MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (ADBI4438) - ADB

  


DAFTAR ISI

TINJAUAN MATA KULIAH
MODUL 1   : KONSEP DASAR MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (MSDM)
MODUL 2   : SUMBER DAYA MANUSIA GLOBAL DAN KEUNGGULAN KOMPETITIF
MODUL 3   : ASPEK LEGAL DALAM MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
MODUL 4   : ANALISIS JABATAN DAN DESAIN
MODUL 5   : PERENCANAAN, PENGANGKATAN, DAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA
MODUL 6   : KOMPENSASI DAN PENGHARGAAN 
MODUL 7   : PENILAIAN KINERJA DAN PENGEMBANGAN KARIER
MODUL 8   : PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN
MODUL 9   : KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA, KEPEMIMPINAN DAN PRODUKTIVITAS 

TINJAUAN MATA KULIAH 

Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) merupakan kelompok Mata Kuliah berkarya berbobot 2 sks.  Sebelum mengambil mata kuliah ini mahasiswa sudah harus lulus mata kuliah Perilaku Organisasi, Pengantar Bisnis, Pengantar Manajemen dan Organisasi Perusahaan.
MSDM merupakan salah satu dari 4 (empat) kompetensi utama yang ingin dicapai dalam Program Studi Manajemen selain Manajemen Keuangan, Manajemen Operasi dan Manajemen Pemasaran. Oleh karena itu mahasiswa harus mempunyai kompetensi dan lulus di keempat mata kuliah tersebut sebelum menempuh Tugas Akhir Program (TAP).

Buku Materi Pokok (BMP) MSDM ini membahas mengenai konsep dasar pengembangan SDM, aktivitas utama pengembangan SDM  dan peningkatan produkrivitas karyawan yang meliputi : Perencanaan Sumber Daya Manusia. Pengangkatan dan Pemberhentian Karyawan, Pengupahan dan Pemberian Tunjangan, Penilaian Kinerja, Penghargaan, dan Pengembangan Karier. Pelatihan dan Pengembangan serta Keselamatan dan Keshetan Kerja, Kepemimpinan, dan Produktivitas.

MODUL 1   : KONSEP DASAR MANAJEMEN DAN SUMBER DAYA MANUSIA (MSDM) 

Manajemen dan Sumber Daya Manusia (MSDM), disebut juga Pengembangan Sumber Daya Manusia, berfungsi melaksanakan perencanaan sumber daya manusia, implementasi, dan perekrutan (temasuk seleksi), pelatihan dan pengembangan karier karyawan, serta melakukan inisiatif terhadap pengembangan organisasional suatu organisasi.
Sasaran Utama MSDM adalah memaksimalkan produktivitas organisasi melalui optimalisasi keefektifan karyawannya dan secara simultan meningkatklan kualitas kehidupan kerja karyawan serta memperlakukan karyawan sebagai sumber daya yang sangat bernilai bagi organisasi.  Sebagai konsekuensinya, MSDM mencakup usaha-usaha untuk mengangkat kemajuan personal, kepuasan karyawan, dan mematuhi ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengan ketenagakerjaan.

Oleh karena itu, untuk mencapai keseimbangan antara sasaran dan kebutuhan organisasi dengan sasaran dan kebutuhan karyawan, MSDM memusatkan perhatiannya pada tiga hal utama yaitu pertama, perencanaan sumber daya manusia yang terintegrasi dengan memperhitungkan berbagai tantangan dan peluang di masa mendatang sehingga menjadikan SDM organisasi menjadi SDM yang kompetitif. Kedua, implementasi fungsi MSDM secara efektif dan efisien, tanpa mengabaikan berbagai peraturan perundangan yang berlaku sehingga tercapai peoduktivitas SDM yang tinggi, serta terpenuhinya sasaran dan kebutuhan organisasi, dan individu karyawan. Ketiga, evaluasi fungsi MSDM mencakup penilaian terhadap kebijakan MSDM untuk menentukan apakah berbagai kebijakan SDM benar-benar efektif.

Setelah selesai mempelajari Bagisan I BMP ini secara umum mahasiswa dapat menjelaskan fungsi dan perkembangan MSDM tantangan SDM dan keunggulan kompetitif dan aspek legal dalam MSDM. Secara khusus mahasiswa dapat menjeaskan :
1. Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia 
2. Riwayat singkat perkembanagan dan pendekatan Manajemen Sumber Daya Manusia
3. Pergeseran peran dan fungsi Departemen Sumber Daya Manusia
4. Tantangan Manajemen Sumber Daya Manusia 
5. Sumber Daya Manusia sebagai keunggulan kompetitif
6. Manajemen Sumber Daya Manusia global
7. Manajemen Sumber Daya Manusia Stratejik
8. Peraturan dan ketentuan tentang ketenagakerjaan
9. Peratutan dan ketentuan tentang hubungan perburuhan
10. Peraturan dan ketentuan tentang kesehatan kerja
11. Peratuan dan ketentuan tentang keselamtan kerja.


KEGIATAN BELAJAR 1 : PENGERTIAN DAN FUNGSI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

A. PENGERTIAN

1. Pengertian Fungsi
Fungsi, menururt Poerwadarminta (2006); berbarti jabatan atau pekerjaan yang dilakukan. Contoh, jika ketua tidak ada, wakil ketua melakukan fungsi ketua. Artinya, wakil ketua melakukan pekerjaan yang dilakukan oleh ketua. Apa bedanya dengan tugas?  Fungsi dan Tugas memang tidak ada bedanya, Menurut Poerwadarminta, tugas itu sama dengan fungsi (jabatan).

Dahulu,  istilah Fungsi dan Tugas ini sering digunakan secara bersama-sama. Pada dokumen organisasi dan tata kerja instansi pemerintah, misalnya sering kita jumpai istilah tugas pokok dan fungsi atau disingkat TUPOKSI. 
Misalnya Tugas pokok dan fungsi fakultas. Fakultas mempunyai tugas pokok melaksanakan pendidikan akademik, profesi, dan/atau vokasi dalam salah satu atau seperangkat cabang ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau kesenian tertentu. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut fakultas memiliki fungsi sebagai berikut :
a. Pengembangan program pendidikan, pnelitian, dan abdimas
b. Pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
c. Pembinaan dan pengembangan dosen dan tenaga pendidikan 
d. Pembinaan mahassiswa dan alumni
f. Pemantauan dan evaluasi kegiatan fakultas
g. Ketatausahaan fakultas.

Dari contoh, jelas pada dasarnya tidak ada perbedaan pengertian antara fungsi dan tugas. Fungsi berarti Tugas, dan Tugas juga berarti Fungsi. Menjalankan Fungsi berarti melaksanakan pekerjaan, menjalankan tugas berarti juga melaksanakan pekerjaan.

2. Pengertian MSDM
Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan salah satu bidang dari manajemen umum, seperti manajemen keuangan, manajemen pemasaran, dan manajemen operasi. Manajemen Sumber Daya Manusia menjadi bidang kajian penting dalam organisasi karena permasalahan yang dihadapi organisasi (perusahaan) bukan hanya persoalan bahan mentah, alat-alat kerja dan produksi, atau modal kerja saja, tetapi juga masalah tenaga kerja atau sumber daya manusia yang nota bene adalah pihak yang menjalankan dan mengelola faktor-faktor produksi sekaligus merupakan tujuan dari kegiatan produksi itu sendiri.
Rivai; Keberadaan Manajemen Sumber Daya Manusia sangat penting bagi perusahaan dalam mengelola, mengatur, mengurus, dan menggunakan SDM sehingga dapat berfungsi secara produktif, efektif, dan efisien untuk mencapai tujuan perusahaan. Kegagalan perusahaan dalam mengelola SDM-nya dapat mengakibatkan perusahaan gagal dalam mencapai sasaran dan tujuannya.
Contoh; ketidakpedulian perusahaan komputer Apple terhdap SDMnya telah membawa kepada kejatuhan perusahaan tersebut pada pertengahan tahun 10980-an.Menurut Pfeffer; dalam menghadapi tantangan dari para pesaingnya yang semakin meningkat pada pertengahan tahun 1980-an, perusahaan Apple Computer juga melakukan tindakan merumahkan banyak karyawan yang sangat berbakat dan langka, sehingga menyebabkan jatuhnya kemampuan bersaing Apple Computer akibat tidak adanya inovasi.

Definisi MSDM adalah pendekatan stratejik dan koheren untuk mengelola aset paling berharga milik organisasi yaitu orang-orang yang bekerja di dalam organisasi, baik secara individual ataupun kolektif, dalam rangka memberikan sumbangan untuk mencapai sasaran organisasi. Untuk mempermudah dalam mencerna makna definisi MSDM, pertama-tama kita dapat mulai dengan mendefinisikan istilah Manajemen.
Manajemen pada umumnya didefinisikan sebagai suatu proses pencapaian sasaran melalui pihak lain. Stoner; istilah manajemen umumnya didefinisikan dalam empat fungsi spesifik dari manajer, yaitu merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengendalikan.  Dengan kata lain, kita dapat mengatakan bahwa manajemen merupakan proses membuat perencanaan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengendalikan berbagai usaha dan semua sumber daya, termasuk sumber daya manusia, untuk mencapai sasaran dan tujuan organisasi.
Flippo; Manajemen adalah pihak yang mempergunakan wewenang dan kepemimpinan atas pihak lain. Lantas pertanyaannya adalah kewenangan dan kepemimpinan dalam hal apa yang dipergunakan  oleh manajemen SDM? Mengenai hal ini terdapat berbagai pendapat dari para hali, tetapi secara umum kewenangan dan kepemimpinan MSDM adalah dalam hal pengadaan tenaga kerja, pengembangan karyawan, pemberian kompensasi, pemeliharaaan karyawan, dan pemutusan hubungan kerja.
Berdasarkan pengertian ini, kita dapat merumuskan pengertian manajemen sumber daya manusia secara lengkap sebagai berikut; Manajemen Sumber Daya Manusia adalah proses merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengendalikan seluruh kegiatan pengadaan tenaga kerja, pengembangan karyawan, pemberian kompensasi, pemeliharaan karyawan, dan pemutusan hubungan kerja berdasarkan ketentuan dan perunadngan yang berlaku untuk mencapai sasaran dan tujuan individu karyawan, perusahaan, dan masyarakat.

Sebenarnya masih banyak definisis-definisi MSDM lain disamping apa yang telah kita bahas tadi meskipun secara prinsip tidak jauh berbeda. Sebagai contoh, berikut adalah beberapa definisi MSDM dari beberapa pakar MSDM.

Mondy, Noe, dan Premeaux; secara sederhana mendefinsikan MSDM sebagai pemanfaatan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan organisasional.
Anthony, Kacmar, dan Perrewe; memberikan pemahaman MSDM sebagai bermacam-macam tugas berkaitan dengan usaha untuk memiliki, melatih, mengembangkan, memotivasi, mengorganisasi, dan memelihara karyawan perusahaan.
Cascio; setiap manajer yang bertanggungjawab terhadap sumber daya manusia harus memperhatikan lima kativitas yang berkaitan dengan pengangkatan staf, usaha untuk mempertahankan karyawan, pengembangan karyawan, usaha untuk menjaga ketaatan dan ketertiban karyawan, serta usaha untuk meningkatkan kemampuan organisasi.

Dengan memperhatikan ketiga pendapat ahli tentang pengertian MSDM diatas, bahw atidak ada perbedaan yang prinsipil antara definisi MSDM dari ketiga pakar di atas dengan definisi MSDM yang telah disampaikan sebelumnya.

3. Pengertian MSDM Pelayanan Publik (Public Service)
Sebelumnya telah mendefinisikan MSDM dalam konteks organisasi bisnis (orientasi laba). Pertanyaaan selanjutnya adalah, bagaimana pengertian MSDM dalam konteks organisasi non profit atau pelayanan publik (public service), seperti organisasi pemerintah? Dalam konteks organisasi non profit. Pengertian MSDM pada prinsipnya tidak berbeda dengan pengertian MSDM dalam konteks perusahaan bisnis.
Berman; MSDM berkaitan dengan pengembangan kebijakan pemanfaatan SDM dalam organisasi secara efektif. Dengan kata lain, seluruh keputusan yang mempengaruhi hubungan antara individu dan organisasi dapat dipandang sebagai dimensi MSDM. Sasaran psikologis dan produktivitas sangat penting pada hubungan individu dalam organisasi tersebut, artinya performa pekerjaan harus memiliki nilai, baik bagi individu karyawan maupun bagi organisasi.