TUGAS 1 TUTORIAL ONLINE UANG DAN PERBANKAN (ADBI4331)

 


TUGAS 1 :

Jawablah pertanyaan berikut dengan jawaban yang tepat!

  1. Jelaskan fungsi primer dari uang?
  2. Jelaskan apa yang di maksud dengan Kebijakan moneter bersifat ekspansif ?
  3. Jelaskan penyebab terjadinya Inflasi dan bagaimana cara mengatasinya?

Tulis jawaban dalam bentuk word/pdf dan diketik/ditulis rapi.

 

PENYELESAIAN TUGAS 1 :

SOAL NOMOR 1 :

Fungsi Asli Uang (Fungsi Primer) :

Sebagai alat penukar (medium of exchange). Uang digunakan sebagai alat untuk mempermudah pertukaran. Semenjak adanya uang, pertukaran dapat dilaksanakan setiap saat, tanpa menunggu adanya kesamaan kehendak.

Sebagai alat satuan hitung (a unit of account). Satuan hitung diperlukan untuk menentukan harga suatu barang. Dengan uang, nilai suatu barang dapat diukur dan dibandingkan.



SOAL NOMOR 2 :

Kebijakan Moneter Ekspansif :

Dalam mengelola perekonomian suatu Negara, Pemerintah dan Bank Sentral melakukan berbagai macam kebijakan ekonomi untuk mengarahkan perekonomian bangsa, Salah satunya Kebijakan Moneter. Kebijakan Moneter merupakan suatu proses untuk mengatur persediaan uang suatu negara guna mencapai tujuan tertentu. Kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah dan Bank Sentral seperti menahan laju inflasi, mencapai kondisi masyarakat yang lebih sejahtera serta menciptakan kestabilan perekonomian.

Ada dua macam Kebijakan Moneter yang dapat diambil sebagai langkah untuk mempengaruhi jumlah uang yang beredar yaitu Kebijakan Moneter Ekspansif dan Kebijakan Moneter Kontraktif. Akan dibahas lebih jauh mengenai Kebijakan Moneter Ekspansif atau Monetary Expansive Policy. Kebijakan Moneter Ekspansif atau Kebijakan Uang Longgar merupakan Kebijakan Moneter melalui Bank Sentral yang bertujuan untuk menambah jumlah uang yang beredar di masyarakat. Kebijakan Moneter Ekspansif umumnya dilakukan ketika negara sedang mengalami resesi atau depresi. Pasalnya pada saat negara mengalami kelesuan ekonomi, masyarakat akan cenderung membiarkan uangnya diam didalam bank guna menghindari kerugian berlebih akibat rendahnya nilai tukar uang sehingga perputaran ekonomi dapat tersendat.

Ada beberapa langkah atau kebijakan yang ditempuh oleh pemerintah melalui Bank Sentral guna menambah jumlah uang yang beredar, antara lain :

Menurunkan Suku Bunga Bank :

Penurunan suku bunga bank akan membuat keinginan masyarakat untuk menabung menjadi turun karena pendapatan yang diterima dirasa tidak menguntungkan bagi nasabah dan keinginan untuk meminjam uang ke bank menjadi lebih tinggi karena bunga pinjaman yang dibayarkan jauh lebih rendah dari biasanya.

Membeli Surat Surat Berharga :

Ketika Pemerintah melalui Bank Sentral membeli Surat Berharga, maka uang pemertintah akan bergerak ke masyarakat sehingga uang yang beredar di masyarakat meningkat dan dapat digunakan untuk menggerakkan perekonomian nasional.

Menurunkan Cadangan Kas :

Pada saat kondisi perekonomian mengalami kelesuan, pihak bank sentral akan mengambil langkah menurunkan cadangan kas perbankan. Ketika cadangan kas bank diturunkan maka jumlah uang yang bersirkulasi di masyarakat akan bertambah menjadi lebih tinggi sehingga minat masyarakat dalam memanfaatkan uang tersebut menjadi lebih tinggi.

Mempermudah Pemberian Kredit :

Pada saat kondisi resesi, berbagi sektor ekonomi mengalami kelesuan bahkan berhenti. Guna mengatasinya maka jumlah aliran uang ke masyarakat harus ditingkatkan. Salah satunya adalah dengan menurunkan syarat pemberian kredit. Ketika bank sentral memberikan kemudahan pemberian kredit kepada masyarakat maka keinginan masyarakat untuk melakukan peminjaman akan semakin meningkat, sehingga jumlah uang yang beredar di masyarakat juga akan bertambah.

 

SOAL NOMOR 3 :

Penyebab terjadinya Inflasi dan bagaimana cara mengatasinya :

Istilah inflasi tengah menjadi sorotan di masyarakat. Pasalnya, lonjakan inflasi terjadi di banyak negara baik maju maupun berkembang pada Juni ini. Bahkan, inflasi Amerika Serikat (AS) tembus 9,1 persen. Tingkat inflasi AS itu melampaui ekspektasi para ekonom dan tercatat menjadi yang tertinggi dalam 41 tahun terakhir.

Di dalam negeri sendiri, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 4,35 persen pada Juni 2022 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy). Inflasi tahunan yang berada di atas 4 persen ini merupakan yang tertinggi sejak 2017 lalu.

Penyebabnya tak lain adalah perang Rusia dan Ukraina. Ketegangan antar dua negara ini menyebabkan lonjakan harga berbagai komoditas dunia terutama minyak dan pangan.

Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan inflasi? Menurut Bank Indonesia (BI), inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Sementara itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), inflasi adalah kemerosotan nilai uang kertas akibat banyaknya peredaran uang kertas dan kenaikan harga barang.

Sebuah negara disebut inflasi jika kenaikan harga barang terjadi secara meluas akibat kenaikan suatu barang yang memengaruhi barang lain. Sementara kenaikan harga satu atau dua barang tidak dapat disebut inflasi.

Garis besar dari pengertian ini adalah inflasi terjadi karena kenaikan harga barang dan jasa secara meluas yang konsisten dalam waktu cukup panjang sehingga mengacaukan perputaran keuangan serta menyebabkan terjadinya penurunan nilai mata uang.


Apa penyebab inflasi? Secara umum, inflasi disebabkan oleh ketidakseimbangan permintaan dan penawaran barang atau jasa, peredaran uang, serta biaya produksi. Kondisi ekonomi negara yang menjadi mitra dagang turut berpengaruh terhadap terjadinya inflasi.


1. Tingginya permintaan pasar

Meningkatnya permintaan pasar dalam negeri terhadap suatu jenis barang atau jasa tertentu dalam jumlah besar namun tidak diimbangi dengan pasokan barang yang memadai atau terjadi kelangkaan barang di pasaran.

2. Biaya produksi tinggi

Biaya produksi yang membengkak disebabkan oleh stok bahan baku yang langka di pasaran. Sementara di waktu yang sama, permintaan akan barang tersebut sangat tinggi. Harga bahan baku akan menjadi mahal dan biaya produksi harus dinaikkan. Imbasnya, harga jual barang menjadi mahal.

Faktor lain selain kelangkaan bahan baku di pasaran yang menjadi penyebab inflasi adalah naiknya harga bahan bakar dan upah buruh. Dalam situasi tertentu, faktor-faktor tersebut bisa saja naik secara bersamaan.

3. Peredaran uang

Banyaknya peredaran uang di masyarakat berimbas pada kenaikan harga barang. Hal ini disebabkan karena pasokan barang yang beredar di pasaran dalam keadaan stagnan, sementara uang yang beredar di masyarakat jumlahnya lebih banyak.

 

Dampak Inflasi

BI menyatakan inflasi memberikan dampak besar bagi masyarakat, baik sebagai konsumen maupun produsen. Inflasi juga memberikan dampak pada negara. Berikut tiga garis besar dampak inflasi:

1. Inflasi yang tinggi akan menyebabkan pendapatan riil masyarakat terus menurun sehingga berdampak pada standar hidup masyarakat dan menjadikan semua orang, terutama kelompok menengah ke bawah, semakin tidak mampu.

2. Inflasi yang tidak stabil menciptakan ketidakpastian bagi pelaku ekonomi dalam mengambil keputusan. Pengalaman empiris menunjukkan bahwa inflasi yang tidak stabil menyulitkan masyarakat saat akan berinvestasi, produksi, dan konsumsi. Dampaknya, pertumbuhan ekonomi menurun.

3. Inflasi domestik yang lebih tinggi dibanding inflasi negara lain memicu terjadinya tekanan pada nilai rupiah.



Cara Atasi Inflasi

Pemerintah bisa menekan laju dari inflasi dengan melakukan beberapa cara. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini 3 cara untuk mengatasi inflasi disertai penjelasannya.

1. Kebijakan Fiskal

Cara pertama yang akan dilakukan oleh pemerintah adalah kebijakan fiskal. Kebijakan fiskal ini sendiri berkaitan dengan penerimaan dan pengeluaran dari anggaran pemerintah.

Kebijakan fiskal ini antara lain dengan meningkatkan tarif pajak, mengurangi pengeluaran dari pemerintah, dan melakukan pinjaman.

2. Kebijakan Moneter

Kebijakan moneter menjadi salah satu dari cara mengatasi inflasi yang bisa dilakukan oleh pemerintah. Kebijakan moneter atau kebijakan keuangan bisa dilakukan dengan menambah ataupun mengurangi jumlah uang yang beredar.

Hal ini dilakukan untuk menjaga kestabilan moneter dengan tujuan bisa meningkatkan kesejahteraan dari masyarakat suatu negara.

Kebijakan moneter lainnya adalah dengan melakukan kebijakan operasi pasar terbuka. Kebijakan ini bisa dilakukan dengan cara mengendalikan jumlah uang beredar.

3. Kebijakan Non-fiskal dan Non-moneter

Selain menggunakan kebijakan fiskal dan juga kebijakan moneter, pemerintah juga bisa menggunakan kebijakan non fiskal dan juga non moneter. Kebijakan nonfiskal dan nonmoneter ini dapat dilakukan dengan beberapa cara.

Setidaknya terdapat 5 cara yang termasuk ke dalam kebijakan non-fiskal dan non-moneter yang biasanya dilakukan oleh pemerintah.

a. Menambah hasil produksi

Pemerintah akan memberikan kebijakan-kebijakan yang bisa meringankan para pengusaha. Hal ini dilakukan oleh pemerintah dengan harapan para pengusaha bisa menggenjot produksi agar lebih banyak lagi.

Dengan banyaknya barang yang beredar di masyarakat, maka perputaran uang akan semakin cepat dan banyak, sehingga uang yang beredar menjadi kembali seimbang.

b. Mempermudah masuknya barang impor

Tak semua barang bisa dipenuhi oleh produsen dalam negeri, untuk itu mempermudah masuknya barang barang impor menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Hal ini bisa dilakukan dengan cara menurunkan pajak dan juga mempermudah perizinan barang impor.

c. Menstabilkan pendapatan masyarakat

Menjaga pendapatan masyarakat agar tidak naik juga bisa menjadi salah satu cara untuk menekan laju pertumbuhan inflasi yang tak terkendali.

d. Menetapkan harga maksimum

Pada saat terjadi inflasi, harga barang cenderung naik tak terkendali. Hal inilah yang membuat daya beli dari masyarakat menurun. Dengan menetapkan harga maksimum, pemerintah mengharap agar daya beli masyarakat menjadi lebih baik lagi.

e. Pengawasan distribusi barang

Distribusi barang yang terhambat juga menjadi salah satu faktor naiknya harga di suatu wilayah. Permintaan yang besar tidak diimbangi dengan jumlah barang yang terbatas akibat terhambatnya proses distribusi barang.

Dengan melakukan pengawasan sebagai salah satu cara mengatasi inflasi, diharapkan barang tersebut bisa cepat didistribusikan kepada masyarakat.



Sumber Pustaka  :

Uang dan Perbankan; Suryanto; ADBI4331; Universitas Terbuka; Cetakan Kedua Mei 2023.

https://finance.detik.com/moneter/d-6022525/uang-pengertian-fungsi-dan-jenis-jenisnya

https://www.bi.go.id/id/bi-institute/policy-mix/core/Documents/Kebijakan%20Moneter.pdf

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20220719141458-532-823357/mengenal-inflasi-penyebab-dan-cara-mengatasinya

TUGAS 1 TUTORIAL ONLINE PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI (ADBI4410)

 


TUGAS 1 :

1. Studi Kasus: Proses Seleksi Karyawan di Perusahaan ABC di Indonesia

Latar Belakang Perusahaan

Perusahaan ABC adalah perusahaan teknologi yang berkembang pesat di Indonesia. Perusahaan ini memiliki berbagai divisi, termasuk riset dan pengembangan, pemasaran, produksi, dan manajemen produk. Karena pertumbuhan yang cepat, perusahaan ini sering kali harus merekrut karyawan baru untuk mengisi berbagai posisi.

 

Langkah-langkah Proses Seleksi:

1. Analisis Jabatan:

Langkah pertama dalam seleksi karyawan adalah memahami jabatan yang akan diisi. Analisis jabatan membantu dalam menyusun profil jabatan yang jelas dan kriteria yang dibutuhkan.

2. Pengumuman Lowongan:

Perusahaan ABC mengumumkan lowongan melalui berbagai platform, seperti situs web perusahaan, portal karir, dan media sosial.

3. Pengumpulan Aplikasi:

Calon karyawan mengirimkan aplikasi, termasuk resume dan surat lamaran, kepada perusahaan. Proses ini biasanya dilakukan secara online.

4. Seleksi Awal:

Tim HR melakukan seleksi awal berdasarkan resume dan surat lamaran. Kandidat yang memenuhi kriteria awal dipanggil untuk tahap selanjutnya.

5. Wawancara:

Calon karyawan yang lolos seleksi awal diundang untuk wawancara. Wawancara dapat melibatkan berbagai pihak, termasuk tim HR, manajer divisi terkait, dan mungkin sesama anggota tim.

6. Tes Kemampuan:

Beberapa jabatan mungkin memerlukan tes kemampuan, seperti tes teknis atau pengetahuan umum terkait bidang industri perusahaan.

7. Assessment Center:

Perusahaan ABC menggunakan assessment center untuk jabatan-jabatan kunci. Ini melibatkan simulasi situasi kerja yang membantu menilai keterampilan interpersonal, kepemimpinan, dan kemampuan berpikir.

 

8. Pemeriksaan Referensi:

Calon karyawan yang potensial akan melalui pemeriksaan referensi untuk memverifikasi informasi yang diberikan.

9. Penawaran Kerja: Jika calon karyawan berhasil melewati semua tahap seleksi, mereka akan diberikan penawaran kerja resmi.

 

Pertanyaan:

1. Mengapa proses seleksi karyawan yang efektif sangat penting bagi keberhasilan organisasi. Bagaimana proses ini dapat membantu memitigasi risiko perekrutan karyawan yang tidak cocok?

2. Jelaskan bagaimana pemahaman tentang proses seleksi karyawan berkontribusi pada kemampuan seorang profesional administrasi bisnis dalam membangun tim yang kuat dan berkinerja tinggi!

3. Bagaimana perusahaan ABC mengintegrasikan berbagai metode seleksi, seperti wawancara, tes kemampuan, dan assessment center, untuk memilih karyawan terbaik?

.

 

PENYELESAIAN TUGAS 1 :

 

JAWABAN PERTANYAAN SOAL 1 :

Proses seleksi sangat diperhatikan oleh perusahaan, karena seleksi adalah tahapan yang cukup vital untuk memperoleh calon karyawan yang unggul atau berkualitas serta profesional di bidangnya (Abdullah 2017). Hal-hal yang biasa diperhatikan perusahaan dalam menyelenggarakan proses seleksi antara lain:

Pertama; Perusahaan terlebih dahulu melakukan perencanaan atau peramalan kebutuhan karyawan di perusahaan agar nantinya jumlah karyawan yang diseleksi sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan perusahaan.

Kedua; Perusahaan memperhatikan dengan sungguh-sungguh kemampuan intekektual dan kemampuan psikis dari masing-masing pelamar, yang mana hal ini dapat dilihat dari hasil tes tulis dan tes psikologi para pelamar. Proses seleksi karyawan yang efektif sangat penting bagi keberhasilan organisasi karena berperan penting dalam menciptakan tim yang kompeten, berkontribusi positif, dan sesuai dengan budaya perusahaan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa proses seleksi yang baik sangat penting:

1). Kualitas Karyawan:

Proses seleksi yang efektif membantu organisasi mendapatkan karyawan yang memiliki kualifikasi, keterampilan, dan pengalaman yang sesuai dengan pekerjaan yang ditawarkan. Ini berkontribusi langsung terhadap produktivitas dan kinerja karyawan.

2). Budaya Organisasi:

Proses seleksi memungkinkan organisasi untuk memilih individu yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis yang sesuai tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai dan budaya perusahaan. Karyawan yang sesuai dengan budaya organisasi lebih cenderung berkontribusi positif dan bekerja lebih baik dalam tim.

3). Efisiensi Sumber Daya:

Dengan proses seleksi yang baik, organisasi dapat menghindari merekrut karyawan yang tidak cocok atau tidak memiliki minat yang kuat dalam pekerjaan mereka. Ini membantu menghindari pemborosan sumber daya pada perekrutan ulang dan pelatihan berkelanjutan.

4). Pengurangan Risiko:

Proses seleksi yang efektif membantu mengurangi risiko perekrutan karyawan yang tidak cocok. Merekrut karyawan yang tidak sesuai dengan pekerjaan dapat mengakibatkan masalah seperti kinerja rendah, konflik di tempat kerja, dan turnover tinggi. Dengan demikian, proses seleksi yang baik dapat membantu organisasi mengurangi risiko ini.

5). Meningkatkan Retensi:

Ketika karyawan merasa cocok dengan pekerjaan dan budaya organisasi, mereka lebih cenderung untuk tetap setia dan bekerja untuk jangka waktu yang lebih lama. Ini mengurangi biaya dan gangguan yang terkait dengan perekrutan berulang-ulang.

 

Cara proses seleksi dapat membantu memitigasi risiko perekrutan karyawan yang tidak cocok meliputi:

a). Penggunaan Kriteria Seleksi yang Jelas:

Dengan menentukan kriteria seleksi yang jelas, organisasi dapat menghindari merekrut karyawan yang tidak memenuhi syarat. Ini membantu dalam mengurangi risiko mempekerjakan orang yang tidak sesuai.

b). Penilaian yang Mendalam:

Proses seleksi yang efektif melibatkan tahap penilaian yang mendalam, seperti wawancara, uji keterampilan, atau uji kepribadian. Ini membantu dalam mengidentifikasi apakah kandidat memiliki kualitas dan keterampilan yang sesuai.

c). Referensi dan Pemeriksaan Latar Belakang:

Memeriksa referensi dan latar belakang kandidat dapat memberikan informasi tambahan tentang rekam jejak mereka dan memungkinkan untuk mengurangi risiko mempekerjakan seseorang dengan catatan yang buruk.

d). Proses Multiple Round:

Proses seleksi yang melibatkan beberapa putaran wawancara atau penilaian dapat membantu memastikan konsistensi dalam pengambilan keputusan dan mengidentifikasi kandidat yang paling cocok

 

Dengan demikian, proses seleksi karyawan yang efektif adalah salah satu langkah awal yang krusial dalam memitigasi risiko perekrutan karyawan yang tidak cocok. Ini membantu organisasi untuk mempekerjakan individu yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai perusahaan, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada keberhasilan jangka panjang organisasi tersebut.

 

 

 

JAWABAN PERTANYAAN SOAL 2 :

Pemahaman yang baik tentang proses seleksi karyawan sangat penting bagi seorang profesional administrasi bisnis dalam membangun tim yang kuat dan berkinerja tinggi. Ini berkontribusi pada berbagai cara:

1. Identifikasi Kebutuhan Tim :

Seorang profesional administrasi bisnis yang memahami proses seleksi karyawan dapat mengidentifikasi kebutuhan tim dengan lebih baik. Mereka dapat merinci keterampilan, pengalaman, dan kepribadian yang dibutuhkan untuk mengisi peran dalam tim mereka.

2. Penentuan Kriteria Seleksi yang Tepat :

Dengan pemahaman yang mendalam tentang proses seleksi, seorang profesional dapat menentukan kriteria seleksi yang lebih tepat dan relevan. Ini membantu memastikan bahwa kandidat yang direkrut memenuhi persyaratan inti yang diperlukan untuk peran mereka.

3. Penilaian yang Lebih Baik :

Pemahaman tentang berbagai metode penilaian dan alat seleksi membantu profesional administrasi bisnis dalam melakukan evaluasi yang lebih akurat terhadap kandidat. Mereka dapat menggunakan alat yang sesuai, seperti wawancara perilaku, uji keterampilan,  atau asesmen kepribadian, untuk mengidentifikasi calon yang paling cocok.

4. Minimalkan Bias Seleksi :

Pemahaman tentang bias dalam seleksi karyawan membantu profesional administrasi bisnis untuk menghindari bias yang tidak disengaja dalam proses seleksi. Mereka dapat memastikan bahwa seleksi didasarkan pada fakta dan kualifikasi, bukan pada preferensi pribadi.

5. Pengelolaan Proses Seleksi :

Mengetahui proses seleksi secara rinci membantu dalam manajemen efisien proses tersebut. Profesional administrasi bisnis dapat merencanakan jadwal, berkoordinasi dengan tim seleksi, dan memastikan bahwa semua tahapan seleksi berjalan dengan lancar.

6. Penilaian Terintegrasi dengan Strategi Bisnis :

Pemahaman tentang proses seleksi juga membantu profesional administrasi bisnis mengintegrasikan seleksi karyawan dengan strategi bisnis perusahaan. Mereka dapat memastikan bahwa calon yang dipilih memiliki visi dan nilai yang sesuai dengan tujuan jangka panjang perusahaan.

7. Membangun Budaya Perusahaan yang Kuat :

Proses seleksi yang tepat membantu dalam membangun budaya perusahaan yang kuat. Seorang profesional administrasi bisnis yang memahami nilai-nilai dan budaya perusahaan dapat memastikan bahwa calon yang direkrut adalah orang yang dapat berkontribusi positif terhadap budaya tersebut.

8. Peningkatan Retensi Karyawan :

Dengan memahami proses seleksi, seorang profesional administrasi bisnis dapat memastikan bahwa karyawan yang direkrut adalah orang yang tepat, yang lebih cenderung tetap setia dan terlibat dalam jangka panjang.

 

Dengan demikian, pemahaman yang kuat tentang proses seleksi karyawan memungkinkan seorang profesional administrasi bisnis untuk membangun tim yang kuat dan berkinerja tinggi dengan cara yang lebih efektif dan efisien. Tim yang dipilih dengan cermat memiliki peluang yang lebih baik untuk mencapai tujuan bisnis dan memberikan kontribusi positif terhadap kesuksesan Perusahaan (Sinambela 2021).

 

 

 

JAWABAN PERTANYAAN SOAL 3 :

Integrasi berbagai metode seleksi, seperti wawancara, tes kemampuan, dan assessment center, adalah praktik yang umum digunakan oleh perusahaan seperti ABC untukmemastikan bahwa mereka memilih karyawan terbaik. Berikut adalah cara perusahaan ABC mungkin mengintegrasikan metode seleksi ini:

1. Pembuatan Profil Pekerjaan yang Jelas :

Langkah awal yang penting adalah menciptakan profil pekerjaan yang jelas yang menjelaskan kriteria yang dibutuhkan untuk peran tersebut. Ini termasuk keterampilan, pengalaman, dan karakteristik kepribadian yang diperlukan.

2. Penggunaan Tes Awal :

Perusahaan ABC dapat menggunakan tes kemampuan dan pengetahuan sebagai filter awal untuk mengurangi jumlah calon yang masuk ke tahap berikutnya. Ini membantu mengidentifikasi calon yang secara dasar memenuhi kualifikasi untuk pekerjaan.

3. Wawancara Awal :

Setelah tes awal, kandidat yang memenuhi kualifikasi dapat diundang untuk wawancara awal. Ini adalah kesempatan untuk mendapatkan pemahaman lebih mendalam tentang pengalaman dan motivasi mereka.

4. Assessment Center :

Assessment center adalah langkah yang lebih mendalam dalam proses seleksi. Di sini, kandidat akan diberikan tugas dan skenario yang menilai keterampilan, kepemimpinan, dan kemampuan mereka dalam situasi kehidupan nyata. Ini dapat melibatkan latihan seperti studi kasus, peran bermain, dan diskusi kelompok. Hasil dari assessment center memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang kandidat.

5. Wawancara Akhir :

Kandidat yang berhasil dalam tahap assessment center dapat diundang untuk wawancara akhir. Ini adalah kesempatan untuk mendiskusikan lebih lanjut pengalaman, motivasi, dan kualitas kepribadian mereka.

6. Pemeriksaan Referensi dan Latar Belakang :

Sebagai langkah terakhir, perusahaan ABC mungkin melakukan pemeriksaan referensi dan latar belakang untuk memverifikasi informasi yang diberikan oleh kandidat dan mendapatkan masukan

tambahan tentang catatan kerja dan karakter mereka.

7. Keputusan dan Tawaran Kerja :

Setelah semua tahap seleksi, perusahaan ABC dapat memutuskan kandidat terbaik dan menawarkan mereka pekerjaan. Keputusan ini didasarkan pada penilaian yang komprehensif melalui berbagai metode seleksi.

8. Umpan Balik kepada Kandidat :

Memberikan umpan balik kepada semua kandidat, terutama yang tidak berhasil, adalah praktik yang baik. Ini membantu menciptakan hubungan positif dengan calon karyawan dan meningkatkan citra perusahaan.

 

Integrasi metode seleksi ini membantu perusahaan ABC untuk mendapatkan pemahaman yang lebih holistik tentang kandidat dan mengurangi risiko mempekerjakan karyawan yang tidak cocok. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat memastikan bahwa karyawan yang dipilih adalah yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi dan memiliki kemampuan untuk berkinerja tinggi dalam peran mereka.

 

 

 

 

 

SUMBER MENJAWAB :

 

- Psikologi Industri dan Organisasi; Irma Adnan; ADBI4410; Universitas Terbuka; Cetakan Kedua

- Abdullah, H. (2017). Peranan manajemen sumberdaya manusia dalam organisasi. Warta Dharmawangsa , (51).

- Sinambela, L. P. (2021). Manajemen Sumber Daya Manusia: Membangun tim kerja yang solid

untuk meningkatkan kinerja . Bumi Aksara.

 

https://digstraksi.com/pentingnya-seleksi-sdm-untuk-calon-karyawan/


TUGAS 1 TUTORIAL ONLINE STUDI KELAYAKAN BISNIS (EKMA4311)

 


TUGAS 1 :

1.    Pak Andi memiliki uang Rp.2.000.000.000,- yang disimpan disebuah bank BUMN dengan tingkat suku bunga sebesar 12%, maka tiga tahun kemudian atau pada akhir tahun ketiga simpanannya akan menjadi sebesar ......

2.    Apabila ditahun pertama tingkat suku bunga tersebut dibayar dua kali dalam setahun (yang artinya 6% pada semester pertama dan 6% pada semester kedua), maka pada semester pertama akan menjadi sebesar ......

 

 

PENYELESAIAN TUGAS 1 :

SOAL NOMOR 1 :

untuk menjawab soal ini perlu diketahui  rumus bunga. untuk soal ini rumus bunganya masih simpel jadi bisa masukkan angka hitungan ke rumus berikut :

https://aliviyakr.com/wp-content/uploads/2023/10/image.png

keterangan :

Keterangan :

FV= Nilai mendatang pada periode ke n

PV = Nilai sekarang

k = Suku bunga perbulan

n = Jumlah periode

lalu lakukan hitung =>

Fv tahun ke-3 = Rp. 2.000.000.000 ( 1 + 0,12)3

Fv tahun ke-3 = Rp. 2.000.000.000 (1,404928)

nilai tahun ke 3= Rp.  2.809.856.000,-

sehingga dapat disimpulkan Pak Andi dengan nilai tabungan awal 2 milyar pada tahun ke-3 akan mendapatkan nilai tabungannya naik menjadi Rp.  2.809.856.000,-

 

 

 

SOAL NOMOR 2 :

Untuk menjawab soal kedua dengan menggunakan rumus bunga majemuk sebagai berikut :

https://aliviyakr.com/wp-content/uploads/2023/10/image-1.png

FV½   = Rp.2.000.000.000,- (1+0,12/2)

            = Rp.2.000.000.000,- (1+0,06)

            = Rp.2.000.000.000,- (1,06)

            = Rp.2.120.000.000,-

 

 

 

SUMBER PUSTAKA  :

- Studi Kelayakan Bisnis ; Sri Handaru Yuliati-Tamjuddin; EKMA4311; Universitas Terbuka; Cetakan Ketiga

- Materi Inisiasi 1,2, dan 3 Tutorial Online Studi Kelayakan Bisnis; Universitas Terbuka.


TUGAS 1 TUTORIAL ONLINE METODE PENELITIAN SOSIAL (ISIP4216)

 


TUGAS 1 :

Tugas 1 ISIP4216 – Metode Penelitian Sosial

  1. Silahkan diskusikan dan jelaskan langkah-langkah penelitian sesuai dengan ragam penelitian yang anda pilih!
  2. Buatlah penelitian berdasarkan langkah-langkah tersebut dengan objek penelitian yang ada disekitar anda!

 

PENYELESAIAN TUGAS 1 :

SOAL NOMOR 1 :

Saya mengambil permasalah penelitian: Pengaruh Pandemic COVID-19 Terhadap UMKM

Dengan metode penelitian: Penelitian Kasus dan Penelitian Lapangan

 

Langkah-langkah penelitian kasus dan penelitian lapangan adalah:

1. Rumuskan tujuan yang akan dicapai. Apakah unit studinya, sifat-sifat penelitian, saling hubungan yang ada dan proses-proses mana yang akan menuntun penelitian

2. Rancang cara pendekatannya. Bagaimana unit-unit itu akan dipilih, mana yang tersedia, dan metode pengumupulan data apa yang akan digunakan

3. Mengumpulkan data

4. Organisasikan data dan informasi yang diperoleh menjadi rekonstruksi unit studi yang koheren dan terpada secara baik

5. Susunlah laprorannya dengan sekaligus mendiskusikan makna hasil tersebut

 

 

 

SOAL NOMOR 2 :

1.    Rumuskan tujuan yang akan dicapai. Apakah unit studinya, sifat-sifat penelitian, saling hubungan yang ada dan proses-proses mana yang akan menuntun penelitian

 

Tujuan yang akan dicapai:

· Mengetahui pengaruh pandemic covid-19 terhadap umkm

· Apa yang dilakukan umkm untuk menghadapi pandemic covid-19

 

Unit Studi :

· UMKM

· Para pekerja UMKM

 

Sifat Penelitian :

Sifat penelitian Kualitatif

 

Hubungan yang ada :

 

Proses :

2.    Rancang cara pendekatannya. Bagaimana unit-unit itu akan dipilih, mana yang tersedia, dan metode pengumupulan data apa yang akan digunakan

 

Cara pendekatan :

Pemilihan unit-unit :

 

Unit yang tersedia :

 

Metode pengumpulan data :

 

 

3.    Mengumpulkan data

4.    Organisasikan data dan informasi yang diperoleh menjadi rekonstruksi unit studi yang koheren dan terpada secara baik

5.    Menyusun  laprorannya dengan sekaligus mendiskusikan makna hasil tersebut

 

 

 

Sumber Pustaka :

 

- Metode Penelitian Sosial ; Lilik Aslichati, H.I.Bambang Prasetyo, Prasetya Irawan; ISIP4216; Universitas Terbuka; Edisi Kedua 


MODUL SEMESTER SATU

More »

MODUL SEMESTER DUA

More »

MODUL SEMESTER TIGA

More »

MODUL SEMESTER EMPAT

More »

MODUL SEMESTER LIMA

More »

MODUL SEMESTER ENAM

More »

MODUL SEMESTER TUJUH

More »

MODUL SEMESTER DELAPAN

More »

ILMU ADMINISTRASI BISNIS

More »

PROFESI ADVOKAT

More »

SEMESTER SATU ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER DUA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER TIGA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER EMPAT ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER LIMA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER ENAM ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER TUJUH ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER DELAPAN ADMINISTRASI BISNIS

More »

NGOMPOL

More »

OPINI

More »