Tampilkan postingan dengan label diskusi 6. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diskusi 6. Tampilkan semua postingan

DISKUSI 6 ADMINISTRASI PERPAJAKAN (ADBI4330)

 


DISKUSI  6 :

Budi adalah seorang pekerja lepas yang bekerja sebagai fotografer freelance. Dia telah menghasilkan pendapatan yang cukup signifikan dari berbagai proyek fotografi yang dia kerjakan selama setahun terakhir. Namun, Budi merasa bingung tentang bagaimana mengelola pajak penghasilan dari pendapatannya sebagai pekerja lepas. Jelaskan mengapa Budi perlu membayar pajak penghasilan, dan bagaimana proses pelaporan dan pembayaran Pajak Penghasilan bagi pekerja lepas seperti Budi? Kemudian jelaskan juga akibat jika Budi tidak melaporkan atau membayar Pajak Penghasilan yang seharusnya? Apakah ada potensi pembebasan atau pengurangan Pajak Penghasilan bagi pekerja lepas?


PENDAPAT DISKUSI :

Mengapa Budi Perlu Membayar Pajak Penghasilan :

Budi perlu membayar pajak penghasilan karena pajak adalah kontribusi wajib yang dikenakan oleh pemerintah atas pendapatan yang diperoleh individu. Pajak ini digunakan untuk membiayai berbagai layanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Sebagai pekerja lepas, Budi dianggap sebagai pengusaha individu yang memiliki kewajiban untuk melaporkan dan membayar pajak atas pendapatannya.

 

Proses Pelaporan dan Pembayaran Pajak Penghasilan :

1.  Pengumpulan Data Pendapatan:

Budi harus mengumpulkan semua data pendapatan dari proyek fotografi yang telah dikerjakan selama setahun.

2.  Pengeluaran yang Dapat Dikurangkan:

Budi juga perlu mencatat pengeluaran yang berkaitan dengan pekerjaannya, seperti peralatan fotografi, biaya transportasi, dan biaya pemasaran, yang dapat dikurangkan dari pajak.

3.  Menghitung Pajak Terutang:

Setelah mengetahui total pendapatan dan pengeluaran, Budi dapat menghitung pajak yang terutang berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

4.  Mengisi SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan):

Budi harus mengisi SPT tahunan yang mencakup semua informasi pendapatan dan pengeluaran.

5.  Pembayaran Pajak:

Setelah SPT disetujui, Budi harus melakukan pembayaran pajak sesuai dengan jumlah yang terutang.

 

 

Akibat Tidak Melaporkan atau Membayar Pajak Penghasilan :

Jika Budi tidak melaporkan atau membayar pajak penghasilan, ia dapat menghadapi beberapa konsekuensi, seperti:

·       Denda dan Sanksi:

Pemerintah dapat mengenakan denda atas keterlambatan atau ketidakpatuhan dalam pelaporan pajak.

·       Tindakan Hukum:

Dalam kasus yang lebih serius, Budi dapat menghadapi tindakan hukum, termasuk penyitaan aset atau tuntutan pidana.

·       Masalah Kredit:

Ketidakpatuhan pajak dapat mempengaruhi reputasi kredit Budi, yang dapat menyulitkan akses ke pinjaman di masa depan.

 

Potensi Penghapusan atau Pengurangan Pajak Penghasilan :

Budi mungkin memenuhi syarat untuk pengurangan pajak atau insentif pajak tertentu, seperti:

·       Pengurangan untuk Pengeluaran Bisnis: Budi dapat mengurangi pajak terutang dengan mencatat semua pengeluaran yang relevan dengan bisnisnya.

·       Keringanan Pajak untuk Usaha Kecil: Terdapat program pemerintah yang memberikan keringanan pajak bagi usaha kecil atau pekerja lepas yang memenuhi syarat tertentu.

·       Konsultasi dengan Akuntan: Budi disarankan untuk berkonsultasi dengan akuntan atau penasihat pajak untuk memahami semua potensi pengurangan yang mungkin tersedia.

 

Kesimpulan Jawaban Soal :

Budi perlu membayar pajak penghasilan untuk memenuhi kewajiban hukum dan berkontribusi pada layanan publik. Prosesnya meliputi pengumpulan data pendapatan, mencatat pengeluaran, menghitung pajak terutang, mengisi SPT, dan melakukan pembayaran. Jika tidak melaporkan atau membayar pajak, Budi dapat menghadapi denda, sanksi, dan masalah hukum. Ada potensi pengurangan pajak melalui pengeluaran bisnis dan insentif pemerintah yang dapat dimanfaatkan.

 

 

SUMBER BERPENDAPAT :

Wahyuningsih dkk, Tiesnawati, November 2023, Administrasi Perpajakan, Jakarta, Universitas Terbuka.

DISKUSI 6 PSIKOLOGI INDUSTRI (ADBI4410)

 


DISKUSI 6 :

Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa, adat istiadat, dan agama. Menurut anda, bagaimana perusahaan di Indonesia dapat menerapkan strategi motivasi yang sesuai dengan budaya lokal dan karakteristik karyawan?


PENDAPAT DISKUSI :

Istilah "motivasi" berasal dari kata Latin "movere," yang berarti "mendorong atau menggerakkan." Motivasi menyangkut bagaimana memusatkan perhatian pada kekuatan dan potensi bawahan sehingga mereka mau bekerja sama dengan sukses untuk mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan. Karena motivasi adalah sesuatu yang menyebabkan, mempromosikan, dan mendorong perilaku manusia sehingga mereka berkeinginan untuk bekerja keras dan gembira untuk mendapatkan hasil terbaik, maka motivasi memainkan peran penting di tempat kerja.. M. S. P. Hasibuan, [2012). Menurut Kusnadi, (2002) Motivasi mengacu pada tindakan yang dilakukan untuk membangkitkan gairah dari dalam diri seseorang dengan memberikan kepuasan.

Orang yang memimpin atau mengelola orang lain untuk mencapai tujuan disebut manajer atau pemimpin. Mereka adalah bawahan, orang-orang lain itu. Sehubungan dengan itu, menjadi tanggung jawab setiap pemimpin untuk memastikan keberhasilan karyawannya. Keberhasilan bawahan terutama merupakan hasil dari dua faktor, yaitu kemampuan dan tekad. Kualitas dan karakteristik pribadi adalah yang mendorong seseorang, tetapi ada elemen lain di luar dirinya yang memiliki pengaruh.

Motivasi adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan dorongan internal seseorang. Pemimpin harus memberikan kekuatan pendorong eksternal, dan agar faktor eksternal berdampak padanya, pemimpin harus memiliki berbagai alat atau sarana yang sesuai dengan individu tersebut.Sejak adanya hubungan atasan-bawahan, orang mencoba mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku bawahan. Sejarah menunjukkan bahwa dorongan terkadang bisa berubah. Dengan kata lain, tidak akan pernah ada penjelasan motivasi yang diakui secara luas.

Tahun 1950-an adalah dekade formatif dalam sejarah teori motivasi. Meski awalnya diyakini bahwa dorongan itu disebabkan oleh rasa takut, namun belakangan terbukti tidak benar. Setelah percobaan dilakukan dengan menggunakan teknik kerja yang lebih baik sebagai hasil dari penelitian "studi kapur dan gerak", ditemukan bahwa ini tidak sepenuhnya akurat. Rahasia menyatukan motivasi manusia terungkap menjadi pemahaman menyeluruh tentang orang.

Selain motivasi kerja yang dapat membantu keberhasilan sebuah organisasi adalah budaya dalam sebuah organisasi juga sangat penting dan berpengaruh dalam mencapai sebuah tujuan organisasi. Budaya organisasi Selain motivasi karyawan, yang dapat berkontribusi pada kesuksesan organisasi, budaya organisasi sama pentingnya dan berpengaruh dalam mencapai tujuan. Esensi kehidupan organisasi adalah nama lain dari budaya organisasi.

Budaya di sini tidak mencakup keragaman ras, budaya, dan latar belakang pribadi. Namun, budaya adalah cara hidup organisasi. Sikap karyawan, tingkat produktivitas, dan semangat kerja semuanya termasuk dalam budaya organisasi. Tindakan, kebiasaan, diskusi, dan simbol lain yang diasosiasikan individu dengan budaya organisasi juga disertakan. Melalui pertukaran antara karyawan dan manajemen, budaya dipahami dan diberi makna.

 

 

Sumber Menjawab :

- Psikologi Industri dan Organisasi; Irma Adnan; ADBI4410; Universitas Terbuka; Cetakan Kedua

- Materi Inisiasi 6 Tutorial Online Psikologi Industri dan Orgnanisasi

https://www.culturemonkey.io/employee-engagement/employee-motivation-techniques/

 


DISKUSI 6 RISET OPERASI (ADBI4530)

 


DISKUSI 6 :

 

Bagaimana pendapat anda mengenai relevansi persediaan dalam konteks bisnis? Silakan uraikan manfaat dan potensi risiko yang terkait dengan penggunaan sistem persediaan periodik dalam konteks sistem bisnis. Tambahkan contoh nyata untuk setiap jenis sistem persediaan!

Selamat berdiskusi!


PENDAPAT DISKUSI :

Persediaan sangat penting dalam bisnis karena merupakan bagian utama dari modal kerja dan menentukan kelancaran operasi perusahaan. Persediaan yang memadai dapat membantu perusahaan memperoleh keuntungan dan mencapai tujuan utamanya, yaitu memperoleh laba yang besar. 

Sistem persediaan periodik dapat menjadi pilihan yang tepat untuk perusahaan yang memiliki barang persediaan minimal atau bisnis kecil. Berikut beberapa manfaat dari sistem persediaan periodik : 

·           Menghemat waktu dan tenaga

Pencatatan persediaan hanya dilakukan secara periodik, yaitu pada akhir periode. 

·           Mengontrol biaya administratif

Perusahaan tidak perlu memantau stok secara terus-menerus, sehingga dapat mengontrol biaya administratif. 

·           Fokus pada aspek strategis

Perusahaan dapat fokus pada aspek strategis manajemen persediaan. 

·           Pengurangan kompleksitas

Sistem periodik mengurangi kompleksitas operasional dalam manajemen persediaan. 

 

Namun, perusahaan yang berencana untuk meningkatkan skala perlu menerapkan sistem persediaan perpetual. 

 

Sumber Menjawab :

- Riset Operasi; Vicentius Rachmadi Permono-Romanus Kristiawan Sunardi-Hotma Antoni Hutahaean; ADBI4530; Universitas Terbuka; Edisi Kedua –

- Materi Inisiasi VI Tutorial Online Riset Operasi


DISKUSI 6 ADMINISTRASI BIAYA (ADBI4435)

 


DISKUSI  6  :

 

Setelah mahasiswa membaca Buku Materi Pokok (BMP) ADBI4435 Modul 7 dan materi pada laman tutorial online ini, diharapkan mahasiswa dapat mengerjakan Diskusi Sesi 6 berikut. 

1. Jelaskan ciri- ciri pengendalian yang sehat !

2. Jelaskan tujuan pengendalian intern!

 

Selamat mengerjakan. 
Semoga sukses


PENDAPAT DISKUSI :

PEMBAHASAN SOAL DISKUSI NOMOR 1 :

Ciri-ciri Pengendalian yang sehat :

 

1.    Sistem pengendalian seharusnya memberikan jaminan yang layak (reasonable assurance) bahwa sasaran sitem akan dilaksanakan

2.    Sasaran pengendalian (control objectives) seharusnya diidentifikasi atau dikembangkan untuk setiap kegiatan dan bersifat logis, dapat diterapkan dan lengkap

3.    Teknik pengendalian (control techniques) seharusnya dibuat efektif dan efisien dalam rangka mencapai sasaran pengendalian manajemen.

4.    Sistem pengendalian serta semua transaksi dan kejadian penting lainnya seharusnya didokumentasi secara baik, sehingga dokumen akan tersedia pada saat dilakukan audit (documentation)

5.    Transaksi dan kejadian penting lainnya seharusnya dicatat dengan segera dan diklasifikasikan secara sepadan (recording of transaction and events)

6.    Transaksi dam kejadian penting lainnya seharusnya diotorisasi dan dilaksanakan hanya oleh orang yang bertindak dalam lingkup kewenangannya (execution of transactions and events)

7.    Tugas dan tanggung jawab kunci dalam otorisasi, pengolahan, pencatatan, dan reviu transaksi seharusnya dipisahkan di antara individu (separation of duties)           

8.    Supervisi yang memenuhi syarat serta berkesinambungan seharusnya dilakukan untuk menjamin bahwa sasaran sitem pengendalian dapat dicapai (supervision)

9.    Akses terhadap simber daya dan catatan seharusnya terbatas hanya untuk pegawai yang berwenang, sedangkan penjagaan dan penggunaan sumber daya seharusnya ditugaskan dan dipelihara oleh pegawai yang terpisah

10.  Perbandingan secara berkala seharusnya dibuat diantara sumber daya yang ada dan catatan pertanggungjawabannya, untuk menetapkan apakah keduanya menunjukkan kesesuaian. Tingkat keseringan pembandingan seharusnya tergantung antara lain dan risiko misalnya hilang dan sebagainya, dari harta bersangkutan (access to and accountability for resources).

 

 

PEMBAHASAN SOAL DISKUSI NOMOR 2 :

Tujuan Pengendalian Intern :

 

1.    Menjaga Kekayaan Perusahaan :

a.  Penggunaan kekayaan perusahaan hanya melalui sistem otorisasi yang telah ditetapkan,

b.  Pertanggungjawaban kekayaan perusahaan yang dicatat dibandingkan dengan kekayaan yang sesungguhnya ada.

2.    Mengecek Ketelitian dan Keandalan Data Biaya :

a.  Pelaksanaan transaksi melalui sistem otorisasi yang telah ditetapkan

b.  Pencatatan transaksi yang terjadi dalam catatan biaya.

 

Sumber Menjawab :

- Administrasi Biaya; Dede Abdul Hasyir-Devianti Yunita; ADBI4435; Universitas Terbuka; Edisi Ketiga; 2023

- Materi Inisiasi VII Tutorial Online Administrasi Biaya

 


DISKUSI 6 AKUNTANSI MENENGAH (ADBI4335)

 


DISKUSI  6 :

Pada tanggal 1 Januari 20xx perusahaan meminjam uang dengan membuat wesel sejumlah nominal Rp 3.120.000,00 untuk waktu 1 tahun, dimana wesel tersebut tidak berbunga dan perusahaan hanya menerima Rp 3.000.000,00. Buatlah jurnal yang harus dibuat perusahaan berkenaan transaksi ini.


PENDAPAT DISKUSI 6 :

Jurnal Wesel Diterima

 

Tanggal

Akun Debit

Akun Kredit

Jumlah

01/01/20xx

Kas

Wesel Diterima

Rp 3.000.000,00

01/01/20xx

Beban Bunga

Pendapatan Bunga

Rp 120.000,00

 

Penjelasan:

·           Perusahaan mendebit akun Kas sebesar Rp 3.000.000,00 karena menerima uang tunai.

·           Perusahaan mengkredit akun Wesel Diterima sebesar Rp 3.000.000,00 karena wesel tersebut diterima.

·           Perusahaan mencatat beban bunga sebesar Rp 120.000,00 sebagai selisih antara

      nominal wesel dan jumlah yang diterima.

 

 

Sumber Berpendapat :

Daryanti,Sri. (2020). Akuntansi Menengah. Jakarta : Universitas Terbuka

 

 


MODUL SEMESTER SATU

More »

MODUL SEMESTER DUA

More »

MODUL SEMESTER TIGA

More »

MODUL SEMESTER EMPAT

More »

MODUL SEMESTER LIMA

More »

MODUL SEMESTER ENAM

More »

MODUL SEMESTER TUJUH

More »

MODUL SEMESTER DELAPAN

More »

ILMU ADMINISTRASI BISNIS

More »

PROFESI ADVOKAT

More »

SEMESTER SATU ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER DUA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER TIGA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER EMPAT ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER LIMA ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER ENAM ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER TUJUH ADMINISTRASI BISNIS

More »

SEMESTER DELAPAN ADMINISTRASI BISNIS

More »

NGOMPOL

More »

OPINI

More »