Tampilkan postingan dengan label ilmu sosial dan budaya dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu sosial dan budaya dasar. Tampilkan semua postingan

DISKUSI 8 TUTORIAL ONLINE ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR ( MKDU4109 )

 

DISKUSI 8 :

 

Modernisasi mengandung unsur: 

1) perubahan yangbergerak maju secara linier,

2) adanya pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan,

3) didukung dengan adanya perkembangan teknologi di berbagai kehidupan manusia, serta

4) mempengaruhi pola pikir dan perilaku manusia yang berusaha mengejar kehidupan yang lebih maju dan modern.

 

Mengacu pada unsur-unsur modernisasi tersebut, menurut Anda apakah masyarakat Indonesia sudah dapat dikatakan sebagai masyarakat modern?

Selamat berdiskusi.

 

 

PENDAPAT DISKUSI :

Secara umum dapat dikatakan iya, masyarakat Indonesia dapat dikatakan sebagai masyarakat modern. Hari ini masyarakat Indonesia rata-rata memiliki profesi yang variatif, tidak hanya sebagai petani atau nelayan. Oleh sebab itu masyarakat Indonesia secara umum sudah bisa dikategorikan sebagai masyarakat modern.

 

Masyarakat modern tidak bisa dipisahkan dari perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan. Kehidupannya pun sudah lebih terarah atau tertata ke masa kini, contohnya penggunaan smartphone sebagai alat komunikasi, penggunaan kipas angin sebagai pendingin ruangan, penggunaan komputer untuk belajar dan bekerja, dan lain-lain. Masyarakat modern merupakan golongan masyarakat yang orientasi hidup dan nilai budayanya lebih terarah di masa kini. Masyarakat modern juga dapat diartikan sebagai bentuk transformasi dari masyarakat tradisional menjadi masyarakat yang lebih maju dalam bidang teknologi, ilmu pengetahuan, serta cara berpikirnya. Dilihat dari perbedaan cara berpikirnya, masyarakat modern identik dengan negara maju karena lebih berpikir rasional. Sedangkan masyarakat tradisional sering dikaitkan dengan negara miskin karena cara berpikirnya masih sering irrasional.

 

Ciri-ciri masyarakat modern mengutip dari situs Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), salah satu ciri masyarakat modern adalah memberi apresiasi atas peran individu atau kelompok dalam kehidupan bermasyarakat. Contohnya memberi penghargaan ketika berhasil melakukan sesuatu, dan lain sebagainya. Namun, hal ini bukan menjadi patokan yang pasti tentang ciri masyarakat modern. Karena dalam masyarakat tradisional pun, apresiasi juga sering diberikan kepada mereka yang berjasa.

 

Dilansir dari Study Lecture Notes, berikut delapan ciri-ciri masyarakat modern :

1. Sektor industri dan teknologi berkembang sangat pesat ciri masyarakat modern yang paling utama dan mudah ditemui ialah perkembangan dalam sektor industri dan teknologi. Masyarakat modern sering mengembangkan atau memunculkan berbagai inovasi untuk mempermudah kehidupannya. Contohnya penggunaan robot untuk meningkatkan efektivitas kerja, penggunaan mesin canggih untuk produksi barang, dan lain-lain.

2. Adanya urbanisasi, merupakan perpindahan penduduk dari desa ke kota. Dalam masyarakat modern banyak orang yang melakukan urbanisasi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dan pendidikannya. Contohnya melakukan urbanisasi untuk bersekolah dan bekerja di ibu kota, dan lain-lain. Urbanisasi hampir selalu terjadi dalam kehidupan masyarakat saat ini.

3. Pekerjaannya tidak bergantung pada alam dan bersifat heterogen mata pencaharian. Masyarakat modern tidak hanya berasal dari satu sektor saja, melainkan juga dari banyak sektor lainnya. Selain itu masyarakat modern sudah tidak lagi bergantung langsung pada alam, yang mana hal ini masih dijalani oleh masyarakat tradisional. Contohnya masyarakat tradisional bercocok tanam untuk kebutuhan konsumsinya, masyarakat modern mengolah bahan pangan (seperti beras, daging, susu) untuk kebutuhan konsumsinya. Contoh lainnya masyarakat modern banyak yang bekerja di perkantoran, industri, bidang pendidikan, transportasi, dan lain-lain.

4. Peluang atau kesempatan kerjanya lebih tinggi, masyarakat modern sangat mengutamakan hasil yang maksimal dan serba cepat. Tentunya dengan tenaga kerja yang banyak, hasilnya akan lebih cepat dan maksimal. Sehingga peluang kerjanya dapat terbuka lebih lebar dan juga mempengaruhi adanya urbanisasi. Contohnya dalam bidang industri pangan, banyak tenaga manusia dibutuhkan untuk mengelola mesin, mengemas produk, dan lain sebagainya.

5. Adanya stratifikasi sosial dalam masyarakat modern, stratifikasi sosial atau pembagian kelas sosial berdasarkan ekonomi terlihat dengan jelas. Pembagian kelas sosial ini memperlihatkan dengan jelas adanya kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin. Contohnya dari segi pemukiman, penghasilan, gaya berpakaian, penggunaan alat komunikasi, dan lain-lain.

6. Tersedianya fasilitas perkotaan yang memadai, Masyarakat modern identik dengan negara maju.Salah satu indikatornya dapat dilihat dari fasilitas perkotaan yang memadai. Semakin canggih fasilitasnya, maka bisa dikatakan jika masyarakatnya semakin maju. Contohnya tersedianya halte bus, jaringan internet, sistem pembuangan limbah, pelabuhan, bandara, jalan raya, rumah sakit, sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, dan lain-lain.

7. Bersikaf Individualistis, Sikap individualistis sangat melekat pada masyarakat modern. Sebaliknya sikap kolektif masih melekat erat pada masyarakat tradisional. Alasannya karena masyarakat modern lebih banyak mementingkan kepentingannya sendiri dibanding kepentingan umum. Contohnya kurang menjalin komunikasi dengan orang sekitarnya, tidak perduli terhadap orang lain, menganggap jika pendapatnya harus selalu didengar dan dituruti.

8. Masyarakat gerak mobilitas yang tinggi, Tingkat pendidikan yang lebih baik, adanya industrialisasi serta terbukanya peluang kerja yang luas membuat gerak mobilitas pada masyarakat modern lebih tinggi. Artinya masyarakat suka atau sering berganti pekerjaan, berpindah tempat tinggal ataupun daerah. Contohnya pengangguran mendapat pekerjaan, pindah ke pekerjaan yang dirasa lebih baik,  berpindah tempat tinggal ke lokasi yang dianggap lebih aman atau nyaman, dan lain-lain.

 

 

SUMBER REFERENSI :

BMP MKDU 4109; ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR; HERTATI SUANDI, UNIVERSITAS TERBUKA; 2021

https://www.qureta.com/post/sudah-modernkah-otak-masyarakat-indonesia

https://ardra.biz/ciri-ciri-masyarakat-modern-di-indonesia/

https://www.kompas.com/skola/read/2021/03/23/131347369/ciri-ciri-masyarakat-modern?page=all


TUGAS 3 TUTORIAL ONLINE ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR ( MKDU4109 )

 

TUGAS 3 :

Untuk memperdalam pemahaman anda mengenai materi Hakikat dan Makna IPTEKS bagi manusia kerjakanlah tugas berikut ini!

Ilmu pengetahuan, teknologi dan sains sejak abad 15-an menjadi bidang yang focus dikembangkan oleh para ilmuwan. Tujuannya antara lain untuk menggali potensi dan pemanfaatan alam sekitar guna kelangsungan hidup umat manusia. Penggalian potensi alam sekitar oleh beberapa manusia yang kemudian dimanfaatkan untuk umatnya telah membawa perubahan. Banyak perubahan yang diakibatkan oleh perkembangan ipteks.

Berikan analisis kritis Anda tentang perkembangan IPTEKS dalam bidang sosial budaya serta dampak positif dan negatif yang ditimbulkannya!

Berikan contoh kasusnya dari dampak positif dan negatif!

Tambahkan sumber referensinya!

 

 

PENDAPAT DISKUSI :

 

PERKEMBANGAN IPTEK DALAM BIDANG SOSIAL BUDAYA :

Pengertian dari IPTEK sendiri adalah sumber informasi yang mampu menambah wawasan dan kemampuan di bidang teknologi. Dimana, kemajuan IPTEK yang telah dicapai saat ini memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan manusia.

 

Namun, sejalan dengan hukum alam setiap hal, suatu perubahan pasti akan membawa efek samping tertentu bagi setiap pihak yang terlibat dalam siklusnya. Nah, sebenarnya apa saja dampak positif maupun negatif dari pesatnya kemajuan IPTEK tersebut bagi negara Indonesia baik dari aspek politik, ekonomi, sosial budaya, maupun hukum.

 

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan secara turun temurun, dari generasi ke generasi. Budaya sendiri terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Budaya dapat berwujud 3 hal; yaitu ide atau gagasan, tingkah laku atau tindakan, dan benda atau barang yang dihasilkan oleh manusia.

 

Secara keseluruhan, IPTEK sebenarnya bermanfaat bagi kita, hanya saja kita sebagai pengguna harus mampu mengatur dan membatasi diri sendiri sehingga kita tetap melestarikan budaya kita sendiri. Kita sebagai masyarakat harus selektif dan kritis terhadap perkembangan IPTEK yang makinpesat. 

 

Selainitu, diharapkan sebuah negara dalam ketahanan ekonominya tidak terlalu bergantung kepada badan-badan multilateral tetapi lebih memperkuat produksi domestik dengan menggunakan bahan baku dalam negeri dan berorientasi kepada rakyat.

 

PENGARUH POSITIF KEMAJUAN IPTEK DALAM ASPEK SOSIAL BUDAYA :

1. Dapat memperluas pengetahuan kita tentang budaya di luar negeri. 

2. Teknologi negara kita juga dapat semakin maju dan berkembang.

3. Negara-negara tetangga juga dapat mengenali budaya- budaya yang ada di Indonesia.

4. Munculnya internet dan gadget yang canggih telah mempermudah seseorang memperoleh informasi dari manapun dan kapan pun. Ini juga berperan dalam peningkatan efisiensi dalam aktifitas sehari-hari.

 

 

PENGARUH NEGATIF KEMAJUAN IPTEK DALAM ASPEK SOSIAL BUDAYA :

1. Budaya Indonesia dapat diklaim oleh negara lain. Contohnya adalah sudah beberapa kali negara Malaysia mengaku budaya yang adadi Indonesia sebagai milliknya.

2. Merubah budaya negara tersebut dan kehilangan jati diri budaya. Contoh konkretnya adalah banyak radio atau media lainnya yang lebihsering memutar lagu-lagu Barat daripada lagu dalam negeri, bahkan lagu tradisional.

3. Para generasi muda mulai tidak menyukai budaya dalam negeri, yang bisa berdampak punahnya budayasendiri.

4. Hilangnya semangat nasionalisme karena terus-menerus terpapar oleh budaya luar hingga tidak melestarikan budaya sendiri.

5. Dapat memunculkan sifat hedonisme maupun gaya hidup konsumtif dan individualisme. Hal ini tentu saja memicu adanya kesenjangan sosial jika seseorang tidak mampu menerima pengaruh IPTEK dengan baik.

6. Selain itu, ada kekhawatiran akan lunturnya nilai-nilai sosial dan keagamaan. Dimana kemajuan teknologi kadang bisa membuat seseorang melupakan hubungan dengan orang lain dan melanggar norma agama contohnya mencuri dengan cara hacking ke suatu lembaga keuangan dan sebagainya.

 

Sumber Menjawab :

- BMP MKDU4109; ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR; Hertati Suandi; Universitas Terbuka; 2021


DISKUSI 7 TUTORIAL ONLINE ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR ( MKDU4109 )

 

DISKUSI 7 :

 

Ibarat keping uang logam yang memiliki dua sisi yang berbeda, dampak ilmu pengetahuan dan teknologi juga dapat dilihat dari dua sisi yang berbeda. Seperti kita ketahui, teknologi lahir karena adanya kebutuhan manusia untuk mempermudah segala aktivitas dan kegiatannya. Akan tetapi bukan berarti kecanggihan teknologi itu selalu mendatangkan manfaat dan dampak positif saja bagi kehidupan manusia. Tidak sedikit yang justru merugikan manusia jika tidak digunakan dengan tepat. Sehingga dalam pembahasan tentang dampak negatif ini, Anda harus melihat dengan lebih peka mana yang disengaja berdampak negatif dan mana yang tidak disengaja berdampak negatif atau memang efek samping (tidak dapat dihindari) dari teknologi itu sendiri.

Diskusikan mengenai beberapa hal berikut ini:

1.   Jelaskan studi kasus dari penyimpangan penggunaan IPTEKS yang Anda ketahui

2.   Jelaskan solusi yang diberikan untuk mencegah atau mengurangi dampak dari penyimpangannya.

Tambahkan sumber referensinya 

Selamat berdiskusi

 

 

PENDAPAT DISKUSI :

1.    Jelaskan studi kasus dari penyimpangan penggunaan IPTEKS yang Anda ketahui

 

" PELANGGARAN TERKAIT PERBANKAN “

 

Polda Metro Jaya melalui Kasat Cyber Crime Ajun Komisaris Besar Winston Tommy Watuliu berhasil meringkus dua pelaku kejahatan cyber crime kasus pembobolan kartu kredit secara online milik perusahaan di luarnegeri. Dua Hacker berhasil menerobos sistem perbankan perusahaan asing, seperti Capital One USA, Cash Bank USA dan GT Morgan Bank USA,  kemudian membobol kartu kredit milik perusahaan ternama tersebut.

 

Setelah berhasil kedua pelaku tersebut menggunakan kartu kreditnya untuk membeli tiket pesawat Air Asia lalu tiket tersebut dijual pelaku dengan harga yang sanga tmurah. Tidak tanggung-tanggung untuk menarik pembeli mereka sengaja memasang iklan seperti di situs weeding.com dan kaskus. Dan hebatnya lagi dari pengakuan kedua hacker tersebut mereka mempelajari teknik bobol credit card ini secara otodidak.

 

Tapi sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatu hjuga, begitulah kisah dua cracker tanah air kita, setelah berhasil membobol kartu kredit dari Ricop yaitu perusahaan yang memproduksi anggur di san francisco mereka berhasil ditangkap oleh Polda Metro Jaya ditempat terpisah, di Jakarta dan Malang. Dari tangan mereka berhasil diamankan barang bukti seperti laptop, dua Balck Berry, modem, komputer, buku tabungan BCA dan daftar perusahaan yang akan menjadi target pembobolan.

 

Sumber: https://binus.ac.id/character-building/2021/02/beberapa-kasus-penyalahgunaan-iptek-yang-pernah-terjadi-di-indonesia/ 

 

2.     Jelaskan solusi yang diberikan untuk mencegah atau mengurangi dampak dari penyimpangannya.

 

Solusi yang dapat diberikan ialah peran aktif pemerintah dalam meng-edukasi penggunaan teknologi yang baik danbenar serta sanksi-sanksi akibat penyalahgunaan teknologi kepada masyarakat. Peran sekolah atau intansi pendidikan sangat penting dalam hal ini.

 

Pemerintah sebagai pembuat UU, telah membuat UU ITE sebagai sanksi kepada pelanggar teknologi. Jika pemerintah sudah meciptakan UU ITE dimana pelaku pelanggaran teknologi dihukum dengan hukuman yang berat, maka seharusnya menimbulkan efek jera bagi pelakunya. Tetapi hal yang terjadi justru sebaliknya, yaitu semakin marak pelaku pelanggaran teknologi dan ilmu pengetahuan. Hal ini disebabkan kurangnya kualitas dalam diri seseorang.

 

Perkembangan teknologi harus sejalan dengan meningkatnya mutu sumber daya manusia dan keimanan seseorang. Orang yang membuat pelanggaran cenderung sedang berada jauh dari jalan Tuhan dan tidak ada rasa takut kepada Tuhan. Jika kecerdasan diikuti peningktan iman dan taqwa maka tidak akan ada pelanggaran atau pun penyimpangan. Dalam hal ini keluarga atau peran aktif masyarakat juga diperlukan dalam pembentukan karakter dan keimaanan seseorang. Saya lebih menyarankan peran keluarga sejak dini untuk mencegah tumbuhnya bibit kejahatan dalam diri seseorang.

 

SUMBER REFERENSI :

BMP MKDU 4109; ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR; HERTATI SUANDI, UNIVERSITAS TERBUKA; 2021

https://binus.ac.id/character-building/2021/02/beberapa-kasus-penyalahgunaan-iptek-yang-pernah-terjadi-di-indonesia/ 


DISKUSI 6 TUTORIAL ONLINE ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR ( MKDU4109 )

 

DISKUSI 6 :

 

Menurut Bikhu Parekh, multikultural adalah kesepakatan yang telah dibuat oleh masyarakat yang didasari atas rasa persatuan dengan mengesampingkan perbedaan, seperti perbedaan agama, politik, budaya, etnis dan perbedaan yang lainnya. Namun di Indonesia tidak jarang terjadi permasalahan mengenai keberagaman.

1.   Jelaskan Argumen Anda contoh-contoh kasus multikultural apa saja yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

2.   Perkuat Argumen Anda dengan sumber referensi yang valid.

3.   Mohon tidak copy paste jawaban dari teman sebelumnya 

Selamat berdiskusi.

 

 

PENYELESAIAN :

Masyarakat multikultral adalah sebuah fakta. Fakta semakin bercmpur baurnya penduduk yang mampu memberikan tekanan pada sistem pemrintahan, pendidikan, dan ekonomi yang telah mapan untuk berubah. Penduduk hidup dalam kedekatan dan berinterksi etnik dan bahasa. Karena itu kita percaya bahwa semua orang terlahir berbeda-beda dengan keunikan masing – maisng. Namun perbedaan dalam kebudayaan, sumberdaya, dan harapan – harapan ini pula yang melahirkan ketidakpuasan dan konflik sosial. Dan ketika perbedaan nasionalis, etnis, dan ras muncul bersama dengan perbedaan agama, posisi sosial dan eknomi, maka potensi untuk berbenturan semakin besar.

Contoh kasus yang terjadi adalah saling menghina ajaran agama lain di media online. Dalam dunia nyata memang tidak begitu nampak permasalahan antar saling menghina agama, tetapi begitu berseancar di dunia maya akan banyak menemukan hal – hal yang demikian, banyak dijumpai di grup-grup facebook, twitter dan media sosial lainnya.

Aksi saling hujat, mengutuk, pencemaran nama baik, penistaan terhadap pihak lain juga ditemukan dalam moment-moment kampanye (black campagne). Masing-masing pihak merasa paling benar dan mengutuk kebijakan pihak lain.

Perbuatan menghina ajaran agama lain dan aksi saling hujat, jelas sangat bertentangan dengan multikulturalisme dan sangat membuat pengguna lain tidak nayaman melihatnya sebab setiap pertanyaan dan komentar yang diposting akan muncul dihalaman situs. Bahkan memprovokasi dan menyebarkan kebencian terhadap agama dan pihak lain. Seharusnya sebagai masyarakat Indoneisa mengerti bahwa negara kita ini multikulturalisme dan saling toleransi, bahkan sudah tertera pada pancasila sila pertama “Ketuhan Yang Maha Esa”.

Agar media sosial tidak berujung pada aksi anarkis dan pelanggaran maka diperlukan pengetahuan serta moral yang baik dengan tidak menggunakan kalimat atau kata-kata yang mengandung unsur pencemaran nama baik seperti menghujat, menghina, melecehkan, atau pun mencaci maki pihak lain, menghindari provokasi pihak-pihak yang bertendensi negatif, mengupload poster atau foto-foto yang berisi gambar dan tulisan yang tidak edukatif.

 

SUMBER REFERENSI :

BMP MKDU 4109; ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR; HERTATI SUANDI, UNIVERSITAS TERBUKA; 2021

https://books.google.co.id/books? id=ePuTmtNts6gC&pg=PR7&dq=multikulturalisme&hl=id&sa=X&ved= 0ahUKEwjG3q6P-#v=onepage&q=multikulturalisme&f=false - http://jmi.ipsk.lipi.go.id/index.php/jmiipsk/article/view/735/510


MODUL SEMESTER SATU

More »

MODUL SEMESTER DUA

More »

MODUL SEMESTER TIGA

More »

MODUL SEMESTER EMPAT

More »

MODUL SEMESTER LIMA

More »

MODUL SEMESTER ENAM

More »

MODUL SEMESTER TUJUH

More »

MODUL SEMESTER DELAPAN

More »

ILMU ADMINISTRASI BISNIS

More »

PROFESI ADVOKAT

More »

SEMESTER SATU ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER DUA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER TIGA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER EMPAT ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER LIMA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER ENAM ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER TUJUH ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER DELAPAN ADMINISTRASI BISNIS

More »

NGOMPOL

More »

OPINI

More »