Tampilkan postingan dengan label DISKUSI 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DISKUSI 1. Tampilkan semua postingan

DISKUSI 1 ADMINISTRASI PERPAJAKAN (ADBI4330)

 

DISKUSI 1 :

Menurut pendapat Anda, apa tantangan terbesar dalam sistem perpajakan di negara kita?

Silakan diskusikan dengan teman Anda.


PENDAPAT DISKUSI :

Tantangan terbesar dalam sistem perpajakan di negara kita mungkin adalah tingkat kepatuhan pajak yang rendah. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kompleksitas aturan pajak, kurangnya kesadaran akan kewajiban pajak, dan kurangnya penegakan hukum yang efektif terhadap pelanggaran pajak.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS),  tingkat kepatuhan pajak di negara kita masih perlu ditingkatkan. Faktor-faktor seperti rendahnya literasi pajak di kalangan masyarakat, praktik penghindaran pajak, dan kurangnya transparansi dalam pelaporan pajak menjadi tantangan utama yang perlu diatasi.

 

 

SUMBER BERPENDAPAT :

Wahyuningsih dkk, Tiesnawati, November 2023, Administrasi Perpajakan, Jakarta, Universitas Terbuka.


DISKUSI 1 PSIKOLOGI INDUSTRI (ADBI4410)

 


DISKUSI 1 :

Manajemen Sumber Daya Manusia dan perilaku organisasi membahas tentang perilaku manusia di dunia kerja, sebagaimana Psikologi Industri dan Organisasi. Menurut anda, apa yang membedakan Psikologi Industri dan Organisasi dengan MK lainnya diatas serta Mengapa kita perlu mempelajari Psikologi Industri dan Organisasi?


PENDAPAT DISKUSI :

Sebelum kita membahas perbedaan dari Psikologi Industri dan Organisasi (PIO) dengan Mata Kuliah Lain dalam hal ini Managemen Sumber Daya Manusia, mari kita bahas mulai dari defenisi masing-masingnya.

Psikologi Industri dan Organisasi merupakan satu keseluruhan pengetahuan (a body knowledge) yang berisi fakta, aturan dan prinsip-prinsip tentang perilaku manusia pada pekerjaan.

Sementara itu Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktivitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Prinsip-prinsip psikologi belajar dan social yang berguna membentuk kelompok-kelompok kerja yang lebih produktif dalam mengelola frustasi, konflik dan stress karyawan, sedangkan prinsip-prinsip motivasi dan emosi berguna untuk memotivasi dan meberi kepuasan dan meningkatkan produktifitas dan prestasi kerja.

Pada dasarnya pendekatan Manajemen Sumber Daya Manusia berusaha untuk membuat perencanaan dan staffing secara lebih efektif dan efisien dalam organisasi melalui wawancara sebagai sesuatu teknik yang dianggap bermakna mendapatkan karyawan terbaik sesuai dengan sistem organisasi yang ada.

Sedangkan Psikologi Industri dan Organisasi , mempertimbangkan wawancara sebagai salah satu teknik untuk menggali potensi (ketrampilan dan keahlian) dan komptensi individu agar dapat ditempatkan pada jabatan yang sesuai dengan potensi dan kompetensinya (the right person in the right place), sehingga dapat melengkapi data dari beberapa alat alat seleksi yang lainnya seperti test psikologi, pengisian blanko aplikasi, dan assessment center 

 

Sumber Menjawab :

- Psikologi Industri dan Organisasi; Irma Adnan; ADBI4410; Universitas Terbuka; Cetakan Kedua - - Materi Inisiasi I Tutorial Online Psikologi Industri dan Orgnanisasi


DISKUSI 1 RISET OPERASI (ADBI4530)

 


DISKUSI 1 :

Dalam sesi ini telah dibahas hal-hal terkait dengan pengenalan dan perkembangan riset operasi. Diskusikanlah bagaimana karakteristik yang terdapat pada riset operasi hingga saat ini. 

Setiap mahasiswa diharapkan dapat memberikan jawaban yang berbeda satu sama lain sehingga dapat memperkaya dan memberikan penguatan dari materi yang diperoleh di sesi ini. 

Jangan lupa cantumkan sumber rujukan dan tidak melakukan plagiasi. 

Selamat berdiskusi dan tetap semangat!


PENDAPAT DISKUSI :

Riset operasi adalah disiplin ilmu yang menggunakan metode analitis untuk membantu pengambilan keputusan. Ini melibatkan penggunaan model matematis, statistik, dan algoritma untuk memecahkan masalah kompleks.

Beberapa karakteristik utama dari riset operasi hingga saat ini meliputi:

  1. Pendekatan Interdisipliner: Menggabungkan ilmu matematika, statistik, dan ilmu komputer.
  2. Modeling: Membangun model matematis untuk merepresentasikan masalah nyata.
  3. Optimasi: Mencari solusi terbaik dari berbagai alternatif yang ada.
  4. Pengambilan Keputusan Berbasis Data: Menggunakan data dan analisis untuk mendukung keputusan.
  5. Simulasi: Menggunakan simulasi untuk memahami sistem dan memprediksi hasil.

Riset operasi diterapkan dalam berbagai bidang seperti logistik, manajemen rantai pasokan, keuangan, dan kesehatan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas.

Karakteristik riset operasi mencakup pendekatan interdisipliner, modeling matematis, optimasi, pengambilan keputusan berbasis data, dan aplikasi dalam berbagai bidang.



DISKUSI 1 ADMINISTRASI BIAYA (ADBI4435)

 

DISKUSI 1 :

Setelah mahasiswa membaca Buku Materi Pokok (BMP) ADBI4435 Modul 1, 2  dan materi pada laman tutorial online ini, diharapkan mahasiswa dapat mengerjakan Diskusi Sesi 1 berikut. 

  1. Menjelaskan definisi dan tujuan administrasi biaya
  2. Menjelaskan hubungan dan perbedaa administrasi biaya dan akuntasi biaya

Selamat mengerjakan. 
Semoga sukses


PENDAPAT DISKUSI :

Definisi dan Tujuan Administrasi Biaya :

Pengertian Administrasi sebagai proses atau kegiatan mengandung arti yang lebih luas daripada pengertian administrasi sebagai tata usaha. Diadopsi dari kata bahasa Inggris ‘administration’, istilah administrasi merupakan rangkaian kegiatan yang wujudnya merencanakan, memutuskan, mengatur, memimpin, membimbing, menyusun, mengendalikan, mengawasi, dan kegiatan lain semacamnya.

Dalam pengertian adminstrasi sebagai proses di atas mengandung unsur memutuskan, di mana kegiatan ini sering kali berhubungan dengan faktor biaya. Apalagi jika keputusan tersebut berkaitan dengan investasi yang akan dilakukan suatu organisasi atau perusahaan, hal ini akan berhubungan dengan masalah berbagai jenis biaya. Bagaimana informasi mengenai biaya dapat disajikan dalam suatu laporan yang menjadi dasar pengambilan keputusan inilah yang menjadi dasar munculnya konsep administrasi biaya, mulai dari penyusunan berbagai informasi mengenai biaya secara sistematis kemudian pencatatannya secara tertulis dengan maksud untuk memperoleh suatu ikhtisar atau laporan yang memuat berbagai hal mengenai informasi tersebut dalam keseluruhan dan dalam hubungannya satu sama lain inilah yang menjadi dasar munculnya istilah administrasi biaya.

Administrasi biaya sebagai sistem informasi merupakan alat manajerial yang memberikan informasi yang objektif bagi pihak manajemen untuk merencanakan dan mengendalikan, serta menentukan biaya produk, jasa, dan pelanggan. Setiap organisasi baik yang berskala kecil seperti toko atauwarung sampai perusahaan multinasional raksasa menggunakan konsep dan praktik administrasi biaya.

 

Hubungan dan perbedaa administrasi biaya dan akuntasi biaya :

Administrasi biaya adalah bagian dari Akuntasni Biaya di mana akuntansi biaya merupakan bagian dari akuntansi manajemen yang merupakan salah satu dari bidang khusus akuntansi yang menekankan pada penentuan dan pengendalian biaya.

 

Sementara, Perbedaan administrasi biaya dan akuntansi biaya adalah bahwa administrasi biaya merupakan bagian dari akuntansi biaya: 

·                       Administrasi biaya :

Biaya yang terkait dengan administrasi umum bisnis, seperti perlengkapan kantor, gaji karyawan, dan biaya profesional. 

Akuntansi biaya :

Sistem yang digunakan perusahaan untuk mengumpulkan, mengukur, menganalisis, dan melaporkan informasi biaya produksi barang atau jasa. 

 

 

Sumber Menjawab :

- Administrasi Biaya; Dede Abdul Hasyir-Devianti Yunita; ADBI4435; Universitas Terbuka; Edisi Ketiga; 2023

- Materi Inisiasi I Tutorial Online Administrasi Biaya 


DISKUSI 1 AKUNTANSI MENENGAH (ADBI4335)

 

DISKUSI 1 :

Buatlah Laporan Arus Kas Aktivitas Operasi menggunakan Metode Langsung dan Metode Tidak Langsung berdasarkan data di bawah ini.

 

31 Desember 2013

31 Desember 2014

Perbandingan

Aktiva

 

 

 

Kas

10.000.000

15.000.000

5.000.000

Piutang Usaha

55.000.000

33.500.000

(21.500.000)

Persediaan

188.000.000

217.000.000

29.000.000

Asuransi Dibayar di Muka

25.000.000

17.500.000

(7.500.000)

Investasi Jangka Panjang

45.000.000

 

(45.000.000)

 

323.000.000

283.000.000

 

 

 

 

 

Peralatan & Mesin

325.000.000

390.000.000

65.000.000

Tanah & Bangunan

692.000.000

789.000.000

97.000.000

Akumulasi Penyusutan

(261.000.000)

(237.000.000)

(24.000.000)

 

756.000.000

942.000.000

 

 

 

 

 

Total Aktiva

1.079.000.000

1.225.000.000

 

Pasiva

 

 

 

Utang Usaha

102.500.000

149.100.000

46.600.000

Utang Gaji

58.750.000

93.100.000

34.350.000

Utang Obligasi

150.000.000

128.700.000

(21.300.000)

 

311.250.000

370.900.000

 

 

 

 

 

Modal Saham

575.000.000

652.000.000

77.000.000

Laba Ditahan

192.750.000

202.100.000

9.350.000

 

767.750.000

854.100.000

 

 

 

 

 

Total Pasiva

1.079.000.000

1.225.000.000

146.000.000

 

 

Penjualan

781.400.000

Harga Pokok Penjualan

(260.500.000)

Laba Kotor

520.900.000

Beban Operasi

Beban Gaji

(136.000.000)

Beban Asuransi

(18.000.000)

Beban Penyusutan Aktiva

(41.700.000)

(195.700.000)

Laba Operasi

325.200.000

Pendapatan & Beban Lain-Lain

Beban Bunga

(41.300.000)

Rugi Penjualan Mesin

(15.000.000)

Laba Penjualan Investasi

5.000.000

(51.300.000)

Laba Bersih Sebelum Pajak

273.900.000

Pajak

(41.900.000)

Laba Bersih Setelah Pajak

232.000.000

 

 

Informasi Tambahan:

  1. Menjual mesin dengan harga perolehan 125.000.000 seharga 35.000.000 yang telah disusutkan 60% dari harga perolehan.
  2. Membeli mesin dengan harga perolehan 190.000.000. 30% dibayar tunai, sementara sisanya dibayar dengan mengeluarkan utang obligasi dengan jangka waktu 4 tahun.
  3. Renovasi bangunan senilai 97.000.000 dibayar tunai.
  4. Beban penyusutan aktiva tetap sebesar 41.700.000
  5. Investasi jangka panjang dijual senilai 50.000.000


PENDAPAT DISKUSI  1 :

Buatlah Laporan Arus Kas Aktivitas Operasi menggunakan Metode Langsung dan Metode Tidak Langsung berdasarkan data di bawah ini.

 

31 Desember 2013

31 Desember 2014

Perbandingan

Aktiva

Aktiva Lancar :

 

 

 

Kas

Rp.10.000.000

Rp. 15.000.000

Rp. 5.000.000

Piutang Usaha

Rp. 55.000.000

Rp. 33.500.000

Rp. (21.500.000)

Persediaan

Rp.188.000.000

Rp. 217.000.000

Rp. 29.000.000

Asuransi Dibayar di Muka

Rp. 25.000.000

Rp. 17.500.000

Rp. (7.500.000)

Jumlah Aktiva Lancar

Investasi Jangka Panjang

Rp. 278.000.000

Rp. 45.000.000

Rp.283.000.000

Rp. 0

Rp. 5.000.000

Rp. (45.000.000)

 

 

 

Aktiva Tetap : 

 

 

 

Peralatan & Mesin

Rp. 325.000.000

Rp. 390.000.000

Rp. 65.000.000

Tanah & Bangunan

Rp. 692.000.000

Rp. 789.000.000

Rp. 97.000.000

Akumulasi Penyusutan

Rp. (261.000.000)

Rp. (237.000.000)

Rp. (24.000.000)

 

Rp. 756.000.000

Rp. 942.000.000

 

 

 

 

 

Total Aktiva

1.079.000.000

1.225.000.000

 

 

Pasiva

 

 

 

Utang Usaha

102.500.000

149.100.000

46.600.000

Utang Gaji

58.750.000

93.100.000

34.350.000

Utang Obligasi

150.000.000

128.700.000

(21.300.000)

 

311.250.000

370.900.000

 

 

 

 

 

Modal Saham

575.000.000

652.000.000

77.000.000

Laba Ditahan

192.750.000

202.100.000

9.350.000

 

767.750.000

854.100.000

 

 

 

 

 

Total Pasiva

1.079.000.000

1.225.000.000

146.000.000

 

 

Penjualan

781.400.000

Harga Pokok Penjualan

(260.500.000)

Laba Kotor

520.900.000

Beban Operasi

Beban Gaji

(136.000.000)

Beban Asuransi

(18.000.000)

Beban Penyusutan Aktiva

(41.700.000)

(195.700.000)

Laba Operasi

325.200.000

Pendapatan & Beban Lain-Lain

Beban Bunga

(41.300.000)

Rugi Penjualan Mesin

(15.000.000)

Laba Penjualan Investasi

5.000.000

(51.300.000)

Laba Bersih Sebelum Pajak

273.900.000

Pajak

(41.900.000)

Laba Bersih Setelah Pajak

232.000.000

 

 

Informasi Tambahan:

  1. Menjual mesin dengan harga perolehan 125.000.000 seharga 35.000.000 yang telah disusutkan 60% dari harga perolehan.
  2. Membeli mesin dengan harga perolehan 190.000.000. 30% dibayar tunai, sementara sisanya dibayar dengan mengeluarkan utang obligasi dengan jangka waktu 4 tahun.
  3. Renovasi bangunan senilai 97.000.000 dibayar tunai.
  4. Beban penyusutan aktiva tetap sebesar 41.700.000
  5. Investasi jangka panjang dijual senilai 50.000.000

 

 

1.   Penyusunan Laporan Arus Kas berdasarkan data tersebut diatas dengan Metode Langsung sebagai beriktu :

Laporan Arus Kas

Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2016

(Metode Langsung)

 

Arus Kas dari Aktiva Operasi

 

 

 

Tambah :

Penerimaan dari Konsumen

Rp. 759.900.000,00

 

 

 

 

 

Rp. 759.900.000,00

 

Kurang :

Pembayaran kepada pemasok

Pembayaran beban gaji pegawai

Pembayaran beban sewa

Pembayaran beban bunga

Pembayaran pajak penghasilan

 

 

 

Adapun perhitungan dari masing-masing pos dalam laporan arus kas tersebut adalah :

Aktiva Operasi

 

 

Penerimaan dari Konsumen

 

 

Penjualan Tahun 2016

Kenaikan Piutang Usaha

Rp. 781.400.000,00

Rp.( 21.500.000,00)

ร  Laporan Laba Rugi

ร  Neraca Perbandingan

Penerimaan dari Konsumen :

Rp. 759.900.000,00

 

 

 

 

Pembayaran Kepada Pemasok

 

 

Pembelian Tahun 2016 (HPP)

Penurunan Persediaan

Penurunan Utang Usaha

Kenaikan Utang Wesel

Rp. (260.500.000,00)

Rp. 29.000.000,00

Rp. (46.600.000,00)

Rp. 0

ร  Laporan Laba Rugi

ร  Neraca Perbandingan

ร  Neraca Perbandingan

ร  Neraca Perbandingan

Pembayaran Kepada Pemasok :

Rp. (278.1000.000,00)

 

 

 

 

Pembayaran Beban Gaji Pegawai

 

 

Beban Gaji Tahun 2016

Penurunan Utang Gaji

 

ร  Laporan Laba Rugi

ร  Neraca Perbandingan

Pembayaran Beban Gaji Pegawai :

 

 

 

 

2.   Penyusunan Laporan Arus Kas berdasarkan data tersebut diatas dengan Metode Tidak Langsung sebagai beriktu :

- Kerugian piutang yang sebenarnya terjadi dicatat dengan mendebit rekening cadangan kerugian piutang dan mengkredit rekening piutang dagang saat suatu piutang dihapus dari pembukuan.

- Kerugian piutang tak tertagih jumlahnya ditentukan oleh taksiran dan dicocokan (matched) dengan penjualan pada masa periode akuntansi yang sama dengan periode saat terjadinya penjualan

- Jumlah piutang yang kemungkinan tidak dapat diterima dicatat dengan mendebit rekening kerugian piutang dan mengkredit rekening cadangan kerugian piutang.

 

 

Sumber :

Daryanti,Sri. (2020). Akuntansi Menengah. Jakarta : Universitas Terbuka

MODUL SEMESTER SATU

More »

MODUL SEMESTER DUA

More »

MODUL SEMESTER TIGA

More »

MODUL SEMESTER EMPAT

More »

MODUL SEMESTER LIMA

More »

MODUL SEMESTER ENAM

More »

MODUL SEMESTER TUJUH

More »

MODUL SEMESTER DELAPAN

More »

ILMU ADMINISTRASI BISNIS

More »

PROFESI ADVOKAT

More »

SEMESTER SATU ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER DUA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER TIGA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER EMPAT ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER LIMA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER ENAM ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER TUJUH ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER DELAPAN ADMINISTRASI BISNIS

More »

NGOMPOL

More »

OPINI

More »