Tampilkan postingan dengan label Perilaku Organisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perilaku Organisasi. Tampilkan semua postingan

LATIHAN SOAL UAS PERILAKU ORGANISASI ADPU4431

 


1 Khansa adalah seorang dosen di Universitas terkemuka di Kota Bandung, selain dosen ia pun aktif di beberapa asosiasi profesi, organisasi keperempuanan dan termasuk tim peneliti. Aktivitasnya sangat padat sehingga dalam satu hari, ia bisa mempunyai agenda lebih dari tiga agenda. Khansa sudah tidak asing lagi di kalangan dosen, mahasiswa bahkan civitas akademik lainnya seperti tendik (tenaga kependidikan). Hebatnya lagi, Khansa dikenal sebagai seorang yang cukup profesional dalam pekerjaan dan aktivitas lainnya maka tidak heran prestasi yang dia miliki cukup banyak baik dari prestasi akademis, profesi dan juga aktif di beberapa pengabdian masyarakat. Selain itu, Khansa sering menjadi pembicara dan diundang oleh beberapa perusahaan dan pemeritah untuk menjadi tim ahli di beberapa kajian. 

Pertanyaan: 
Dalam interaksi sosial seseorang memerlukan fungsi peran untuk dapat mengantisipasi perilaku orang lain. Peranan yang dimiliki berpengaruh pada perilaku, coba saudara analisa sosok Khansa yang memiliki peran dengan posisi yang sangat banyak namun tidak menimbulkan ketidakpuasan dan menurunnya keikatan/ komitmen terhadap kedudukan, profesi dan statusnya! 

(Petunjuk: 
 Mengemukakan pengertian peran menurut para ahli 
 Menganalisa peranan yang dimiliki Khansa dalam menjalankan aktivitasnya dan hal apa saja yang mempengaruhi peranan bisa dimainkan dengan baik).

2 Mengahadapi persaingan yang ketat dan tantangan global oleh adanya kemajuan-kemajuan teknologi komunikasi, transportasi dan perjanjian-perjanjian yang bersifat global. Mau tidak mau setiap organisasi harus adaptif mengantisipasi perubahan yang terjadi oleh perubahan lingkungan eksternal tersebut. 

Pertanyaan: 
Perusahaan XX merupakan perusahaan yang sudah lama berdiri, di Indonesia perusahaan tersebut cukup sohor bahkan cabangnya pun ada dimana-mana. Era Pandemi berpengaruh terhadap aktivitas apapun termasuk aktivitas perekonomian. Perusahaan XX bergerak di pengadaan barang dan jasa dan sudah sering menjadi pemenang tender baik proyek swasta maupun pemerintah. Adanya pandemi berpengaruh pada perjanjian-perjanjian yang dibuat harus berubah, baik dari pengunduran agenda pekerjaan bahkan ada pekerjaan yang gagal dilaksanakan. Perusahaan XX ini saat ini masih menjadi perusahaan yang cukup stabil meski dihadapkan dengan pandemi yang cukup lama, coba saudara analisa strategi perusahaan tersebut! 

(Petunjuk: 
 Menjelaskan gaya kepemimpinan MBWA 
 Menguraikan ciri-ciri organisasi unggul 
 Menganalisa perusahaan XX dalam membangun strategi untuk tetap stabil meski dihadapkan dengan pandemi yang cukup lama)


3 Hubungan manusiawi dan komunikasi tidak dapat dipisahkan. Tanpa pernaikan komunikasi, maka kita dapat memperbaiki hubungan insani. Kemampuan berkomunikasi sangat penting bagi manajer, oleh karena salah satu fungsi utama pimpinan adalah berkomunikasi. 

Pertanyaan: 
Adanya pandemi covid 19 berdampak pada pola kerja perusahaan, pola kerja baru seperti WFH dan WFO terpaksa dilakukan oleh perusahaan untuk memutus penyebaran virus covid 19. Optimalisasi pekerjaan dilakukan dengan transformasi digital, bagi perusahaan Whiliguna pandemi menjadi ancaman dan tantangan tersendiri. Transformasi digital dalam melakukan komunikasi dengan rekan kerja menjadi kurang optimal dan berdampak pada pekerjaan banyak tertunda. Adapun alasan yang menonjol perusahaan Whiliguna adalah sarana dan prasaran yang menunjang sebagai dukungan organisasi belum cukup baik secara kualitas dan masih sangat terbatas. Coba saudara analisa strategi komunikasi apa yang perlu dilakukan dalam optimalisasi pekerjaan di perusahaan Whiliguna! 

(Petunjuk: 
 Menjelaskan pemahaman terkait komunikasi 
 Menganalisa strategi komunikasi yang relevan dalam upaya optimalisasi pekerjaan perusahaan Whiliguna)


4 Salah satu peristiwa yang akhirnya memunculkan arti penting dinamika kelompok, adalah hasil penelitian Elton Mayo, dkk. tahun 1920-an dan 1930-an di Hawthorne. Dalam penelitiannya, Elton Mayo menunjukkan bahwa para karyawan cenderung membentuk kelompok informal yang dapat mempengaruhi kepuasan dan keefektifan kerja. Organisasi dibentuk untuk maksud dan tujuan tertentu. Agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan organisasi mempunyai beberapa persyaratan yang didasarkan kepada usaha mencapai tujuan tersebut. 

Pertanyaan: 
Saat ini banyak kelompok yang dibentuk merupakan hasil dari kegiatan pemerintah atau swasta dalam penyampaian bantuan sosial. Kondisi seperti ini apabila kegiatan telah berakhir, kelompok tidak dapat mempertahankan para anggotanya dan tidak dapat memfasilitasi kebutuhan anggotanya, dan pada akhirnya kelompok yang dibentuk tersebut akan berakhir. Hal ini tidak akan terjadi apabila kelompok memiliki dinamika yang tinggi. Rendahnya kepercayaan dari masingmasing anggota mengenai pentingnya keberadaan sebuah kelompok dalam masyarakat menjadi masalah utama di dalam kelompok penerima CSR PLN ini. Kelompok ini termasuk ke dalam kelompok pemula yang masih memerlukan perhatian dan pembinaan lebih lanjut, baik dari perusahaan, maupun pihak luar agar kelompok ini tetap berdiri. Oleh karena itu kelompok ini harus memiliki kedinamisan yang tinggi agar tujuan kelompok yang dibuat bersama dapat tercapai dan dijadikan sebuah komitmen, kelompok tetap berfungsi dengan baik sehingga terjadi perubahan perilaku anggota ke arah yang lebih baik salah satunya adalah meningkatnya kesejahteraan anggota dan masyarakat sekitar. 

Sumber: https://jurnal.ipb.ac.id/index.php/jupe/article/view/10578/8192 

Coba saudara analisa peran anggota kelompok penerima CSR PLN dalam menciptakan kedinamisan yang tinggi sehingga tujuan kelompok tercapai! 

(Petunjuk: 
 Memberikan penjelasan tujuan yang ingin dicapai dalam setiap interaksi di dalam dinamika kelompok 
 Menguraikan peran fungsional bagi anggota kelompok atau tim 
 Mengemukakan pandangan terkait peran anggota kelompok

Diskusi 8 Tutorial Online Perilaku Organisasi (ADPU 4431)

 


DISKUSI  8 :

Forum ini akan membahas dan mendiskusikan hal terkait metode evaluasi kinerja.

Salah satu tugas terpenting seorang manajer adalah menentukan metode evaluasi kinerja. Menurut pandangan Saudara, metode evaluasi kinerja yang bagaimana yang cocok diterapkan pada organisasi publik di Indonesia.

DISKUSIKAN

Bagaimana evaluasi kinerja organisasi publik di Indonesia dilakukan

Jangan lupa menggunakan konsep/teori ya. tk.

 

PENDAPAT DISKUSI :

Metode evaluasi kinerja yang cocok diterapkan pada organisasi publik di Indonesia adalah metode Management By Objectives (MBO) atau Manajemen Berdasarkan Sasaran (MBS).

MBO/MBS adalah salah satu pendekatan evaluasi yang proaktif dan tidak memihak. Selain itu MBO juga merupakan salah satu teknik motivasi yang menyeluruh, dan adalah salah satu program perubahan dan pengembangan keorganisasian.

MBO memusatkan perhatian pada hasil yang dicapai karyawan. Proses ini melibatkan seluruh karyawan dan karyawan mempunyai tanggung jawab dibidangnya untuk mencapai tujuan organisasi.

Evaluasi Kinerja Organisasi ini dilakukan melalui  4 (empat) tahapan yaitu :

1.  Perencanaan Tujuan

2.  Bekerja kearah pencapaian tujuan

3.  Manajer dan karyawan bertemu pada waktu tertentu

4.  Tujuan-tujuan baru direncanakan, tujuan lanjut disesuaikan dan diperteguh

 

Sumber :

BMP ADPU4431; Perilaku Organisasi; Muharto Toha - Darmanto; Universitas Terbuka

Diskusi 7 Tutorial Online Perilaku Organisasi (ADPU 4431)

 


DISKUSI 7 :

Forum ini akan membahas dan mendiskusikan hal terkait dinamika kelompok.

Dalam organisasi, konflik adalah sesuatu yang sering terjadi. Diskusikan bagaimana  para manajer mengelola konflik dalam organisasinya?  

Diskusikan dengan kawan kawan Anda. Jangan pula menggunakan konsep dan teori yang sesuai.

 

PENDAPAT DISKUSI :

Konflik biasanya muncul karena adanya ketidaksepakatan atas tujuan yang perlu dicapai atau metode yang digunakan. Konflik didalam organisasi manapun tidak dapat dihindari, karena adanya pelbagai interes pribadi maupun kelompok.

Dalam organisasi konflik ini dapat berwujud dalam ketidakcocokan tujuan, perbedaan dalam penafsiran fakta, ketidak sepakatan yang didasarkan pada pengharapan perilaku, dan lain-lain.

Bagi Manajer dalam menangani konflik dalam organisasinya yaitu dengan dapat mengurangi kerugian sekaligus juga dapat memetik keuntungan dari konflik tersebut.

Beberapa keuntungan memahami dan mengatasi konflik :

1. Dapat mencari pendekatan baru yang dapat memberikan hasil yang terbaik

2. Masalah yang semula tersembunyi dapat diangkat ke permukaan untuk diselesaikan.

3. Pemahaman yang lebih baik antara pihak yang terlibat dapat dikembangkan.

 

Sedangkan beberapa kerugian adanya konflik, adalah :

1. Kerjasama antara anggota tim atau kelompok menjadi rusak

2. Muncul ketidak percayaan diantara anggota yang seharusnya bekerjasama

3. Bagi mereka yang dikalahkan akan menderita citra diri yang jelek dan motivasi kerjanya akan menurun.

 

Sumber :

BMP ADPU4431; Perilaku Organisasi; Muharto Toha - Darmanto; Universitas Terbuka

MODUL SEMESTER SATU

More »

MODUL SEMESTER DUA

More »

MODUL SEMESTER TIGA

More »

MODUL SEMESTER EMPAT

More »

MODUL SEMESTER LIMA

More »

MODUL SEMESTER ENAM

More »

MODUL SEMESTER TUJUH

More »

MODUL SEMESTER DELAPAN

More »

ILMU ADMINISTRASI BISNIS

More »

PROFESI ADVOKAT

More »

SEMESTER SATU ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER DUA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER TIGA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER EMPAT ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER LIMA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER ENAM ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER TUJUH ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER DELAPAN ADMINISTRASI BISNIS

More »

NGOMPOL

More »

OPINI

More »