KOMUNIKASI BISNIS (SKOM4432)

 


DAFTAR ISI

TINJAUAN MATA KULIAH
MODUL 1   : KONSEP KONSEP DASAR, KONTEKS DAN RUANG LINGKUP KOMUNIKASI BISNIS
MODUL 2   : KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI BISNIS
MODUL 3   : DINAMIKA MEDIA DAN TEKNOLOGI DALAM KOMUNIKASI BISNIS
MODUL 4   : PROSES KOMUNIKASI BISNIS
MODUL 5   : BENTUK KOMUNIKASI BISNIS
MODUL 6   : JENIS DAN KARAKTERISTIK STAKEHOLDERS
MODUL 7   : TEKNIK LOBI DAN NEGOSIASI DALAM KOMUNIKASI BISNIS
MODUL 8   : PENULISAN PESAN BISNIS
MODUL 9   : PEMBICARAAN BISNIS


TINJAUAN MATA KULIAH 

Mata Kuliah ini dimaksudkan sebagai salah satu bahan ajar dan rujukan dalam memahami perkembangan komunikasi bisnis yang disesuaikan dengan dinamika perubahan teknologi dan informasi pada era global.
Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang konsep, teori, dan implementasi komunikasi bisnis dalam keranga bisnis.


MODUL 1   : KONSEP KONSEP DASAR, KONTEKS DAN RUANG LINGKUP KOMUNIKASI BISNIS 

Berlangsungnya perusahaan sebagai organisasi bisnis tentu sangat membutuhkan komunikasi dalam menjalankan rencana atau program-program perusahaan sesuai dengan karakteristik, jenis, kapasitas, dan kapabilitasnya.
Komunikasi menjadi teramat penting bagi manusia dalam memenuhi berbagai kebutuhan sosial, bisnis, politik dan sebagainya. Dimanapun kita tinggal dan apapun pekerjaan kita, kita selalu membutuhkan komunikasi dengan orang lain.
Jadi, bukan hanya dosen, politikus, pengacara, penjual atau pendakwah yang harus terampil berkomunikasi, namun hampir semua jabatan. "Banyak orang gagal karena mereka tidak terampil berkomunikasi" (Mulyana, 2007).

Perusahaan bukan hanya kumpulan modal semata, namun merupakan aktivitas para pembisnis dengan para stafnya yang dengan sengaja merencanakan berbagai program dan strategi bisnis yang jelas orientasi dan tujuannya.
Proses penyelenggaraan perusahaan dalam konteks bisnis baik produksi, pemasaran, pemeliharaan maupun pengelolaan kualitas, pencitraan dan reputasi perusahaan, dan sebagainya, sangat membutuhkan komunikasi yang efektif dan profesional.

Modul 1 mengkaji tentang konsep-konsep dasar, konteks dan ruang lingkup komunikasi bisnis, yang merupkan materi dasar untuk mempelajari komunikasi bisnis secara keseluruhan. Untuk lebih meyakinkan pentingnya mempelajari komunikasi bisnis, kita simak ilustrasi komunikasi bisnis berikut :

McDonald, Meredam Sentimen Anak Bangsa

Serangan Amerika Serikat ke Irak pada bulan Maret 2003 telah memicu kemarahan sebagian Warga Negara Indonesia, sebuah negara yang 80% penduduknya memeluk Agama Islam. Bentuk kemarahannya memiliki kadar yang berbeda di tiap daerah, mulai dari demonstrasi di depan Kedutaan Amerika, Aksi pembakaran bendera Amerika, hingga pengeboman restoran waralaba tersebut.

McDonald sebagai salah satu restoran waralaba (Franchice) Amerika Serikat terbesar di Indonesia yang mendapat protes dari warga masyarakat Indonesia. Di Bandung dan Surabaya, restoran McDonald bersama restoran lainnya di segel para mahasiswa yang bersimpati dengan Irak yang di serang oleh Amerika Serikat. Di Bandung penyegelan dilakukan oleh Forum Aktivis Mahasiswa Universitas Islam Bandung.

Situasi yang sangat tidak menguntungkan bagi kelangsungan bisnis McDonald ini dengan segera disikapi  McDonald dengan memanfaatkan jasa public relation (PR) untuk memberikan komunikasi edukasi kepada publik tentang apa yang sudah diberikan oleh McDonald kepada masyarakat Indonesia, melalui iklan layanan masyarakat yang menyentuh. McDonald membuat testimonial tentang seorang bapak yang bangga terhadap anaknya yang berprestasi di McDonald karena kemudian mampu memberikan kehidupan yang layak terhadap keluarganya, kepada media massa ataupun pihak-pihak yang memiliki kredibilitas atas informasi yang disampaikan McDonald memberikan informasi mengenai dampak ekonomi yang mungkin muncul bila McDonald tutup di Indonesia. (Wasesa; 2010) 

Dengan menyimak ilustrasi tersebut, betapa penting komunikasi bisnis yang dilakukan MCDonald dalam mengelola ancaman tersbut sebagai suatu tantangan komunikasi bisnis. Komunikasi bisnis tidak pernah tidak bisa dilepaskan (sin qua non) dalam aktivitas perusahaan.


KEGIATAN BELAJAR 1 : 
KONSEP-KONSEP DASAR KOMUNIKASI BISNIS

Era Globalisasi dan liberalisasi ekonomi , benar-benar berdampak luar biasa, selain terjadinya krisis dan ancaman juga melahirkan kompetisi bisnis yang luar biasa. Perkembangan Teknologi komunikasi  dan Informasi, ikut mendukung era globalisasi yang sangat cepat dan pesat diberbagai belahan dunia.
Para pelaku bisnis terus menerus dipacu untuk setiap saat terbuka pada berbagai inovasi, tantangan dan ancaman, karena orientasi pada kualitas produk dan promosi yang dirintisnya tidak cukup memadai dalam menghadapi berbagai dinamika komunikasi dan bisnis.

Kehadiran bidang komunikasi bisnis semakin dibutuhkan suatu organisasi bisnis atau perusahaan yang menyangkut beberapa hal :

KEWIRAUSAHAAN (ADBI4440)

 


DAFTAR ISI

TINJAUAN MATA KULIAH
MODUL 1   : DASAR POLA PIKIR KEWIRAUSAHAAN DAN WIRAUSAHA 
MODUL 2   : USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH
MODUL 3   : STRATEGI MEMBANGUN KEUNGGULAN KOMPETITIF 
MODUL 4   : MERINTIS USAHA BARU DAN PENGEMBANGANNYA 
MODUL 5   : MENENTUKAN BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS
MODUL 6   : WARALABA (FRANCHISING)
MODUL 7   : STRATEGI PEMASARAN DAN MANAJEMEN ORGANISASI BISNIS
MODUL 8   : MANAJEMEN OPERASIONAL DAN STRATEGI PENGELOLAAN KEUANGAN
MODUL 9   : PERENCANAAN BISNIS

TINJAUAN MATA KULIAH

Mata kuliah Kewirausahaan lahir karena secara akademik sangat diperlukan. Dalam kerangka perkembangan Ilmu Pengetahuan, Kewirausahaan termasuk dalam kelompok ilmu terapan sebab prinsip-prinsip dari Kewirausahaan sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan hidup manusia.

Mata kuliah ini memberikan pemahaman yang mendalam dan keterampilan tentang konsep dasar kewirausahaan dan wirausaha serta model proses kewirausahaan; usaha mikro, kecil, dan menengah, strategi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah, strategi membangun keunggulan kompetitif dan proses manajemen strategis; merintis usaha baru dan pengembangannya; bentuk-bentuk kepemilikan bisnis dan bentuk  kepemilikan usaha lainnya; waralaba; strategi pemasaran, E-Commerce dan kiat pemasaran usaha baru serta manajemen organisasi bisnis dan MSDM; manajemen produksi dan strategi pengelolaan keuangan; penyusunan rencana bisnis dan pengelolaan arus kas


MODUL 1 : DASAR POLA PIKIR KEWIRAUSAHAAN DAN WIRAUSAHA

Dalam banyak literatur, pembahasan mengenai kewirausahaan sudah lama muncul yaitu pada awal abad ke-18. Berdasarkan Soeharto Prawirokusumo dalam Suryana; Istilah Wirausaha pertama kali digunakan oleh Richard Catillon (Irlandia) yang berdiam di Perancis dalam bukunya essai sur la nature du commerce en generale. Dalam buku tersebut  Wirausaha adalah; seorang yang menanggung resiko. Awalnya istilah Wirausaha merupakan sebutan bagi para pedagang yang membeli barang di daerah-daerah yang kemudian menjualnya dengan harga yang tidak pasti. Istilah maupun isu kewirausahaan menjadi populer dalam dunia perdagangan atau bisnis modern di hampir seluruh dunia pada tahun 1980.

Pembicaraan tentang Kewirausahaan sebagai suatu fokus perhatian dan ketertarikan kembali ditekankan; Sebagai suatu kajian yang sangat penting bagi para mahasiswa  bisnis dan manajemen, para pelaku bisnis, akademis, dan pemerintah di berbagai tingkat di seluruh dunia.
Hal ini disebabkan karena dianggap dan diyakini bahwa kemajuan dan kekuatan perekonomian suatu bangsa sangat tergantung pada kemajuan perdagangan dan bisnis. Perdagangan dan bisnis tersebut dapat muncul, maju dan meluas karena peran yang dimainkan oleh faktor kewirausahaan.

KEGIATAN BELAJAR 1 :
KONSEP DASAR KEWIRAUSAHAAN DAN WIRAUSAHA

A. DISIPLIN ILMU KEWIRAUSAHAAN

Ada banyak alasan, mengapa pada akhirnya kewirausahaan dijadikan sebuah ilmu yang diajarkan dalam dunia pendidikan. Prawirokusumo; pendidikan kewirausahaan telah diajarkan sebagai suatu disiplin ilmu yang independen , karena kewirausahaan :
1. berisi bidang pengetahuan yang utuh dan nyata, yaitu terdapat teori, konsep, dan metode ilmiah yang lengkap.
2. memiliki dua konsep, yaitu posisi permulaan dan perkembangan usaha
3. merupakan disiplin ilmu yang memiliki objek tersendiri, yaitu kemampuan  menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda.
4. merupakan alat untuk menciptakan pemerataan usaha dan pendapatan, atau kesejahteraan rakyat yang adil dan makmur.

UANG DAN PERBANKAN (ADBI4331)

 


DAFTAR ISI

TINJAUAN MATA KULIAH
MODUL 1   : PENGERTIAN, FUNGSI, JENIS, DAN NILAI UANG
MODUL 2   : BADAN PENCIPTA UANG DAN TINDAKANNYA DALAM MEMPENGARUHI JUMLAH UANG YANG BEREDAR
MODUL 3   : INFLASI, FAKTOR PENYEBAB, DAN CARA-CARA MENGATASINYA
MODUL 4   : HAKIKAT BANK
MODUL 5   : KREDIT PERBANKAN
MODUL 6   : PELAKSANAAN PEMBERIAN KREDIT
MODUL 7   : LAYANAN PERBANKAN NON-PERKREDITAN
MODUL 8   : MANAJEMEN DANA BANK UMUM
MODUL 9   : LIKUIDITAS BANK DAN PORTOFOLIO INVESTMENT


TINJAUAN MATA KULIAH

Mata kuliah ini menyajikan materi tentang bagaimana bank sebagai badan usaha tetap eksis sebagai penyelenggara layanan jasa bagi para nasabah, sekaligus sebagai instrumen pelaksana kebijakan moneter pada suatu negara. Lebih khusus lagi dalam mata kuliah ini akan diuraikan tentang konsep-konsep dasar tentang bank, uang, dan kredit, layanan jasa nonkredit dan upaya-upaya yang harus dilakukan bank untuk tetap eksis sebagai suatu badan usaha serta andilnya sebagai pelaksana kebijakan moneter.

Adapun hal-hal yang akan dijelaskan, meliputi :
1. pengertian uang, fungsi, jenis dan nilai uang
2. badan pencipta uang dan tindakannya dalam mempengaruhi jumlah uang beredar
3. inflasi, faktor penyebab dan cara mengatasinya
4. pengertian bank dan lembaga keuangan nonbank serta penggolongan bank
5. konsep dasar kredit dan klasifikasi kredit
6. penyelenggaraan pemberian kredit pada bank umum
7. layanan perbankan lainnya selain pemberian kredit, dan arti penting layanan tersebut bagi bank
8. persoalan penggelolaan dana pada bank umum
9. persoalan penggelolaan likuiditas dan investasi dana pada sebuah bank umum

Setelah mempelajari semua bahan ajar diharapkan mampu menunjukkan peran yang dapat dimainkan oleh bank sebagai regulator perbankan, sebagai badan usaha, maupun sebagai alat stabilitas moneter


MODUL 1 : PENGERTIAN, FUNGSI, DAN JENIS NILAI UANG

Dalam upaya untuk memahami bank sebagai badan usaha secara utuh, maka perlu pemahaman dasar tentang uang sebagai bahan baku yang digunakan dalam operasional suatu bank. Oleh karenanya diperlukan pemahaman awal mengenai beberapa konsep dasar tentang uang.


KEGIATAN BELAJAR 1 :
PENGERTIAN UANG DAN EVOLUSI BAHAN UANG

ISTILAH TEKNIS

- Evolutif
- paper money
- Commodity money
- Dimensi Waktu
- Metalic money

Apa yang dimaksud dengan uang?, kita mungkin belum mempunyai gambaran yang jelas. Para pakar hingga saat ini juga belum ada keseuaian pandang mengenai uang secara definitif, Hal ini mungkin karena disebabkan titik pandang yang berbeda.

ASAS-ASAS MANAJEMEN (ISIP4111)

DAFTAR ISI

TINJAUAN MATA KULIAH
MODUL 1   : KONSEP DASAR DAN PERKEMBANGAN PEMIKIRAN MANAJEMEN
MODUL 2   : LINGKUNGAN MANAJEMEN DAN ORGANISASI
MODUL 3   : FUNGSI - FUNGSI MANAJEMEN
MODUL 4   : PERENCANAAN "THOSE WHO FAIL TO PLAN, PLAN TO FAIL"
MODUL 5   : PENGORGANISASIAN "IF YOU FAILED TO PREPARE, YOU PREPARE FOR FAILED"
MODUL 6   : PENGGERAKKAN "THOUSANDS OF STEPS NEVER ACHIEVED WITHOUT THE PRESENCE OF ONE OF THE FIRST SMALL STEP" 
MODUL 7   : PENGAWASAN "TIRED OF IT FOR SURE, BUT GIVING UP IS AN OPTION. INDEED MANY PEOPLE DO NOT KNOW HOW CLOSE THEY WERE TO SUCCESS WHEN THEY DECIDED TO GIVE UP"
MODUL 8   : LEVEL DAN KETERAMPILAN MANAJERIAL SERTA PERAN MANAJER
MODUL 9   : MANAJEMEN KONTEMPORER


TINJAUAN MATA KULIAH

Mata kuliah Asas - Asas Manajemen lahir sebagai jawaban atas fenomena kegiatan di bidang bisnis maupun pemerintahan untuk mencari prinsip-prinsip umum yang dapat diberlakukan secara universal dalam pengelolaan organisasi.

Mata kuliah ini memberikan pengetahuan dasar tentang manajemen, fungsi-fungsi manajemen; perencanaan, pengorganisasian, poenggerakkan dan kepemimpinan, pengawasan dan pengendalian, keahlian manajerial dan peran manajerial, serta manajemen kontemporer.
Kemampuan ini dapat diperoleh dengan menguasai kompetensi-kompetensi, mengidentifikasi, menjelaskan konsep dan teori sebagai berikut :
1. pengertian manajemen dan evolusi perkembangan pemikiran manajemen; 
Mahasiswa diharapkan mampu mendefiniskan manajemen dan mengidentifikasi perkembangan pemikiran manajemen
2. Lingkungan Manajemen dan Organisasi;
Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan menjelaskan tentang pengaruh lingkungan terhadap manajemen, termasuk tanggung jawab organisasi terhadap lingkungannya 
3. Fungsi-Fungsi Manajemen;
Mahasiswa dapat mengidentifikasi dan menjelaskan berbagai fungsi manajemen yang berbeda-beda bedasarkan sudut pandang para ahli dan faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan
4. pengertian Perencanaan, Penyusunan Tujuan Organisasi dan Penetapan Produk Perencanaan dan Pengambilan Keputusan;
Mahasiswa mampu mengidentifikasi fungsi perencanaan, penetapan tujuan, produk perencanaan dan pengambilan keputusan.
5. Pengertian Pengorganisasian, faktor-faktor dalam Penyusunan Rancangan Desain, Berbagai rancang bangun dan desain organisasi;
Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan menjelaskan pengertian pengorganisasian, dan menyusun desain organisasi dan struktur organisasi yang sesuai dengan kebutuhan (fit structure)
6. Pengertian Penggerakkan, Kepemimpinan, Motivasi dan Kepemimpinan super;
Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan menjelaskan pengertian penggerakkan dan kepemimpinan, Motovasi, kepemimpinan super dan pengelolaan tim.
7. Pengertian Pengawasan dan Pengendalian;
Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan menjelaskan perbedaan pengawasan dan pengendalian, prinsip pengawasan, dan pengelolaan kinerja
8. Tingkatan dan Level Manajerial; Mahasiswa mampu mengidentifikasi Keahlian dan Peran Manajerial berdasarkan Level Manajerial
9. Manajemen Kontemporer;
Mahasiswa mampu mengidentifikasi Manajemen Kontemporer  dan Perubahan.


MODUL 1 : KONSEP DASAR DAN PERKEMBANGAN PEMIKIRAN MANAJEMEN.

Wacana tentang Manajemen telah menjadi kosakata yang sangat memasyarakat hampir di seluruh masyarakat. Segala kegiatan baik di bidang pemerintahan, perusahaan maupun organisasi lembaga swadaya masyarakat selalu dikaitkan dengan manajemen.
Bahkan kegagalan suatu organisasi juga sering dikatakan sebagai mis-management. Manajemen telah menjadi nama jurusan atau program studi, menjadi gelar akademik magister dan pelbagai penggunaan lainnya.

Manajemen dalam bahasan ini akan diuraikan sebagai konsep dasar manajemen yaitu konsep manajemen yang bersifat ilmiah (sebagai lawan dari manajemen tradisional), dan sejarah perkembangan pemikiran manajemen sampai dengan saat ini.

KEGIATAN BELAJAR 1 : KONSEP DASAR, URGENSI FITUR, DAN RUANG LINGKUP MANAJEMEN

A. KONSEP DASAR MANAJEMEN

Istilah Manajemen berasal dari kata kerja "manage" Menurut Kamus The Random House Dictionary of the English Language, perkataan manage berasal dari bahasa Itali manegg(iare) yang bersumber dari perkataan Latin "manus", yang berarti "tangan".  secara leksikal, maneggiare berarti seni melatih atau menunggang kuda. Secara gramatikal berarti mengelola, memimpin, atau mengatur.

Perkembangan selanjutnya menunjukkan Manajemen mengandung pengertian yang lebih luas dari sekedar memimpin, membimbing, atau mengatur. Para ahli telah berupaya membuat definisi sebagai batasan dan pengertian hakiki apa itu manajemen, apa itu fungsi dan tujuan.
Pada kenyataannya, tidak satupun definisi manajemen yang diterima secara universal.
















STUDI KELAYAKAN BISNIS (EKMA4311)

 


DAFTAR ISI

TINJAUAN MATA KULIAH
MODUL 1   : PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP STUDI KELAYAKAN BISNIS
MODUL 2   : PENILAIAN ASPEK PASAR DAN PEMASARAN
MODUL 3   : PENILAIAN ASPEK TEKNIKAL
MODUL 4   : PENILAIAN ASPEK KEUANGAN
MODUL 5   : PENILAIAN ASPEK EKONOMI NASIONAL DAN MANFAAT SOSIAL
MODUL 6   : ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN 
MODUL 7   : ANALISIS ASPEK MANAJEMEN
MODUL 8   : ANALISIS ASPEK HUKUM
MODUL 9   : PENILAIAN USULAN PEMBIAYAAN PROYEK DAN PENYUSUNAN LAPORAN STUDI KELAYAKAN

KEBIJAKAN BISNIS (ADBI4437)

 


DAFTAR ISI

TINJAUAN MATA KULIAH
MODUL 1   : KONSEP MANAJEMEN STRATEGI DAN KEBIJAKAN BISNIS
MODUL 2   : LINGKUNGAN EKSTERNAL
MODUL 3   : LINGKUNGAN INTERNAL PERUSAHAAN
MODUL 4   : MISI DAN TUJUAN PERUSAHAAN
MODUL 5   : STRATEGI PERUSAHAAN
MODUL 6   : KEBIJAKAN KEUANGAN 
MODUL 7   : KEBIJAKAN PRODUKSI DAN SUMBER DAYA MANUSIA
MODUL 8   : KEBIJAKAN PEMASARAN
MODUL 9   : IMPLEMENTASI DAN EVALUASI STRATEGI

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (ADBI4438)

 


DAFTAR ISI

TINJAUAN MATA KULIAH
MODUL 1   : KONSEP DASAR MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (MSDM)
MODUL 2   : SUMBER DAYA MANUSIA GLOBAL DAN KEUNGGULAN KOMPETITIF
MODUL 3   : ASPEK LEGAL DALAM MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
MODUL 4   : ANALISIS JABATAN DAN DESAIN
MODUL 5   : PERENCANAAN, PENGANGKATAN, DAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA
MODUL 6   : KOMPENSASI DAN PENGHARGAAN 
MODUL 7   : PENILAIAN KINERJA DAN PENGEMBANGAN KARIER
MODUL 8   : PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN
MODUL 9   : KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA, KEPEMIMPINAN DAN PRODUKTIVITAS 

TINJAUAN MATA KULIAH 

Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) merupakan kelompok Mata Kuliah berkarya berbobot 2 sks.  Sebelum mengambil mata kuliah ini mahasiswa sudah harus lulus mata kuliah Perilaku Organisasi, Pengantar Bisnis, Pengantar Manajemen dan Organisasi Perusahaan.
MSDM merupakan salah satu dari 4 (empat) kompetensi utama yang ingin dicapai dalam Program Studi Manajemen selain Manajemen Keuangan, Manajemen Operasi dan Manajemen Pemasaran. Oleh karena itu mahasiswa harus mempunyai kompetensi dan lulus di keempat mata kuliah tersebut sebelum menempuh Tugas Akhir Program (TAP).

Buku Materi Pokok (BMP) MSDM ini membahas mengenai konsep dasar pengembangan SDM, aktivitas utama pengembangan SDM  dan peningkatan produkrivitas karyawan yang meliputi : Perencanaan Sumber Daya Manusia. Pengangkatan dan Pemberhentian Karyawan, Pengupahan dan Pemberian Tunjangan, Penilaian Kinerja, Penghargaan, dan Pengembangan Karier. Pelatihan dan Pengembangan serta Keselamatan dan Keshetan Kerja, Kepemimpinan, dan Produktivitas.

MODUL 1   : KONSEP DASAR MANAJEMEN DAN SUMBER DAYA MANUSIA (MSDM) 

Manajemen dan Sumber Daya Manusia (MSDM), disebut juga Pengembangan Sumber Daya Manusia, berfungsi melaksanakan perencanaan sumber daya manusia, implementasi, dan perekrutan (temasuk seleksi), pelatihan dan pengembangan karier karyawan, serta melakukan inisiatif terhadap pengembangan organisasional suatu organisasi.
Sasaran Utama MSDM adalah memaksimalkan produktivitas organisasi melalui optimalisasi keefektifan karyawannya dan secara simultan meningkatklan kualitas kehidupan kerja karyawan serta memperlakukan karyawan sebagai sumber daya yang sangat bernilai bagi organisasi.  Sebagai konsekuensinya, MSDM mencakup usaha-usaha untuk mengangkat kemajuan personal, kepuasan karyawan, dan mematuhi ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengan ketenagakerjaan.

Oleh karena itu, untuk mencapai keseimbangan antara sasaran dan kebutuhan organisasi dengan sasaran dan kebutuhan karyawan, MSDM memusatkan perhatiannya pada tiga hal utama yaitu pertama, perencanaan sumber daya manusia yang terintegrasi dengan memperhitungkan berbagai tantangan dan peluang di masa mendatang sehingga menjadikan SDM organisasi menjadi SDM yang kompetitif. Kedua, implementasi fungsi MSDM secara efektif dan efisien, tanpa mengabaikan berbagai peraturan perundangan yang berlaku sehingga tercapai peoduktivitas SDM yang tinggi, serta terpenuhinya sasaran dan kebutuhan organisasi, dan individu karyawan. Ketiga, evaluasi fungsi MSDM mencakup penilaian terhadap kebijakan MSDM untuk menentukan apakah berbagai kebijakan SDM benar-benar efektif.

Setelah selesai mempelajari Bagisan I BMP ini secara umum mahasiswa dapat menjelaskan fungsi dan perkembangan MSDM tantangan SDM dan keunggulan kompetitif dan aspek legal dalam MSDM. Secara khusus mahasiswa dapat menjeaskan :
1. Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia 
2. Riwayat singkat perkembanagan dan pendekatan Manajemen Sumber Daya Manusia
3. Pergeseran peran dan fungsi Departemen Sumber Daya Manusia
4. Tantangan Manajemen Sumber Daya Manusia 
5. Sumber Daya Manusia sebagai keunggulan kompetitif
6. Manajemen Sumber Daya Manusia global
7. Manajemen Sumber Daya Manusia Stratejik
8. Peraturan dan ketentuan tentang ketenagakerjaan
9. Peratutan dan ketentuan tentang hubungan perburuhan
10. Peraturan dan ketentuan tentang kesehatan kerja
11. Peratuan dan ketentuan tentang keselamtan kerja.


KEGIATAN BELAJAR 1 : PENGERTIAN DAN FUNGSI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

A. PENGERTIAN

1. Pengertian Fungsi
Fungsi, menururt Poerwadarminta (2006); berbarti jabatan atau pekerjaan yang dilakukan. Contoh, jika ketua tidak ada, wakil ketua melakukan fungsi ketua. Artinya, wakil ketua melakukan pekerjaan yang dilakukan oleh ketua. Apa bedanya dengan tugas?  Fungsi dan Tugas memang tidak ada bedanya, Menurut Poerwadarminta, tugas itu sama dengan fungsi (jabatan).

Dahulu,  istilah Fungsi dan Tugas ini sering digunakan secara bersama-sama. Pada dokumen organisasi dan tata kerja instansi pemerintah, misalnya sering kita jumpai istilah tugas pokok dan fungsi atau disingkat TUPOKSI. 
Misalnya Tugas pokok dan fungsi fakultas. Fakultas mempunyai tugas pokok melaksanakan pendidikan akademik, profesi, dan/atau vokasi dalam salah satu atau seperangkat cabang ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau kesenian tertentu. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut fakultas memiliki fungsi sebagai berikut :
a. Pengembangan program pendidikan, pnelitian, dan abdimas
b. Pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
c. Pembinaan dan pengembangan dosen dan tenaga pendidikan 
d. Pembinaan mahassiswa dan alumni
f. Pemantauan dan evaluasi kegiatan fakultas
g. Ketatausahaan fakultas.

Dari contoh, jelas pada dasarnya tidak ada perbedaan pengertian antara fungsi dan tugas. Fungsi berarti Tugas, dan Tugas juga berarti Fungsi. Menjalankan Fungsi berarti melaksanakan pekerjaan, menjalankan tugas berarti juga melaksanakan pekerjaan.

2. Pengertian MSDM
Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan salah satu bidang dari manajemen umum, seperti manajemen keuangan, manajemen pemasaran, dan manajemen operasi.

BISNIS INTERNASIONAL (ADBI4432)

 


DAFTAR ISI

TINJAUAN MATA KULIAH
MODUL 1  : KARAKTERISTIK BISNIS INTERNASIONAL
MODUL 2  : TEORI EKONOMI BISNIS INTERNASIONAL
MODUL 3  : KEKUATAN-KEKUATAN LINGKUNGAN LUAR NEGERI
MODUL 4 : PERBEDAAN SISTEM POLITIK, EKONOMI, HUKUM, DAN BUDAYA DALAM BISNIS INTERNASIONAL
MODUL 5  : SISTEM BISNIS INTERNASIONAL
MODUL 6 : DINAMIKA ORGANISASI INTERNASIONAL
MODUL 7 : MEMAHAMI SISTEM MONETER INTERNASIONAL
MODUL 8 : PERDAGANGAN DAN INVESTASI DALAM BISNIS INTERNASIONAL
MODUL 9 : STRATEGI PENGELOLAAN BISNIS INTERNASIONAL


TINJAUAN MATA KULIAH 

Mata Kuliah Bisnis Internasional adalah suatu studi yang mempelajari aktivitas berupa transaksi bisnis di antara lebih dua negara yang melibatkan semua aspek yang berkaitan dengan aktivitas bisnis itu sendiri dalam konteks global.
Aspek-aspek tersebut mencakup antara lain Karakteristik Bisnis Internasional; Teori ekonomi Bisnis Internasional; Kekuatan dan perbedaan ekonomi, politik, hukum, dan budaya dalam bisnis internasional; Sistem Bisnis Internasional; Dinamika Organisasi Internasional; Memahami Sistem Moneter Internasional; Perdagangan dan Investasi dalam Bisnis Internasional; serta strategi Pengelolaan Bisnis Internasional; 


MODUL 1   : KARAKTERISTIK BISNIS INTERNASIONAL

Era Globalisasi saat ini sangat jelas menunjukkan hubungan atau keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia. Salah satu sebab globalisasi adalah kecendrungan segala sesuatunya berpengaruh terhadap perekonomian dunia.
Globalisasi perekonomian meruakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan, yaitu negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kegaiatan pasar yang semakin terintegritas tanpa rintangan batas teritorial negara.
Berbicara Globalisasi tidak terlepas dari ekonomi Internasional. Dalam banyak hal, globalisasi mempunyai karakteristik yamg sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Ekonomi Internasional mencakup masalah ekonomi antarnegara satu dengan negara lainnya. Hubungan ekonomi yang dimaksud disini paling tidak mencakup tiga bentuk yang berbeda satu sama lain meskipun yang satu saling berkaitan dengan yang lain. 
Hubungan ekonomi tersebut dapat berupa pertukaran hasil atau output, pertukaran sarana produksi atau faktor produksi, dan hubungan utang piutang.

Pengertian hasil atau output meliputi output barang dan output jasa. Output, baik yang berupa barang maupun jasa, dari suatu negara ditukar dengan output negara lain. Hubungan tukar menukar ini disebut dengan hubungan perdagangan.

Bentuk hubungan ekonomi yang kedua adalah pertukaran sarana produksi atau faktor produksi. Yang dimaksud sarana produksi misalnya adalah modal, tenaga kerja, dan teknologi.

Bentuk hubungan ekonomi yang ketiga adalah hubungan hutang piutang. Suatu negara dapat memiliki hutang atau piutang dengan negara lain. Hubungan utang piutang ini timbul biasanya disebabkan oleh adanya hubungan perdagangan dan hubungan pertukaran sarana produksi. Sebagai contoh, Timor Leste mengimpor kapal dari Indonesia dan dibayar dengan cara kredit. Hubungan dagang yang timbul adalah impor kapal oleh Timor Leste telah mengakibatkan Timor Leste memiliki hutang pada pengusaha kapal di Indonesia.



KEGIATAN BELAJAR 1 : KONSEP DASAR BISNIS INTERNASIONAL

A. PENGERTIAN BISNIS INTERNASIONAL

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang semakin pesat membawa dampak pada kemajuan bidang komunikasi, transformasi dan informasi. Seiring dengan kondisi tersebut, jumlah penduduk dunia terus bertambah, sedangkan sumber-sumber alam atau faktor-faktor produksi cenderung terbatas. 
Setiap negara memiliki keterbatasan dan kelebihannya sehingga mendorong aktivitas bisnis yang ada pada suatu negara untuk melakukan ekspansi ke luar negeri. Bisnis domestik yang selama ini dilakukan oleh perusahaan-perusahaan nsional mulai ditinggalkan untuk beranjak kebisnis yang bersekala Internasional atau dengan kata lain perusahaan mulai terlibat dalam bisnis internasional.

Pengertian mengenai bisnis internasional telah dikemukakan oleh banyak ahli sebagai berikut :

1. Rugman dan Hodggets (1995)

International business is the study of transactions taking place across national borders for the purpose of satisfying the needs of individuals and organizations.

2. Griffin dan Pustay (1996)

International business is any business transaction between parties from more than one country is part of international business

3. Ball dan Wendell (2004) (alih bahasa Syahrizal Noor)
Bisnis Internasional merupakan bisnis yang kegiatan-kegiatannya melewati batas-batas negara. Definis ini tidak hanya termasuk perdagangan internasional dan pemanufakturan di luar negeri, tetapi juga industri saja yang berkembang di bidang-bidang, seperti transportasi, pariwisata, perbankan, periklanan, konstruksi, perdagangan eceran, perdagangan besar, dan komunikasi massa.

MODUL SEMESTER SATU

More »

MODUL SEMESTER DUA

More »

MODUL SEMESTER TIGA

More »

MODUL SEMESTER EMPAT

More »

MODUL SEMESTER LIMA

More »

MODUL SEMESTER ENAM

More »

MODUL SEMESTER TUJUH

More »

MODUL SEMESTER DELAPAN

More »

ILMU ADMINISTRASI BISNIS

More »

PROFESI ADVOKAT

More »

SEMESTER SATU ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER DUA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER TIGA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER EMPAT ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER LIMA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER ENAM ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER TUJUH ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER DELAPAN ADMINISTRASI BISNIS

More »

NGOMPOL

More »

OPINI

More »