TUGAS 2 ADMINISTRASI PERPAJAKAN (ADBI4330)
TUGAS 2 :
1. Sistem pemungutan pajak yang dicanangkan pemerintah mulai
mununjukkan hasil yang cukup baik, walupun target belum tercapai, pihak
pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak terus-menerus melakukan
reformasi perpajakan yang bertujaun untuk meningkatka npendapatan negara dari
pajak. Jelaskan perbedaan sistem pungutan pajak antara Official assessment
system dengan Self assesment sistem yang saudara/i ketahui!
2. Sapto memiliki rumah di Tangerang Selatan dengan luas 600 m2,
NJOPnya Rp2.400.000.000 dengan luas bangunan 400 m2 dan NJOPnya
Rp1.200.000.000. Hitunglah PBB tahun 2022 untuk tanah dan bangunannya, apabila
NJOPTKP nya adalah Rp80.000.000.
3. Ali bekerja di PT XYZ sebagai pegawai tetap, sejak tahun 2020
dan memiliki NPWP, menikah dan mempunyai 1 orang anak, gaji perbulannya adalah
Rp12.300.000, premi asuransi dibayar pemberi kerja sebesar Rp40.000, iuran pensiun
dibayar sendiri Rp80.000. Hitunglah berapa pajak yang harusdibayar oleh Ali
perbulannya?
PENYELESAIAN
SOAL TUGAS :
SOAL
NOMOR 1 :
Perbedaan sistem pungutan pajak antara Official assessment system
dengan Self assesment sistem
Official-assessment system berasal dari tiga kata yaitu official yang artinya pegawai yang dalam hal
ini adalah petugas pajak, assessment yang artinya penaksiran, dan system
artinya metode atau sistem itu sendiri, sehingga jika digabung
official-assessment system merupakan sistem penentuan besarnya pajak yang
seharusnya terutang ditetapkan sepenuhnya oleh aparat pajak (Fiskus). Sistem
official assessment adalah suatu sistem perpajakan yang mana inisiatif untuk
memenuhi kewajiban perpajakan berada di pihak fiskus. Dalam sistem ini fiskus
yang aktif sejak dari mencari Wajib Pajak untuk diberikan Nomor Pokok Wajib
Pajak (NPWP) sampai penetapan jumlah pajak yang terutang melalui penerbitan
surat ketetapan pajak
Self assessment system berasal dari
tiga kata yaitu self yang artinya sendiri, assessment yang artinya penaksiran,
dan system artinya metode atau sistem itu sendiri, sehingga jika digabung self
assessment system merupakan sistem penaksiran sendiri, sehingga Wajib Pajak lah
yang menaksir dalam arti menghitung dan memperhitungkan pemenuhan kewajiban
perpajakannya. Sistem Self assessment perpajakan di Indonesia dapat diartikan
sebagai suatu sistem pemungutan pajak yang memberikan kepercayaan kepada Wajib
Pajak (WP) untuk menghitung, memperhitungkan, membayar, dan melaporkan sendiri
kewajiban dan hak perpajakannya berdasarkan peraturan perundang-undangan
perpajakan.
SOAL NOMOR 2 :
PBB tahun 2022 untuk tanah dan bangunannya :
Untuk menghitung Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Properti milik Sapto di
Tangerang Selatan, Kita perlu memperhatikan informasi berikut ini :
·
Luas Tanah = 600 m2
·
NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) atas tanah = Rp. 2.400.000.000
·
Luas Bangunan = 400 m2
·
NJOP Gedung = Rp. 1.200.000.000
·
NJOPTKP (Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak) tahun 2022 = Rp.
80.000.000
Langkah-langkah
perhitungan:
1. Hitung NJOP Kena Pajak (NJOPKP):
- NJOP Tanah: Rp 2.400.000.000
- NJOP Bangunan: Rp 1.200.000.000
- Total NJOP: Rp 2.400.000.000 + Rp 1.200.000.000
= Rp 3.600.000.000
2. Kurangi dengan NJOPTKP:
- NJOP Kena Pajak = Total NJOP - NJOPTKP
- NJOP Kena Pajak = Rp 3.600.000.000 – Rp
80.000.000 = Rp 3.520.000.000
3.
Menghitung PBB:
- PBB biasanya dikenakan tarif tertentu,
misalnya 0,1% dari NJOP Kena Pajak.
- PBB = NJOP Kena Pajak x Tarif PBB
- PBB = Rp 3.520.000.000 x 0,1% = R p3.520.000
Jadi, PBB tahun 2022 untuk
tanah dan bangunan adalah Rp 3.520.000.
SOAL
NOMOR 3 :
3.
Pajak
yang harusdibayar oleh Ali perbulannya :
Untuk menghitung pajak yang harus dibayar oleh
Ali, kita perlu mempertimbangkan beberapa komponen:
- Gaji Bulanan: Rp 12.300.000
- Premi Asuransi: Rp 40.000
- Iuran Pensiun: Rp 80.000
Langkah-langkah perhitungan :
1. Hitung Penghasilan Kena Pajak:
- Penghasilan Bruto = Gaji Bulanan
- Penghasilan Kena Pajak = Penghasilan Bruto - Premi Asuransi -
Iuran Pensiun
- Penghasilan Kena Pajak = Rp 12.300.000 – Rp 40.000 - Rp80.000
= Rp 12.180.000
2. Hitung PPh Terutang:
- Untuk menghitung PPh, kita perlu mengetahui tarif pajak yang
berlaku. Misalnya, jika tarif pajak untuk penghasilan di bawah Rp 50.000.000
per tahun adalah 5%, maka:
- PPh Bulanan = Penghasilan Kena Pajak x Tarif Pajak
- PPh Bulanan = Rp 12.180.000 x 5% = Rp 609.000
Jadi, pajak yang harus
dibayar oleh Ali per bulannya adalah Rp 609.000.
SUMBER BERPENDAPAT :
Wahyuningsih dkk, Tiesnawati, November 2023, Administrasi
Perpajakan, Jakarta, Universitas Terbuka.
TUGAS 2 PSIKOLOGI INDUSTRI (ADBI4410)
TUGAS 2 :
Tugas
2: Studi Kasus: Sistem Penilaian Kinerja di Perusahaan GHI di Indonesia
Perusahaan
GHI adalah perusahaan teknologi start-up yang berkembang di Indonesia.
Perusahaan ini memiliki berbagai divisi, termasuk pengembangan produk,
pemasaran, layanan pelanggan, dan manajemen proyek. Dalam lingkungan yang
kompetitif, perusahaan ini perlu memiliki mekanisme penilaian kinerja yang
efektif untuk memastikan pertumbuhan dan keberhasilan jangka panjang.
Langkah-langkah
Sistem Penilaian Kinerja:
1.
Penetapan Kriteria Kinerja: Perusahaan GHI mendefinisikan kriteria kinerja yang
sesuai dengan tujuan bisnis dan setiap divisi. Kriteria ini mencakup pencapaian
target, kompetensi kerja, kolaborasi tim, inisiatif, dan responsif terhadap
perubahan.
2.
Pengumpulan Data Kinerja: Data kinerja dikumpulkan secara berkala melalui
berbagai sumber, seperti laporan proyek, evaluasi proyek tim, dan hasil survei
pelanggan.
3.
Pendekatan Evaluasi: Perusahaan menggunakan pendekatan yang seimbang antara
evaluasi dari atasan langsung dan evaluasi diri karyawan. Karyawan diberi
kesempatan untuk mengidentifikasi prestasi dan area pengembangan mereka
sendiri.
4.
Pertemuan Penilaian Kinerja: Secara berkala, atasan dan karyawan melakukan
pertemuan untuk membahas hasil penilaian kinerja. Diskusi ini melibatkan
pengakuan atas prestasi, pembicaraan tentang perkembangan, dan penetapan
rencana perbaikan jika diperlukan.
5.
Kaitan dengan Pengembangan: Hasil penilaian kinerja digunakan sebagai dasar
untuk mengidentifikasi rencana pengembangan dan pelatihan individu.
Pertanyaan:
1.
Mengapa penilaian kinerja karyawan penting dalam memotivasi, memberikan umpan
balik, dan meningkatkan produktivitas serta pertumbuhan karyawan.
2.
Bagaimana sistem penilaian kinerja di Perusahaan GHI membantu dalam
mengidentifikasi kinerja karyawan yang berkontribusi pada pertumbuhan
perusahaan dan bagaimana hal itu berdampak pada budaya kerja.
PENYELESAIAN TUGAS :
JAWABAN PERTANYAAN SOAL 1 :
Penilaian kinerja (performance appraisal),
juga disebut tinjauan kinerja, evaluasi kinerja, atau penilaian karyawan,
adalah upaya menilai prestasi dengan tujuan meningkatkan produktivitas karyawan
maupun Perusahaan. Penilaian kinerja biasanya merupakan proses tahunan di mana
kinerja dan produktivitas karyawan dievaluasi dengan serangkaian standar yang
telah ditentukan. Penilaian kinerja sangat penting, tidak hanya karena
merupakan faktor penentu kenaikan dan promosi upah karyawan tetapi juga karena
dapat mengevaluasi keterampilan, kekuatan, dan kekurangan karyawan secara
akurat.
Penilaian kinerja dapat memberikan kesempatan kepada
karyawan untuk mengambil tindakan-tindakan perbaikan dengan tujuan untuk
meningkatkan kinerja melalui feedback yang diberikan oleh
perusahaan. Hasil dari penilaian kinerja nantinya dapat digunakan sebagai
informasi dalam menentukan kompensasi secara layak sehingga karyawan dapat
termotivasi. Hasil dari penilaian kinerja tersebut tentunya dapat digunakan
untuk menentukan program pelatihan dan pengembangan yang lebih efektif bagi
karyawan.
Melalui penilaian kinerja, atasan akan mengetahui apa
yang menyebabkan terjadinya kinerja yang buruk oleh karyawan, sehingga atasan
dapat membantu mengatasinya. Dengan melakukan feedback pada
hasil kinerja yang telah diselesaikan karyawan, data yang diperoleh dapat
menjadi informasi sejauh mana fungsi sumber daya manusia berjalan baik atau
buruk.
Dengan adanya penilaian kinerja pada sebuah
perusahaan, maka semua pihak yang terlibat akan merasakan manfaatnya. Bagi
orang yang berkecimpung di dalam sebuah manajemen sumber daya manusia (sebut
saja HR dan Manajer) tentu saja keberadaan dari penilaian ini sangat penting.
Berikut ini beberapa manfaat penilaian bagi perusahaan :
- Adanya komunikasi yang efektif tentang tujuan perusahaan.
- Dapat meningkatkan rasa kebersamaan.
- Mengembangkan kemampuan, keterampilan dan kemauan para
karyawan dalam bekerja.
- Dapat meningkatkan pandangan secara luas mengenai tugas para
karyawannya.
- Dapat meningkatkan pencapaian tujuan perusahaan.
Tidak hanya bagi perusahaan, HR dan manajer,
penilaian kinerja juga bermanfaat bagi karyawan. Berikut beberapa manfaat
penilaian bagi perusahaan:
- Karyawan dapat termotivasi untuk lebih baik lagi.
- Dapat meningkatkan kepuasan kerja.
- Karyawan dapat mengetahui kelebihan dan kelemahannya serta
memperbaiki kelemahan dan meningkatkan kelebihan.
- Dapat mengetahui standard hasil yang ditetapkan.
- Terjadinya komunikasi yang baik antara atasan dengan
karyawannya.
- Dapat berdiskusi mengenai masalah pekerjaan dan cara atasan
dalam mengatasinya.
- Terjalin hubungan baik antara karyawan dengan atasan.
- Karyawan dapat melihat lebih jelas konteks pekerjaannya.
Penilaian kinerja yang dilakukan dengan benar
memiliki dampak positif pada keberhasilan perusahaan. Agar penilaian kinerja
dapat dilakukan dengan baik, sebaiknya perusahaan menerapkan software
performance yang dapat membantu proses evaluasi berjalan secara lebih
efisien sehingga dapat meningkatkan kinerja karyawan di masa depan.
JAWABAN PERTANYAAN SOAL 2 :
Penilaian kinerja terutama digunakan untuk
meningkatkan kinerja karyawan. Hal ini juga dapat digunakan untuk
membenarkan kompensasi karyawan dan potensi promosi mereka. Proses
penilaian kinerja karyawan yang efektif dapat mendorong kinerja, mengurangi
ketidakpuasan, mengidentifikasi peluang pelatihan dan meningkatkan budaya
perusahaan. Penilaian biasanya dilakukan dengan formulir penilaian
kinerja.
Proses penilaian kinerja karyawan yang efektif dapat mendorong
kinerja, mengurangi ketidakpuasan, mengidentifikasi peluang pelatihan, dan
meningkatkan budaya perusahaan. Sementara proses penilaian kinerja yang
dilaksanakan dengan buruk dapat menimbulkan hasil negatif seperti meningkatnya
pelepasan karyawan, meluasnya poklitik kantor, dan buruknya budaya perusahaan
SUMBER
MENJAWAB :
- Psikologi
Industri dan Organisasi; Irma Adnan; ADBI4410; Universitas Terbuka; Cetakan
Kedua
- https://my-scorecard.com/blog/pentingnya-penilaian-kinerja-untuk-karyawan-dan-perusahaan.html
- https://safetyculture.com/topics/how-to-conduct-an-effective-performance-appraisal/
TUGAS 2 RISET OPERASI (ADBI4530)
TUGAS 2 :
Soal 1
Sebuah perusahaan merakit skateboard. Mereka memproduksi 360.000
unit skateboard setiap tahun. Setup peralatan untuk setiap produksi
menghabiskan biaya sebesar 25 juta rupiah. Biaya penyimpanan per unit
skateboard per tahun adalah 75.000 rupiah. Tingkat permintaan tahunan untuk
skateboard ini adalah 400.000 unit, dengan kapasitas produksi maksimal 500.000
unit per tahun. Biaya produksi per unit skateboard adalah 1.500.000 rupiah.
a. Hitung kuantitas pesanan optimal.
b. Tentukan jumlah produksi per tahun berdasarkan hasil dari a.
c. Hitung total biaya penyimpanan per tahun berdasarkan jumlah
produksi dari b.
d. Hitung tingkat persediaan maksimum.
Soal 2
Teori
antrian nampaknya
sudah sangat menyatu dikehidupan kita sehari-hari. Contohnya saja ketika kita
berbelanja di supermarket. Pada saat hendak membayar barang belanjaan kita
sudah pasti harus mengantri di kasir.
a. Coba Saudara identifikasi antrian masyarakat ketika mengantri
di kasir supermarket, dilihat dari pola kedatangan dan aturan pelayanan
(disiplin antrian)!
b. Jika tersedia 3 (tiga) loket kasir, gambarkan secara skematis
konfigurasi sistem antrian masyarakat yang hendak membayar belanjaan di
supermarket tersebut
TUGAS 2 :
Soal 1
Sebuah perusahaan merakit skateboard. Mereka memproduksi 360.000
unit skateboard setiap tahun. Setup peralatan untuk setiap produksi
menghabiskan biaya sebesar 25 juta rupiah. Biaya penyimpanan per unit
skateboard per tahun adalah 75.000 rupiah. Tingkat permintaan tahunan untuk
skateboard ini adalah 400.000 unit, dengan kapasitas produksi maksimal 500.000
unit per tahun. Biaya produksi per unit skateboard adalah 1.500.000 rupiah.
a. Hitung kuantitas pesanan optimal.
b. Tentukan jumlah produksi per tahun berdasarkan hasil dari a.
c. Hitung total biaya penyimpanan per tahun berdasarkan jumlah
produksi dari b.
d. Hitung tingkat persediaan maksimum.
Soal 2
Teori
antrian nampaknya
sudah sangat menyatu dikehidupan kita sehari-hari. Contohnya saja ketika kita
berbelanja di supermarket. Pada saat hendak membayar barang belanjaan kita
sudah pasti harus mengantri di kasir.
a. Coba Saudara identifikasi antrian masyarakat ketika mengantri
di kasir supermarket, dilihat dari pola kedatangan dan aturan pelayanan
(disiplin antrian)!
b. Jika tersedia 3 (tiga) loket kasir, gambarkan secara skematis
konfigurasi sistem antrian masyarakat yang hendak membayar belanjaan di
supermarket tersebut
PENYELESAIAN TUGAS :
SOAL NOMOR 1 :
Untuk
menganalisis masalah keputusan dan menentukan pilihan terbaik, kita dapat
menggunakan pohon keputusan dan menghitung Expected Monetary Value (EMV) untuk
setiap alternatif.
Pohon
Keputusan
Pohon
keputusan mewakili masalah keputusan secara visual, dengan cabang-cabang yang
mewakili pilihan dan hasil yang berbeda. Dalam hal ini, kita mempunyai tiga
alternatif: membeli teknologi baru, meningkatkan teknologi yang ada, atau tetap
menggunakan teknologi yang ada.
/--
Buy New Technology
--\
/
\
Start
--Decision Decision
--Stick
withCurrent Technology
\
/
\
--Upgrade Technology
--/
Perhitungan EMV
Untuk menghitung EMV setiap alternatif, kita perlu
mempertimbangkan potensi hasil dan probabilitasnya.
1. Membeli Teknologi Baru :
• Keuntungan tertinggi : 50 juta (peluang
80%)
• Keuntungan terendah : 35 juta (peluang
20%)
• EMV = (0,8*50) + (0,2*35) = 40 + 7 = 47
juta
2. Mengupgrade Teknologi :
• Keuntungan tertinggi : 35 juta (peluang 90%)
• Keuntungan terendah : 20 juta (peluang 10%)
• EMV = (0,9*35) + (0,1*20) = 31,5 + 2 =
33,5 juta
3. Tetap Memakai Teknologi Sekarang :
• Keuntungan tertinggi : 15 juta (peluang 70%)
• Keuntungan terendah : 5 juta (peluang 30%)
• EMV = (0,7*15) + (0,3*5) = 10,5 + 1,5 = 12
juta
Keputusan dan Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan EMV, opsi dengan EMV tertinggi adalah Membeli
Teknologi Baru dengan EMV sebesar 47 juta. Oleh karena itu, pilihan terbaik
untuk proyek ini adalah membeli teknologi baru.
Penting untuk dicatat bahwa keputusan tersebut hanya didasarkan pada aspek
finansial (EMV) dan tidak mempertimbangkan faktor lain seperti kompleksitas
implementasi, kompatibilitas, atau pertimbangan non-finansial lainnya.
Faktor-faktor ini harus dipertimbangkan ketika membuat keputusan akhir.
SOAL NOMOR 2 :
a). Jumlah dessert box dan
cheese cake yang sebaiknya dibeli untuk memaksimalkan modal dan kapasitas yang
tersedia :
Dessert box = x
Cheese cake = y
90.000x + 70.000y ≤ 3.000.000
9x + 7y ≤ 300
x , y ≤ 40
Mencari titik koordinat
9x + 7y ≤ 300
X = 0, y = 43 di dapat koordinat (0,43)
Y = 0, x = 33 di dapat koordinat (33,0)
x + y ≤ 40
X = 0, y = 40 (0,40)
Y = 0, x = 40 (40,0)
Mencari titik potong
9x + 7y ≤ 300 x 1 9x + 7y ≤
300
x
+ y ≤ 40 x 9 9x + 9y ≤ 360 -
-
2y ≤ -60
Y ≤ -60
-2
Y
≤ 30
x + y ≤ 40 Titik
potong (10,30)
x + 30 ≤ 40
x ≤ 40 – 30
x
≤ 10
F (x, y) = 90.000x
+ 70.000y
(0,43) = 90.000 (0) + 70.000 (43)
= 0 +
3.010.000
= 3.010.000
(40,0) =
90.000 (40) + 70.000 (0)
= 3.600.000 + 0
= 3.600.000
(10,30) = 90.000
(10) + 70.000 (30)
= 900.000
+ 2.100.000
= 3.000.000
Jadi, keuntungan maksimumnya adalah
3.600.000 dengan jumlah dessert box dan cheese cake 40
b). Diagramnya :
SOAL NOMOR 3 :
Menghitung jumlah masing-masing brownies dan cake yang harus dibuat
:
Menentukan
Variabel :
Misalkan:
·
x = jumlah produksi brownies per
hari
·
y = jumlah produksi kue per hari
Persamaan Batasan Bahan :
·
Batasan tepung maizena : 10x + 5y ≤ 50
·
Batasan tepung terigu : 15x + 10 ≤ 100
Mensederhanakan Persamaan Batasan :
·
Sederhanakan batasan tepung terigu : 15x + 10y ≤ 1003x + 2y ≤ 20
·
Jadi, persamaan batasan menjadi : 10x + 5y ≤ 503x + 2y ≤ 20
Menentukan Fungsi Keuntungan :
·
Keuntungan dari brownies : 160.000 − 40.000 = 120.000
·
Keuntungan dari kue : 100.000 − 20.000 = 80.000
·
Fungsi keuntungan : P = 120.000x + 80.000y
Mencari Titik-titik Ekstrim :
·
Titik potong antara kedua batasan : 10x+5y=503x+2y=20
·
Dengan metode eliminasi : Kalikan persamaan pertama dengan 2 : 20x+10y=100
·
Kurangi dengan persamaan kedua : 20x+10y−(3x+2y)=100−2017x+8y=8017x=80−8yx=1780−8y
·
Substitusi x ke persamaan kedua : 3(1780−8y)+2y=2017240−24y+2y=20240−24y+34y=34010y=100y=10
·
Substitusi y =10 ke persamaan x =1780−8y:x=1780−8(10)x=1780−80x=0
·
Jadi, titik potongnya adalah (0,10).
Mengevaluasi Fungsi Keuntungan di
Titik-titik Ekstrim
·
Titik-titik ekstrim : (0,0), (5,0), (0,10), dan titik potong (0,10).
·
Evaluasi di (0,0) : P=120.000(0)+80.000(0) = 0
·
Evaluasi di (5,0) : P=120.000(5)+80.000(0) = 600.000
·
Evaluasi di (0,10) : P=120.000(0)+80.000(10) = 800.000
Jumlah masing-masing brownies dan kue
yang harus dibuat agar mendapat keuntungan maksimal adalah 0 brownies dan 10
kue.
Sumber Menjawab :
- Riset Operasi; Vicentius
Rachmadi Permono-Romanus Kristiawan Sunardi-Hotma Antoni Hutahaean; ADBI4530;
Universitas Terbuka; Edisi Kedua –
- Materi Inisiasi I – III Tutorial Online Riset Operasi