Perilaku manusia termasuk budaya di dalam organisasi sangat menentukan kinerja organisasi. Budaya organisasi menjadi masalah yang hangat diperbincangkan dan diteliti sejak masuk dua dekade terakhir abad ke-20;
Pertama, Tebit buku mengupas budaya ; Theory Z: How American Business Can Meet the Japanese Challenge oleh William G. Ouchi; In Search of Excellence oleh Tom Peters & R.H. Waterman; A Passion for Excellence : The Leadership Differences oleh Tom Peter & Nancy Austin.
Kedua, Kaitan dengan Kinerja ; Corporate Culture and Performance oleh John P. Kotter & James L. Heskett; Organizational Culture and Leadership, 2nd Ed oleh Edgar H. Schein; Multicultural Management : New skillsfor Global Success oleh Farid Elashmawi dan Philip R. Harris.

Semua buku diatas tentang adanya hubungan yang erat antara "kebudayaan kuat dan prestasi unggul" dalam organisasi; 1) Kehidupan organisasi terkait erat dengan konteks kulturalnya, 2) Unsur kepemimpinan memegang peranan viral sebagai pembentuk dan pengarah budaya kuat, 3) Organisasi-organisasi usaha yang unggul secara sengaja dan khusus mengembangkan budaya organisasinya sendiri yang khas sesuai dengan visi dan misinya, 4) Perilaku manusia (para pimpinan dan karyawan) turut menentukan keberhasilan pencapaian kinerja organisasi.

Dalam proses kegiatan organisasi ada tiga aspek dan tujuan yang akan dicapai, yaitu tujuan dan hasil karya; individu, kelompok dan organisasi. Pencapaian tujuan-tujuan tersebut dapat dicapai melalui kegiatan manajemen modern dan efektif.


MODUL 1 : 

KARAKTERISTIK DAN PERILAKU MANUSIA


KB 1 : KARAKTERISTIK DAN HAKIKAT MANUSIA 

A. ASPEK MANUSIA DALAM ORGANISASI SECARA UMUM

Didalam organisasi sering ditemukan peristiwa kegagalan di jajaran manajemen/pimpinan organisasi. Kalimat; "Mengapa banyak pemimpin yang tidak dapat memimpin?" Padahal mereka yang menduduki jabatan sebagai manajer memiliki keterampilan teknis dan manajerial?.                                                     

Ditemukan bahwa unsur manusia merupakan unsur yang paling penting dan vital dalam penentuan hasil proses kerja; Manajer perlu memiliki keterampilan menangani  orang-orang yang bekerja bersama dia.

Keterampilan menangani orang-orang di dalam organisasi, maka para manajer/pemimpin perlu memiliki kemampuan berkomunikasi dengan mereka. Kemampuan lain adalah kemampuan mendeteksi perilaku manusia didalam organisasi, yang dipengaruhi oleh kebutuhan dan kepentingan manusia yang menimbulkan semangat dan motivasi kerja.









MODUL 2: 

PENGERTIAN BUDAYA, BUDAYA ORGANISASI DAN KINERJA, TEORI DAN PROSES ORGANISASI

Definisi Administrasi secara luas; "Keseluruhan proses kerja sama antara dua orang atau lebih, didalam suatu struktur/orgnisasi dengan menggunakan teknologi/rasionalitas untuk mencapai tujuan organisasi"; Adanya unsur manusia sebagai titik sentral, kerja sama, struktur/organisasi, teknologi/rasionalitas, dan tujuan organisasi, semua unsur saling berkait dan saling mendukung.
Administrasi merupakan suatu proses kerja sama manusia kearah pencapaian tujuan.; adalah tujuan organisasi, tujuan individu/anggota didalam organisasi dan tujuan masyarakat (Davis, Keith & John W. Newstrom)

Tujuan Organisasi yang langsung ddmanfaatkan khalayak/konsumen antara lain produk barang dan jasa; merupakan produk sebagai hasil perilaku individu dan kepemimpinan di lingkungan internal organisasi, misalnya kerja sama, dinamika kelompok, hubungan yang positif diantara para anggota organisasi,, dll.
Tujuan Individu dalam organisasi antara lain yang berkaitan dengan kepentingan pribadinya diantaranya hubungan baik antarindividu, gaji dan insentif, penghargaan prestasi, karir, dll.
Tujuan Masyarakat adalah kepentingan masyarakat/khalayak atau pelanggan, misalnya kepuasan terhadap hasil produk berupa barang dan jasa, pelayanan langsung dari para petugas tentang informasi yang diinginkan, dll.

Organisasi harus dilihat dinamis bukan statis. Secara statis Organisasi adalah wadah/wahana atau tempat dimana proses administrasi berlangsung. Secara Dinamis Organisasi adalah proses berlangsungnya administrasi, dalam rangka mencapai tujuan organisasi.
Sebagai Proses, organiasai selalu menyesuaikan diri dengan lingkungannya, baik internal maupun eksternal; Organisasi selalu berkembang dan dinamis, Lingkungan yang selalu berubah harus diantisipasi sebaik-baiknya. Sebagai Contoh, Lingkungan yang dihadapi organisasi pada tahun 1990 sampai berakhirnya abad ke-20 berbeda dengan lingkungan yang dihadapi organisasi tahun 1960-an atau 1970-an.
Agar suatu organisasi mampu berhadapan dengan lingkungan yang selalu berubah, maka ia memerlukan informasi dari lingkungan luarnya. Organisasi juga harus mampu mengarahkan anggotanya menuju kepada suatu kelompok yang berintegrasi dan dinamis. Intinya Organisasi perlu menganut sistem terbuka, yang mau memberi dan menerima informasi tentang apa saja yang berkaitan dengan tujuannya.

Untuk dapat memahami organisasi sebaik-baiknya kita perlu lebih jauh mempelajari pengetahuan yang berkaitan dengan budaya, teori, desain, dan kinerja organisasi, termasuk sistem, dan norma yang harus diikuti oleh unsur manusia didalamnya. Oleh karena perilaku manusia, 




KB 1 : KARAKTERISTIK DAN HAKIKAT MANUSIA 

A. ASPEK MANUSIA DALAM ORGANISASI SECARA UMUM

Semua buku diatas tentang adanya hubungan yang erat antara "kebudayaan kuat dan prestasi unggul" dalam organisasi; 1) Kehidupan organisasi terkait erat dengan konteks kulturalnya, 2) Unsur kepemimpinan memegang peranan viral sebagai pembentuk dan pengarah budaya kuat, 3) Organisasi-organisasi usaha yang unggul secara sengaja dan khusus mengembangkan budaya organisasinya sendiri yang khas sesuai dengan visi dan misinya, 4) Perilaku manusia (para pimpinan dan karyawan) turut menentukan keberhasilan pencapaian kinerja organisasi.

                     

KEPEMIMPINAN - 13 (ADPU4334)

 


TINJAUAN MATA KULIAH
MODUL 1 : KONSEP DASAR KEPEMIMPINAN
MODUL 2 : TEORI KEPEMIMPINAN KLASIK
MODUL 3 : TEORI KEPEMIMPINAN KONTINGENSI DAN KONTEMPORER
MODUL 4 : PERAN PEMIMPIN
MODUL 5 : GAYA KEPEMIMPINAN
MODUL 6 : KEKUASAAN DAN KONFLIK DALAM KEPEMIMPINAN
MODUL 7 : PERKEMBANGAN MUTAKHIR TENTANG KEPEMIMPINAN
MODUL 8 : KEPEMIMPINAN PEMERINTAHAN
MODUL 9 : APLIKASI KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI


TINJAUAN MATA KULIAH

Perkembangan Ilmu Pengetahuan; Kepemimpinan salah satu cabang ilmu administrasi, Ilmu administrasu merupakan perkembangan dari ilmu filsafat.
Kepemimpinan mempunyai objek bahasan atau penelitian berupa interaksi saling mempengaruhi antara pemimpin dan pengikut dalam upaya mencapai tujuan tertentu. Interaksi ini terdiri dari berbagai fenomena kepemimpinan seperti pemimpin, pengikut, kekuasaan, teknik mempengaruhi; Juga menghasilkan teori yang dapat dipergunakan untuk menjelaskan, meramalkan fenomena kepemimpinan dan membimbing pelaksanaan praktik kepemimpinan.

Teori yang berbeda mengenai fenomena kepemimpinan yang sama, misalnya mengenai asal usul pemimpin ada yang mengemukakan bahwa seorang pemimpin sudah ditakdirkan (leaders are born) dan ada yang menyatakan bahwa pemimpin dapat dididik (leaders are made).

Kepemimpinan sulit diduplikasi karena Kepemimpinan merupakan seni yang hasilnya tergantung pada senimannya, yaitu sang pemimpin. Peran seorang pemimpin pada dasarnya merupakan penjabaran serangkaian fungsi kepemimpinan.
Fungsi kepemimpinan sendiri merupakan salah satu diantara peranan manajemen dalam rangka mengajak atau menggerakkan semua pengikut agar dengan penuh kemauan memberikan pengabdian dalam mencapai tujuan organisasi sesuai dengan kemampuan pengikut secara maksimal.


MODUL 1 : 
KONSEP DASAR KEPEMIMPINAN

KB 1 : PENGERTIAN KEPEMIMPINAN

Sejak zaman dahulu manusia yang hidup berkelompok sudah mengenal istilah Kepemimpinan; menyentuh segala segi kehidupan manusia seperti cara berkarya, bertetangga, bermasyarakat, bahkan bernegara. 
Kepemimpinan sangat penting dan dibutuhkan manusia, umat manusia di dunia ini pada hakikatnya hanya ditentukan oleh beberapa orang saja, yaitu yang berstatus sebagai Pemimpin.


A. PENGERTIAN KEPEMIMPINAN

Kepemimpinan berasal dari kata pimpin, mempunya aealan pe dan akhiran an yang menunjukkan sifat yang dimiliki oleh pemimpin itu.









KB 2 : MITOS-MITOS PEMIMPIN

Seorang pemimpin idealnya memiliki kemauan dan kemampuan untuk mebangun kerja bersama-sama dan memiliki semangat yang tinggi untuk mencapainya. Kemauan dan kemampuan ini tidak bersifat seragam, tetapi berbeda-beda kadarnya pada setiap pemimpin.










A. MITOS 1 :"THE BIRTHRIGHT MYTH : PEMIMPIN ITU DILAHIRKAN, BUKAN DIHASILKAN "

Mitos ini memiliki akar budaya yang sangat kuat. Para pendukung mitos ini berkeyakinan bahwa seorang pemimpin itu memang dari 'sananya' sudah ditakdirkan sebagai 'pahlawan' yang bercirikan memiliki kekuatan fisik, semangat, kemampuan dan kebijaksanaan yang super berbeda dengan orang biasa.
Pemimpin-pemimpin dunia seperti Soekarno, Gamal Abdul Nasser, Lincoln, Napoleon Bonaparte, Stalin, Hirohito, dan sebagainya adalah tokoh-tokoh yang oleh para pendukung mitos ini dipandang sebagai contoh nyata kebenaran pandangan bahwa pemimpin itu memang dilahirkan.
Contoh lain yang dekat dengan kita dalah terpilihnya Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden Republik Indonesia, Faktor yang paling menentukan bukanlah kemauan, kemampuan dan kebijaksanaan. Megawati memimpin Bangsa Indonesia melepaskan diri dari krisis dan keterpurukan yang berkepanjangan, tetapi lebih karena Megawati adalah anak Soekarno sang proklamator.

Darimana para pemimpin tersebut memiliki karakter pemimpin?, pendukung mitos ini tidak mampu menjelaskan, paling menunjukkan pada keturunan, misalnya 'keturunan darah biru'. Tidak mampu juga menjelaskan bagaimana proses transfer karakter tersebut terjadi, apakah karakter tersebut juga dapat ditransfer ke orang lain. Mereka memandang pemimpin sebagai pribadi unik, misterius, dan berbeda dengan orang kebanyakkan.

Mitos ini berbahaya jika diterapkan dalam organisasi bisnis atau organisasi-organisasi lainnya, sebab dengan menganggaop bahwa yang dapat menjadi pemimpin adalah orang-orang yang merupakan keturunan orang yang superior diantara yang lainnya, berarti organisasi itu akan menutup pengembangan dan regenerasi kepemimpinan.
Jika terjadi maka tidak ada gunanya segala bentuk pelatihan dan pengembangan yang dilakukan oleh orang yang memang 'ditakdirkan' menjadi pemimpin, bukan yang dididik dan dilatih untuk menjadi pemimpin.

















MODUL 2 : 
TEORI KEPEMIMPINAN KLASIK

KB 1 : KEPEMIMPINAN MENURUT TEORI SIFAT (TRAIT THEORY)

Salah satu pendekatan dalam mempelajari kepemimpinan adalah pendekatan berdasarkan sifat/ciri (trait); Menekankan pada atribut-atribut pribadi dari pemimpin. Dasar dari pendekatan ini adalah bahwa beberapa orang merupakan pemimpian alamiah yang dianugerahi beberapa ciri/sifat yang tidak dipunyai orang lain; Kajian tentang kepemimpinan dimulai dengan memusatkan perhatian kepada pemimpin itu sendiri.

A. HAKIKAT TEORI SIFAT/CIRI (TRAIT THEORY)

Istilah ciri/sifat menunjuk pada sejumlah atribut individual, seperti aspek-aspek kepribadian, temperamen, kebutuhan, motivasi, dan nilai-nilai.
Ciri kepribadian adalah watak yang relatif stabil dalam berprilaku dengan suatu cara tertentu, misalnya rasa percaya diri, kedewasaan emosional dan tingkat energi.
Kebutuhan (need) dan motif adalah suatu keinginan akan jenis-jenis rangsangan atau pengalaman tertentu. Ahli psikologi biasanya membedakan antara kebutuhan fisiologis dengan motif-motif sosial, seperti keberhasilan, rasa dihormati, kekuasaan dan ketidaktergantungan. Kebutuhan dan motivasi ini penting karena mempengaruhi perhatian seorang pemimpin terhadap informasi dan kebutuhan-kebutuhan akan memandu serta memberi energi perilaku seorang pemimpin.
Nilai (value) adalah sikap yang diinternalisasi mengenai apa yang benar dan salah, etis dan tidak etis, bemoral dan tidak bemoral, misalnya kejujuran, keadilan, kebebasan, kesamarataan, humaniter, kesetiaan, patriotisme, kemajuan, pemenuhan diri, keunggulan, pragmatisme, kesopansantunan, dan kerja sama. Nilai ini penting karena dapat mempengaruhi preferensi dan aspirasi seorang pemimpin, persepsi seorang pemimpin mengenai situasi dan masalah-masalah, pilihan mengenai perilaku dalam suatu situasi tertentu.

Konsepsi awal tentang teori kepemimpinan sifat/ciri sebenarnya dapat ditelusuri kembali pada zaman Yunani Kuno dan zaman Romawi. Pada waktu itu orang percaya bahwa pemimpin itu dilahirkan, bukan dibuat. Seseorang yang dilahirkan sebagai pemimpin maka akan menjadi pemimpin, terlepas apakah ia mempunyai sifat atau tidak mempunyai sifat sebagai pemimpin.







KB 2 : KEPEMIMPINAN KARISMATIK

Salah satu pendekatan dalam mempelajari kepemimpinan adalah pendekatan berdasarkan sifat/ciri (trait); Menekankan pada atribut-atribut pribadi dari pemimpin. Dasar dari pendekatan ini adalah bahwa beberapa orang merupakan pemimpian alamiah yang dianugerahi beberapa ciri/sifat yang tidak dipunyai orang lain; Kajian tentang kepemimpinan dimulai dengan memusatkan perhatian kepada pemimpin itu sendiri.

A. HAKIKAT TEORI SIFAT/CIRI (TRAIT THEORY)

Istilah ciri/sifat menunjuk pada sejumlah atribut individual, seperti aspek-aspek kepribadian, temperamen, kebutuhan, motivasi, dan nilai-nilai.







KB 3 : KEPEMIMPINAN MENURUT TEORI PERILAKU (BEHAVIORAL THEORY)

Pada 1950-an para peneliti dan teoritis berusaha mencari pendekatan lain sebagai reaksi terhadap teori kepemimpinan berdasarkan ciri. Para peneliti dan teoritis mulai memberikan perhatian yang seksama terhadap perilaku pemimpin. 
Melalui berbagai penelitian dan eksperimen tentang perilaku pemimpin diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang hakikat kepemimpinan yang pada gilirannya menunjukkan perbedaan-perbedaan yang mencolok antara kepemimpinan berdasarkan ciri dengan kepemimpinan berdasarkan perilaku.

A. STUDI KEPEMIMPINAN OHIO STATE

Banyak ilmuwan yang berpendapat bahwa penelitian  tentang kepemimpinan yang efektif banyak dipengaruhi oleh studi yang dilakukan oleh Universitas Ohio State. 
Studi yang dilakukan oleh Universitas Ohio State didasarkan pada pemikiran bahwa efektifitas kepemimpinan seseorang tergantung kepada sejauh mana seorang pemimpin menekankan peranannya sebagai pemrakarsa struktur tugas yang akan dilaksanakan oleh bawahannya dan sejauh mana serta dalam bentuk apa seorang pemimpin memberikan perhatian kepada bawahannya. 
Sasaran dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai dimensi yang independen dan berprilaku pemimpin.

Menurut hasil penelitian Universitas Ohio State, perilaku pemimpin pada dasarnya memiliki kecendrungan yang mengarah pada dua kategori, yaitu consideration dan initiating structure.
Consideration menunjuk pada perilaku pemimpin yang menyangkut sifat, bentuk dan intensitas perhatiannya kepada para bawahannya.
Initiating Structure menunjuk pada sejauh mana seorang pemimpin mendefinisikan dan menyusun struktur peranannya dan peranan bawahannya dalam usaha mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam kaitan ini, keberadaan seorang pemimpin dipandang sebagai faktor penentu dalam kehidupan organisasi.

1. Consideration 
Perilaku pemimpin cenderung mengarah kepada kepentingan bawahan. oleh karena itu, ciri-ciri perilaku pemimpin dalam hubungannya dengan bawahan sebagai berikut :
a. Ramah tamah
b. Mendukung dan memperlihatkan perhatian terhadap bawahan
c. Memperhatikan kesejahteraan bawahan
d. Melakukan kebaikan kepada bawahan
e. Mempunyai waktu untuk mendengarkan masalah bawahan
f. Berjuang untuk bawahan
g. Berkonsultasi dengan bawahan mengenai hal yang penting sebelum melaksanakan tugas
h. Bersedia menerima saran dari bawahan
i. Memperlakukan bawahan sebagai sesamanya

2. Initiating Structure 
Perilaku pemimpin memiliki kecendrungan lebih mementingkan organisasi daripada memperhatikan bawahannya. Oleh karena itu, perilaku pemimpin mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
a. Memberi kritik terhadap pekerjaan yang jelek
b. Menekankan pentingnya memenuhi batas waktu pelaksanaan tugas-tugas kepada bawahan
c. Mempertahankan standar kinerja tertentu
d. Meminta bawahan untuk mengikuti prosedur-prosedur standar
e. Mengkoordinasi kegiatan-kegiatan bawahan dan memastikan bahwa bawahan bekerja sepenuh kemampuan.
f. Memberi petunjuk kepada bawahan bagaimana melakukan tugas
g. Memberi tahu apa-apa yang harus dikerjakan bawahan.










MODUL 3 : 
TEORI KEPEMIMPINAN KONTINGENSI DAN KONTEMPORER

KB 1 : TEORI KONTINGENSI (CONTINGENCY THEORY)

Keberhasilan seseorang sebagai pemimpin ternyata jauh lebih kompleks dari sekedar mengidentifikasi ciri-ciri kepemimpinan tertentu dan hanya menganalisa berbagai perilaku pemimpin. Akan tetapi, situasi tertentu menghendaki










A. PATH GOAL THEORY

Teori Kepemimpinan ini menjelaskan bagaimana perilaku seseorang pemimpin mempengaruhi kepuasan dan kinerja para bawahan. 
House dan Dessler ; perilaku pemimpin dapat diterima oleh bawahan bila perilaku tersebut merupakan sumber kepuasan. Dampak perilaku pemimpin terhadap kepuasan dan usaha bawahan tergantung pada aspek-aspek 







B. LPC CONTINGENCY MODEL

LPC Contingency model dari Fiedler ; menjelaskan bagaimana situasi mempengaruhi hubungan antara ciri-ciri dari pemimpin dengan efektifitas kepemimpinannya; Fiedler Mencoba memprediksi efektifitas kepemimpinan seseorang





C. LEADER MEMBER EXCHANGE THEORY

Menjelaskan bagaimana para pemimpin mengembangkan hubungan pertukaran dalam situasi yang berbeda dengan berbagai orang bawahan; 







D. HERSEY AND BLANCHARD SITUASIONAL THEORY

Berbeda dengan LPC Contingency Model dari Fidler yang kurang memperhitungkan karakteristik para pengikut atau bawahan



1. Direktif
Perilaku pemimpin ditandai dengan tingginya pengarahan dan rendahnya dukungan. Pemimpin menentukan peranan pengikutnya dan memberi tahu kepada pengikutnya tentang apa 


2. Konsultatif
Perilaku pemimpin ditandai dengan tingginya pengarahan dan rendahnya dukungan. Pemimpin menentukan peranan pengikutnya dan memberi tahu kepada pengikutnya tentang apa 


3. Partisipatif
Perilaku pemimpin ditandai dengan tingginya pengarahan dan rendahnya dukungan. Pemimpin menentukan peranan pengikutnya dan memberi tahu kepada pengikutnya tentang apa 


4. Delegatif
Perilaku pemimpin ditandai dengan tingginya pengarahan dan rendahnya dukungan. Pemimpin menentukan peranan pengikutnya dan memberi tahu kepada pengikutnya tentang apa 






E. LEADER PARTICIPATION MODEL

Salah satu fungsi yang paling penting dilakukan oleh seorang pemimpin adalah membuat keputusan. Banyak dari










KB 2 : TEORI ATRIBUSI KEPEMIMPINAN

Dari berbagai literatur tentang kepemimpinan ada berbagai pendekatan atau teori yang membuat kepemimpinan itu efektif, yaitu :











KB 3 : KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL

Untuk melakukan perubahan-perubahan penting dalam sebuah organisasi yang menghasilkan perbaikan-perbaikan dalam kinerja sangat dimungkinkan 









A. HAKIKAT KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL

Kepemimpinan pada dasarnya merupakan sebuah proses hubungan sekelompok orang, hubungan antara pemimpin dan para pengikut.

Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

 


Palembang - Jakabaring adalah salah satu daerah yang ada di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Mendengar nama itu, sudah pasti di telinga kebanyakan orang akan tertujuh dengan kompleks Jakabaring Sport City. Namun, di balik nama Jakabaring itu sendiri tersimpan cerita yang tidak diketahui oleh banyak orang. Lalu bagaimana asal usul nama itu?. 

Administrator Stadion Gelora Sriwijaya Palembang Rusli Nawi mengatakan, awalnya di wilayah Jakabaring ini hanya terdapat dua Kecamatan yakni Seberang ulu (SU) I, dan SU II. "Saat itu saya menjabat sebagai Camat SU I, sejak 1990-1995, dulu saya Camat di Banding Agung, Ranau," katanya kepada Kompas.com saat ditemui di kantornya Kompleks Jakabaring Soprt City, belum lama ini.

Kata Rusli, setelah dipercaya menjadi Camat SU I Palembang pada kepemimpinan Gubernur Sumatera Selatan Ramli Hasan Basri, ia pun kemudian mencari tahu asal usul nama Jakabaring kepada tokoh masyarakat setempat. Setelah mendapat informasi, sambungnya, ternyata nama Jakabaring ini bukan nama pahlawan atau toko setempat.

Lanjut Rusli, nama Jakabaring sendiri ternyata merupakan singkatan dari empat suku yakni Ja yang artinya Jawa, Ka artinya Kaba (sebutan orang semendo), Ba artinya Batak, dan Ring yang artinya Komering. Pada saat itu, katanya, keempat suku itu yang paling banyak menghuni daerah tersebut.

Tak hanya itu, sambung Rusli, keempat suku ini juga yang sering membuat ulah seperti berjudi dan melakukan tindak kriminal. "Saat dikejar saya, bersama Kapolsek, dan Danramil mereka larinya ke wilayah ini. Saat dicari dan ditangkap selalu orang-orang ini," ujarnya. Dahulu, kata Rusli, Jakabaring dulu bukan Jakabaring yang dilihat saat ini. Kawasan ini dulunya adalah kawasan rawa yang luas. Sejak pembebasan lahan, kawasan Jakabaring ini pun menjadi lebih tertata dan sekarang dikenal bukan hanya nasional bahkan internasional.


(Sumber artikel dan photo : kompas.com)

Vaksin Datang Lagi, Indonesia Punya 38 Juta Vaksin

 

Jakarta, 2 Maret 2021 - Komitmen dan upaya pemerintah untuk membebaskan Indonesia dari pandemi terus dilakukan. Salah satunya ditandai dengan kedatangan vaksin COVID-19 tahap kelima pada Selasa, 2 maret 2021, bertepatan satu tahun Indonesia mengalami pandemi COVID-19. Sebanyak 10 juta vaksin COVID-19 dari Sinovac dalam bentuk bulk mendarat di bandara Soekarno-Hatta. Dengan kedatangan ini, total Indonesia sudah mengamankan 38 juta vaksin COVID-19.

Wakil Menteri Kesehatan, dr Dante Saksono Harbuwono menerangkan bahwa dengan 10 juta vaksin yang datang hari ini akan dipergunakan untuk program vaksinasi pemerintah tahap kedua yang menargetkan 16,9 juta petugas layanan publik dan 21,5 juta kelompok masyarakat lanjut usia 60 tahun ke atas. “Kehadiran vaksin COVID-19 tahap kelima menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam melindungi masyarakat dan mengakhiri pandemi, melalui program vaksinasi gratis,” jelasnya.

Sepuluh juta vaksin bulk dalam enam envirotainer ini lalu dibawa dua unit truk ke Bio Farma di Bandung. Ini merupakan kali ketiga kedatangan dalam bentuk bulk yang kemudian diproduksi Bio Farma yang sudah mendapatkan sertifikat CPOB (Cara Pembuatan Obat Yang Baik) dari Badan POM. Proses evaluasi terhadap vaksin yang baru tiba ini tetap dilakukan oleh Badan POM untuk menjamin keamanan, mutu, dan khasiat dari vaksin COVID-19.

"Ke depannya secara bertahap akan datang 185 juta vaksin dari Sinovac. Kita juga masih menunggu vaksin dari dari Pfizer BioNTech, AstraZeneca, dan Novavax. Kedatangan ini dibantu oleh Kementerian Keuangan khususnya Direktorat Jenderal Bea Cukai sehingga akses lebih mudah dan prosesnya lancar. Semua dilakukan terintegrasi dan secara sinergis, kolaboratif antara Kementerian Kesehatan, Kemenkeu, dan Bio Farma sehingga akan membawa kemudahan untuk percepatan proses vaksinasi," ujar dr. Dante.

Vaksin COVID-19 sebagai salah satu intervensi kesehatan paling efisien dalam menyelamatkan nyawa di tengah pandemi kehadirannya ditunggu oleh seluruh masyarakat Indonesia. Pemerintah Indonesia adalah salah satu pemerintahan di dunia yang paling aktif mengembangkan, mengadakan, dan menyiapkan vaksin untuk rakyat.

“Di tengah tingginya permintaan di seluruh dunia, Indonesia berhasil mengamankan vaksin COVID-19 dari sejumlah produsen yang dipergunakan untuk program vaksinasi gratis dari pemerintah,” ungkap dr. Dante Saksono.

Perjalanan menghadirkan vaksin dan vaksinasi merupakan kolaborasi seluruh elemen bangsa, dengan dukungan rakyat Indonesia. Pemerintah menyediakan vaksin secara gratis bagi masyarakat untuk mendorong percepatan pemulihan kesehatan. Kedatangan vaksin menjadi berita baik untuk seluruh masyarakat Indonesia, menjadi jaminan untuk tetap menjalankan program vaksinasi yang sangat penting untuk membawa Indonesia keluar dari pandemi.

Vaksinasi disertai disiplin 3M, dan penguatan 3T adalah langkah penting untuk membuka kesempatan dalam melindungi kesehatan, membangkitkan produktivitas, dan mengakhiri pandemi. “Seluruh masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, baik yang sudah maupun belum divaksinasi. Karena protokol kesehatan akan melindungi kita dan orang sekitar dari penularan COVID-19,” pesan dr. Dante.

MODUL SEMESTER SATU

More »

MODUL SEMESTER DUA

More »

MODUL SEMESTER TIGA

More »

MODUL SEMESTER EMPAT

More »

MODUL SEMESTER LIMA

More »

MODUL SEMESTER ENAM

More »

MODUL SEMESTER TUJUH

More »

MODUL SEMESTER DELAPAN

More »

ILMU ADMINISTRASI BISNIS

More »

PROFESI ADVOKAT

More »

SEMESTER SATU ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER DUA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER TIGA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER EMPAT ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER LIMA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER ENAM ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER TUJUH ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER DELAPAN ADMINISTRASI BISNIS

More »

NGOMPOL

More »

OPINI

More »